Main Article Content

Abstract

Islam sebagai ajaran Rahmatan lil alamin memberikan pedoman kepada kehidupan umat, agar tercipta keseimbangan di alam semesta . Untuk itu Sang Pencipta melalui Nabi Muhammad SAW, memberikan petunjuk jalan kebenaran kepada setiap manusia. Tidak terkecuali, Petunjuk yang terkait bagaimana mengkonsumsi produk yang baik bagi fisik maupun spiritual. Makanan yang baik adalah makanan yang masuk kategori dihalalkan dalam ajaran agama. Halal tidaknya suatu makanan merupakan hal yang paling penting untuk masyarakat muslim.  Di era pasar bebas saat ini, peluang pasar untuk produk halal sangat besar, sehingga Negara- Negara muslim melalui lembaga syariahnya harus dituntut untuk menangani masalah sertifikasi halal dari suatu produk. Karena produk yang sudah bersertifikat halal akan lebih mudah untuk memasuki pasar internasional yang makin akomodatif dengan nilai-nilai yang diyakini umat Islam.

Keywords

Islametika dan halal

Article Details

How to Cite
Try Astuti, A. R., & Ruqiah. (2020). BISNIS HALAL DALAM PERSPEKTIF ETIKA ISLAM: KAJIAN TEORITIS. AL MA’ARIEF : Jurnal Pendidikan Sosial Dan Budaya, 1(2), 142-156. https://doi.org/10.35905/almaarief.v1i2.1139

References

  1. Al Khanif, 2010, Hukum dan Kebebasan beragama di Indonesia, Yogyakarta: Laksbang Mediatama BPJPH (Badan Penyelengara Jaminan Produk Halal), Kepala BPJPH Sosialisasikan UU JPH pada Pelaku Usaha. www.kemenag.go.id Goldziher,(1987) “Fikh” dalam E.J. Brils First Encyclopaedia of Islam, Brill, Leiden, , Vol.3. https://www.cnnindonesia.com/ekonomi diakses pada tanggal 2 april 2019 Kartanegara, Mulyadhi (2002). Panorama Filsafat Islam. Bandung: Mizan. Kazhim, Muza. (2001). “Kontroversi Seputar Akal, Hati, dan Eksistensi”. AlHuda, Vol.II.No.IV. Mohsen Miri, Seyyed (2004). Sang Manusia Sempurna : Antara Filsafat Islam dan Hindu. Jakarta: Teraju. Muhsin Labib. (2005). Para Filosuf: sebelum dan sesudah Mulla Shadra. Jakarta: Al-Huda. Mustamin al-Mandary (2003). Menuju Kesempurnaan: Persepsi Dalam Pemikiran Mulla Shadra. Makassar: Safinah. 196 | REFLEKSI, Volume 15, Nomor 2, Oktober 2016 Muthahharî, Murthada Manusia Sempurna, terj. M. Mashem, (Jakarta: Lentera, cet. II,1994, Muthahhari, Murthada. (2002). Filsafat Hikmah: Pengantar Pemikiran Shadra. Terjemahan. Tim Penerjemah Mizan. Bandung: Mizan. Panji, Adam” Kedudukan Sertifikasi Halal Dalam Sistem Hukum Nasional Sebagai Upaya Perlindungan Konsumen Dalam Hukum Islam” Amwaluna, Vol. 1 No. 1 (Januari, 2017) Rahman, Abdur I.Doi Inilah Syariah Islam, Pustaka Panji Mas, Jakarta. (1991) Shadrâ, Mullâ (1999). Al-Hikmah al-Muta‟liyyah fi al-Asfâr al-„Aqliyyah al‟Arba‟ah. Beirut: Dâr Ihyâ wa al-Turâts al-„Arabi. Taqî, Muhammad Misbâh Yazdî (2003). Buku Daras Filsafat Islam. Terjemahan Musa Kazhim & Saleh Bagir. Bandung: Mizan. Volume 1, No 2 2019 Al MA' ARIEF: JURNAL PENDIDIKAN SOSIAL DAN BUDAYA Ubaidillah, Ahmad, et.all, 2000, Pendidikan Kewargaan, Demokrasi, Ham dan Masyarakat Madani, Jakarta: IAIN Jakarta Press. Wahid, Marzuki, Fiqh Indonesia, Kompilasi Hukum Islam dan Counter Legal Draft Kompilasi Hukum Islam Dalam Bingkai Politik Hukum Indonesia, cet. 1, Bandung : Marja.(2014) Yahya, Mukhtar dan Fatchurrahman, 1997, Dasar-dasar Pembinaan Hukum Fiqh Islam, Bandung: Al