Main Article Content

Abstract

Hasil observasi peserta didik di MTs Negeri Parepare memiliki masalah yang berbeda-beda. Antara lain: Masalah dalam keluarga, Masalah belajar dan Masalah dengan Lingkungan masyarakat. Masalah lain yang di alami peserta didik adalah banyaknya pesert didik yang berasal dari Sekolah Dasar sehingga peserta didik itu tidak bisa membaca tulisan alquran. Serta membaca surah-surah pendek baik sebelum maupun setelah melakukan proses belajar mengjar.
Pendekatan Penelitian kualitatif deskriptif, faktual, akurat dan sistematis, mengenai masalah-masalah yang ada di objek penelitian. Untuk mengumpulkan data digunakan beberapa metode yaitu: observasi, wawancara, trianggulasi dan dokumentasi. Kemuadian data yang telah terkumpul tersebut di analisis melalui tiga cara yaitu reduksi data, penyajian data dan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Peranan guru Bimbingan dan Konseling dalam membentuk kepribadian muslim peserta didik yaitu: Memberikan pemahaman secara lemah lembut kepada peserta didik. Guru Bimbingan dan Konseling memberikan solusi atau jalan keluar sesuai dengan masalah. Seorang guru Bimbingan danKonseling memberikan contoh yang baik bagi pes erta didik baik dalam hal berpakaian, bertutur kata serta bertingkahlaku.

Article Details

How to Cite
Muzakkir. (2020). Peranan Guru Bimbingan dan Konseling dalam Membentuk Kepribadian Muslim. AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Islam, 18(1), 117-131. https://doi.org/10.35905/alishlah.v18i1.1330