Main Article Content
Abstract
Kondisi beberapa perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) terutama pada perusahaan jasa, berdasarkan data laporan keuangan dan notasi khusus terhadap emiten yang memiliki hutang banyak yakni notasi "E" yang mengalami ekuitas negatif. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis tingkat resiko kebangkrutan pada perusahaan jasa yang memiliki ekuitas negatif yang terdaftar di BEI tahun 2023 menggunakan metode Altman Z-Score modifikasi. Rasio keuangan yang ditetapkan Altman yakni modal kerja terhadap total aset, laba ditahan terhadap total aset, laba sebelum bunga dan pajak atas total aset, dan nilai ekuitas terhadap nilai buku utang merupakan variabel yang digunakan dalam analisis ini. Penelitian ini bersifat kuantitatif dan menggunakan data sekunder dari situs BEI, khususnya laporan keuangan tahunan. Analisis data yang digunakan adalah Rumus Z = 6,56 X1+ 3,26 X2 +6,72 X3 + 1,05 X4 yang merupakan teknik Altman Z-Score modifikasi, dengan nilai cut off adalah Z<1,1 (Zona kebangkrutan), 1,1 < Z < 2,6 (Zona abu-abu), dan Z > 2.6 (Zona aman). Berdasarkan temuan analisis resiko kebangkrutan menggunakan pendekatan Altman Z-Score yang dimodifikasi, temuan penelitian menunjukkan bahwa perusahaan jasa dengan ekuitas negatif beresiko tinggi. Setiap perusahaan jasa dalam sampel dengan ekuitas negatif memiliki Z-Score negatif, yang menunjukkan bahwa Z<1,1 berarti perusahaan di zona kebangkrutan.

