Gendered Barriers to Education: Patriarchal Culture and Women’s Participation in Rembitan Village, Indonesia

Zilly Arsyika Masyhuri (1), Syafruddin Syafruddin (1), Nursaptini Nursaptini (1)
(1) University of Mataram, Indonesia

Abstract

Patriarchal culture remains a significant issue in Indonesia, influencing various aspects of social life, including education. The patriarchal value system that positions men as dominant decision-makers has created gender disparities that restrict women’s access to education. This study aims to identify, understand, and analyze the influence of patriarchal culture on women’s educational participation in Rembitan Village, Central Lombok Regency. Using a qualitative case study design, data were collected through in-depth interviews with ten informants and nine female participants who had dropped out of school or had not pursued higher education. The data were analyzed using qualitative techniques and validated through source, method, and time triangulation. The findings reveal that patriarchal values remain deeply rooted in Rembitan society and manifest in two primary forms: (1) cultural patriarchy, which prioritizes boys’ education and reinforces male dominance in decision-making, and (2) domestic patriarchy, characterized by gender-based divisions of labor and male control over household decisions. These conditions limit girls’ motivation and opportunities to pursue education. The study recommends strengthening gender awareness through family and community education, enhancing the role of institutions in promoting equality, and developing local policies that support women’s access to education, particularly in rural areas.

Full Article

Generated from XML file

References

Ade, Irma Sakina, and Dessy Hasanah Siti A. “Menyoroti Budaya Patriarki di Indonesia.” Jurnal Sosial Shere 7, no. 1 (2017). https://doi.org/10.24198/share.v7i1.13820.

Alfansyur, and Andarusni. “Seni Mengelola Data: Penerapan Triangulasi Teknik, Sumber, dan Waktu pada Penelitian Pendidikan Sosial.” Historis: Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Sejarah 5, no. 1 (2020).

Anjana, Hamidsyukrie, Masyhuri, and Syafruddin. “Perempuan Pemecah Batu Apung di Desa Bagik Payung Timur, Kecamatan Suralaga, Kabupaten Lombok Timur.” Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan 9, no. 1 (2024).

Anwar. “Implikasi Budaya Patriarki dalam Kesetaraan Gender di Lembaga Pendidikan Madrasah (Studi Kasus pada Madrasah di Kota Parepare).” Jurnal Al-Maiyyah 10, no. 1 (2017): 63–64.

Badan Pusat Statistik. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) menurut Jenis Kelamin, 2022–2023. Jakarta: BPS, 2024.

Badan Pusat Statistik. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) berdasarkan Gender, 2022–2023. Jakarta: BPS, 2024.

Badan Pusat Statistik Provinsi Nusa Tenggara Barat. Statistik Pendidikan Provinsi Nusa Tenggara Barat 2023. Mataram: BPS NTB, 2024.

Creswell, John W. Penelitian Kualitatif dan Desain Penelitian: Memiliki di Antara Lima Pendekatan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2014.

Deni Sutisna, and Dyah Indraswati. “Perempuan dan Diskriminasi: Analisis Permasalahan Buruh Tani di Pengalengan Bandung.” Jurnal Al-Maiyyah: Media Transformasi Gender dalam Paradigma Sosial Keagamaan 13, no. 2 (2020): 211–212.

Efendi. “Kesetaraan Gender dalam Pendidikan.” Jurnal STAIN Parepare Almaiyyah 7, no. 2 (2014): 142–297.

Fikri. “Fleksibilitas Hak Perempuan dalam Cerai Gugat di Pengadilan Agama Parepare.” Al-Maiyyah: Media Transformasi Gender dalam Paradigma Sosial Keagamaan 12, no. 1 (2019).

Habibah, St. “Partisipasi dan Peran Perempuan dalam Partai Politik.” Jurnal Al-Maiyyah 8, no. 2 (2015): 357–359.

Hamidsyukrie, ZM, et al. “Masculinity as an Educational Process in the Reproduction of Gender Roles.” Jurnal La Edusci 6, no. 2 (2025): 145–162. https://doi.org/10.37899/journallaedusci.v6i2.2242.

Huda. “Peran Perempuan Samin dalam Budaya Patriarki di Masyarakat Lokal Bojonegoro.” Jurnal Sejarah, Budaya, dan Pengajarannya 14, no. 1 (2020).

Kamal, Muhammad, and Orindevisa. “Constructing Sexism: Sociocultural Dynamics in the Mandar Community.” Al-Maiyyah: Media Transformasi Gender dalam Paradigma Sosial Keagamaan 17, no. 2 (2024): 259–305. https://doi.org/10.35905/almaiyyah.v17i1.9502.

Kebingin, Y., and A. Riyanto. “The Impact of Education on Patriarchal Culture and Gender Equality.” Jurnal Orientasi Asia dalam Teologi 4, no. 1 (2022): 79–104. https://doi.org/10.24071/jaot.v4i1.4223.

Larasati, Regina Widya, Hamidsyukrie ZM, and Sukardi. “Kesetaraan Gender dalam Akses Pendidikan dan Pekerjaan bagi Perempuan di Dusun Sade, Desa Rembitan.” Jurnal Pendidikan Sosial Keberagaman 9, no. 2 (2021). https://doi.org/10.29303/juridiksiam.v9i2.339.

Millet, Kate. Sexual Politics. New York: Doubleday, 1970.

Modiano, Yves Jovanka. “Pengaruh Budaya Patriarki dan Kaitannya dengan Kekerasan Dalam Rumah Tangga.” Jurnal Sapientia Et Virtus 6, no. 2 (2021). https://doi.org/10.37477/sev.v6i2.335.

Nursaptini, Syafruddin, and Suryanti Novi Made. “Akses Pendidikan bagi Anak Pekerja di Lombok Tengah (Studi di Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika).” LPPM: Laporan Penelitian 6, no. 1 (2022).

Nursaptini, Muhammad Sobri, Deni Sutisna, Muhammad Syazali, and Arif Widodo. “Budaya Patriarki dan Akses Perempuan dalam Pendidikan.” Jurnal Al-Maiyyah 12, no. 2 (2019).

Simbolon, Gallex, and Sunbanu Ady Benny. “Perempuan dan Budaya Patriarki terhadap Angka Putus Sekolah (Studi Kasus di Desa Netpala, Kecamatan Mollo Utara, Kabupaten Timor Tengah Selatan).” Jurnal Pendidikan Indonesia 5, no. 10 (2024). https://doi.org/10.59141/japendi.v5i10.5196.

Sugiyono. Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta, 2013.

Sulistyowati, Y. “Kesetaraan Gender dalam Lingkup Pendidikan dan Tata Sosial.” Jurnal Studi Gender Indonesia 1, no. 2 (2021): 1–14. https://doi.org/10.21154/ijougs.v1i2.2317.

Syahputra, MB Bangun, and M. Handayani. “Budaya Patriarki dan Ketidaksetaraan Gender dalam Pendidikan di Desa Bontoraja, Kabupaten Bulukumba.” Jurnal Sustainable 6, no. 2 (2023).

Suryanti, Novi Made, Syafruddin, Wadi Khairil, and Nursaptini. “Sosialisasi Pendidikan Berkualitas bagi Pekerja Anak di SDN 3.” Prosiding Pepadu 5 (2023).

Utami. “Hegemoni Patriarki Publik Terhadap Tokoh Perempuan dalam Novel Hanauzumi Karya Junichi Watanabe.” Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia 4, no. 1 (2018).

Wahyuni, Imelda. “Wanita dalam Kepemimpinan dan Hubungannya dengan Kemajuan Pendidikan.” Jurnal Al-Maiyyah 9, no. 2 (2016): 230–231.

Walby, Sylvia. Theorizing Patriarchy. Oxford: Basil Blackwell, 1990.

Wekke, S., et al. Metode Penelitian Pendekatan Bahasa. Yogyakarta: Gawe Buku, 2019.

Authors

Zilly Arsyika Masyhuri
[email protected] (Primary Contact)
Syafruddin Syafruddin
Nursaptini Nursaptini
Author Biographies

Zilly Arsyika Masyhuri, University of Mataram

Faculty of Teacher Training and Education

Syafruddin Syafruddin, University of Mataram

Faculty of Teacher Training and Education

Nursaptini Nursaptini, University of Mataram

Faculty of Teacher Training and Education

Copyright and license info is not available

Article Details