Main Article Content
Abstract
Dalam sistem ekonomi islam bahwa apa yang dimiliki manusia hanya titipan
Allah. Karena setiap muslim percaya ia mahkluk Allah, bekerja dengan izin Allah,
jadi manusia hanya sebaggai penjaga amanah, dan hal ini tidak ada pada sistem
yang lain. Sistem ekonomi islam tentu saja berbeda dengan sistem ekonomi kapitalis
yang didasarkan pada ajaran kapitalisme, dan juga berbeda dengan sistem ekonomi
sosialis yang di dasarkan pada ajaran sosialisme. Hanya saja, ia pernah tenggelam
dalam pertarungan sejarah ekonomi dunia sehingga yang kita kenal saat ini
hanyalah sistem ekonomi konvensional yang diajarkan di banyak perguruan tinggi.
Sistem ekonomi islam merupakan perwujudan dari paradigma islam. Pengembangan
sistem ekonomi islam bukan untuk menyaingi sistem ekonomi kapitalis atau sistem
ekonomi sosialis, tetapi lebih ditujukan untuk mewujudkan suatu sistem ekonomi
yang mempunyai kelebihankelebihan.
Keywords
Article Details
References
- Mannan, A. 1997.Islamic Economic, Theory and Praktek: Teori dan Praktek, (Yogyakarta: PT Dana Bakhti Prima Yasa).
Qadriyah, Lailatul. 2018.Sejarah Pemikiran Ekonomi Islam.(Pamekasan: Duta Media Publishing).
Rahmawati,Naili. 2008.Pemikiran Ekonomi Islami Abu Yusuf. (Jakarta: Rajagrafindo Persada).
Wahyu, A. Rio Makkulau &Heri Irawan. 2020.Pemikiran Ekonomi Islam. (Sumatera: Balai Insan Cendekia).
References
Qadriyah, Lailatul. 2018.Sejarah Pemikiran Ekonomi Islam.(Pamekasan: Duta Media Publishing).
Rahmawati,Naili. 2008.Pemikiran Ekonomi Islami Abu Yusuf. (Jakarta: Rajagrafindo Persada).
Wahyu, A. Rio Makkulau &Heri Irawan. 2020.Pemikiran Ekonomi Islam. (Sumatera: Balai Insan Cendekia).