Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana perilaku masyarakat Kota Pinrang dalam menangani sampah, dengan menyoroti faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kesadaran dan partisipasi mereka. Pengelolaan sampah menjadi tantangan utama di kota-kota yang terus berkembang, termasuk Kota Pinrang, di mana peningkatan populasi berdampak langsung pada volume sampah. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, meliputi wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pemahaman masyarakat yang rendah terhadap pentingnya pengelolaan sampah menyebabkan masih banyaknya perilaku membuang sampah sembarangan dan rendahnya partisipasi dalam program kebersihan kota. Faktor pendidikan, sosialisasi dari pemerintah, serta ketersediaan fasilitas pengelolaan sampah memainkan peran penting dalam memengaruhi perilaku masyarakat. Studi ini menyimpulkan bahwa dibutuhkan upaya edukasi yang lebih intensif dari pemerintah serta penyediaan fasilitas yang memadai untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah secara berkelanjutan.
