Pelaksanaan Model Manajemen Partisipatif Dalam Pendidikan : Studi Kasus di Sekolah Menengah Pertama
DOI:
https://doi.org/10.35905/edium.v1i2.7593Kata Kunci:
Management, participative, educationAbstrak
Dinamika implementasi kegiatan pendidikan di Indonesia perlu dibenahi. Untuk pembenahan tersebut perlu adanya partisipasi warga sekolah agar segala bentuk dinamika yang ada dapat ditangani dengan semaksimal. Oleh karena itu, manajemen dan fungsi– fungsinya perlu diterapkan dalam partisipasi warga sekolah dan masyarakat agar program – program kegiatan pendidikan dapat berjalan dengan efektif dan efisien. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pelaksanaan manajemen partisipatif di SMP Pelita Harapan. Peneliti menggunakan metode kualitatif dalam proses pengumpulan data, yaitu melakukan observasi, wawancara, dan penyebaran atau pengisian angket/kuisioner dengan target warga sekolah. Observasi dilakukan untuk meninjau proses pelaksanaan manajemen partisipatif secara langsung di SMP Pelita Harapan. Wawancara ditujukan kepada warga SMP Pelita Harapan untuk mengetahui tanggapan warga sekolah terkait pelaksanaan manajemen partisipatif di sekolah tersebut. Penyebaran angket/kuisioner kepada warga sekolah berisi pernyataan dengan klasifikasi jawaban sangat setuju, setuju, kurang setuju, dan tidak setuju dilakukan untuk mendapatkan informasi atau data yang lebih detail terkaait pelaksanaan manajemen partisipatif di SMP Pelita Harapan. Hasil penelitiannya menunjukkan bahwa pelaksanaan manajemen partisipatif di SMP Pelita Harapan cukup baik, namun perlu ada perbaikan dari beberapa aspek yang menjadi hambatan pelaksanaan manajemen partisipatif, seperti kurangnya tenaga pengajar, sarana dan prasarana yang kurang memadai, dan lain – lain. Hal tersebut menjadi tanggung jawab kepala sekolah untuk membenahi dinamika tersebut dengan melibatkan warga sekolah agar manajemen partisipatif di SMP Pelita Harapan dapat terlaksana dengan baik






