Maqāṣid Al-syarī‘ah Imam Al-juwayni Dalam Merespons Fenomena Childfree
DOI:
https://doi.org/10.35905/hukamaa.v3i2.14749Keywords:
Childfree, Maqashid Syariah, Imam al-JuwayniAbstract
Fenomena childfree (pilihan untuk tidak memiliki anak) merupakan isu krusial yang memicu banyak perdebatan di kalangan masyarakat. Pernikahan pada umumnya dianggap sebagai ikatan sakral untuk melestarikan keturunan (h}ifz} al-nasl), namun berbagai tantangan dalam menjadi orang tua seperti kesulitan ekonomi, gangguan psikologis, gangguan kesehatan/medis, seringkali menjadi alasan dibalik pilihan childfree. penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena childfree melalui lensa Maqa>s}id al-Syari@’ah Imam al-Juwayni. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka (library research) dengan pendekatan normatif-filosofis. Data primer yang digunakan adalah kitab al-Burha>n fi@ Us}u>l al-fiqh karya Imam al-Juwyni dan kitab-kitab klasik yang menyinggung pemikiran maqa>s}id al-syari@’ah beliau. Sementara data sekunder diperoleh dari buku-buku, artikel jurnal, e-book, dokumen, majalah, dan literatur lainnya yang relevan dengan penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keputusan childfree dapat dibenarkan dalam konteks h}ifz} al-ma>l (pemeliharaan harta) ketika kondisi finansial berada dalam kesulitan yang parah dan mengarah pada penderitaan maupun kehancuran, sesuai prinsip kemudahan syariat. Namun, ketika pilihan childfree didasari oleh ketakutan akan kemiskinan, maka hal tersebut dianggap bertentangan dengan konsep h}ifz} al-nasl (pemeliharaan keturunan). ketika pilihan tersebut didasari oleh trauma psikologis yang akan merusak jiwa atau risiko kesehatan (medis/genetik) yang mengancam jiwa atau kualitas hidup anak, maka pilihan tersebut dapat dikatakan sebagai upaya dalam memelihara jiwa (h}ifz} al-nafs) dan keturunan (h}ifz} al-nasl). Penelitian diharapkan dapat memperkaya literatur kajian Islam terkait childfree, dengan menggunakan maqa>s}id al-syari@’ah Imam al-Juwayni sebagai pisau analisis yang komprehensif.
References
Al-Juwayni@, ’Abd. al-Malik bin ’Abdilllah bin Yu>suf bin Muh}ammad. Al-Burha>n Fi@ Us}u>l Al-Fiqh. Vol. 2. Beirut: Da>r al-Kutub al-’Ilmiyyah, 1997.
Al-Khazraji@, Abu> ’Abdillah Muh}ammad bin Ah}mad bin Abi@ Bakr Farh} al-Ans}a>ri@. Tafsi@r Al-Qurt}ubi@. al-Qa>har: Da>r al-Kutub al-Mis}riyyah, 1964.
Al-Qazwaini@, Ibn Ma>jah Abu> ’Abdilah Muh}ammad bin Yazi@d. Sunan Ibn Ma>jah. Fais}a>l ’i@sa> al-Ba>bi: Da>r Ih}ya>’ al-Kutub al-’Arabiyyah, n.d.
Al-Ra>zi@, Abu> ’Abdillah Muh}ammad bin ’Umar bin al-H{asan bin al-H{usain al-Taimi@. Al-Mah}s}u>l. Mu’assasah al-Risa>lah, 1997.
Al-Sya>t}ibi@, Ibra>hi@m bin Mu>sa> bin Muh}ammad al-Lakhmi@. Al-Muwa>faqa>t. Da>r Ibn ’Affa>n, 1997.
Amar, Abu. “Persepsi Mahasiswa Pendidikan Agama Islam Dalam Menghadapi Fenomena Childfree.” Jurnal Cendekia 16, no. 01 (2024): 199–213. https://journal.faibillfath.ac.id/index.php/cendekia.
Arisman, Srifinora, Ali Ahmad Dahuri, Alzekrillah Syaf Hamdi Zikron, Mardoni, Adi Harmanto, M. Haikel Afandi, et al. Problematika Sosial Hukum Keluarga Islam. Pekanbaru: Cahaya Firdaus, 2023.
Baroroh, Umul. Fiqh Keluarga Muslim Indonesia. Semarang: CV Lawwana, 2022.
Cambridge Dictionary. “Childfree,” n.d. https://dictionary.cambridge.org/dictionary/english/child-free.
Dahnia, Ana Rita, Anis Wahda Fadilla Adsana, and Yohanna Meilani Putri. “Fenomena Childfree Sebagai Budaya Masyarakat Kontemporer Indonesia Dari Perspektif Teori Feminis (Analisis Pengikut Media Sosial Childfree).” AL YAZIDIY: Ilmu Sosial, Humaniora, Dan Pendidikan 5, no. 1 (2023): 66–85.
Haganta, Karunia, Firas Arrasy, and Siamrotul Ayu Masruroh. “Manusia, Terlalu (Banyak) Manusia: Kontroversi Childfree Di Tengah Alasan Agama, Sains, Dan Krisis Ekologi.” In PROSIDING KONFERENSI INTEGRASI INTERKONEKSI ISLAM DAN SAINS, 309–20, 2022.
Kusuma, Airlangga Surya, Fadhli Suko Wiryanto, and Purwanto Widodo. “Analisis Kontroversi Aksi Cepat Tanggap Berdasarkan Perspektif Maqashid Syariah.” Jurnal Indonesia: Manajemen Informatika Dan Komunikasi 5, no. 3 (2024): 2484–95.
Laili, Maulida Rohmatul, Ellyda Retpitasari, and Irma Juliawati. “Interpretasi Islam Atas Wacana Childfree Gita Savitri.” KJOURDIA: Kediri Journal of Journalism and Digital Media 1, no. 1 (2023): 44–69.
Masruroh. “Analisis Maqashid Syariah Imam Haramain Dalam Etika Bisnis E-Commerce Melalui Marketplace (Studi Kasus Marketplece Shopee.Co.Id).” SAUJANA: Jurnal Perbankan Syariah Dan Ekonomi Syariah 02, no. 02 (2020): 1–16.
Mollen, Debra. “Voluntarily Childfree Women: Experiences and Counseling Considerations.” Journal of Mental Health Counseling 28, no. 3 (2006): 269–82. https://doi.org/10.17744/mehc.28.3.39w5h93mreb0mk4f.
Nur Ali. “Konsep Imam Al-Juwaini Dalam Maqashid Al-Syari’ah.” Khuluqiyya: Jurnal Kajian Hukum Dan Studi Islam 1, no. 2 (November 7, 2019): 1–14. https://doi.org/10.56593/khuluqiyya.v1i2.36.
Rahman, Desi, Alya Syahwa Fitria, Dhea Anisa Lutfiyanti, Ilyasa Irfan MR, and Shakira Mauludy Putri. “Childfree Dalam Perspektif Islam: Solusi Atau Kontroversi?” Jurnal Wanita Dan Keluarga 4, no. 1 (2023): 1–14.
Rahmayanti, Novalinda. “Childfree Sebagai Pilihan Hidup Perempuan Berkeluarga Di Kabupaten Sidoarjo.” UIN Sunan Ampel Surabaya, 2022.
Rizqi, Ikhsan Nur. “Maqashid Syari’ah Perspektif Imam Haramain Al-Juwayni.” Al-Faqih: Jurnal Pemikiran Dan Hukum Islam 7, no. 2 (2021): 111–23. https://ejournal.iaifa.ac.id/index.php/faqih.
Safira, Yuni, and Nunung Susfita. “Tinjauan Hukum Keluarga Islam Tentang Fenomena Childfree Dan Pengaruhnya Terhadap Ketahanan Keluarga.” Mahkamah: Jurnal Kajian Hukum Islam 8, no. 1 (2023): 54–70. https://www.syekhnurjati.ac.id/jurnal/index.php/mahkamah/article/download/13068/5059.
Subhan, Ahmad. “Childfree Dalam Perspektif Islam Dan Implikasinya Terhadap Aspek Ekonomi (Analisis Mengenai Childfree Dilihat Dari Sudut Pandang Agama Dan Ekonomi).” Opinia De Journal 3, no. 1 (2023): 1–21. https://ejournal.stainumadiun.ac.id/index.php/opinia/article/download/54/47.
Suhairi, Mhd. Arbi Bayu, and Dhiauddin Tanjung. “Maqashid Syariah Menurut Al-Juwaini.” Modeling: Jurnal Program Studi PGMI 11, no. 4 (2024): 594–601.
Suhairi, Mhd. Arbi Bayu, and Dhiaudding Tanjung. “Maqashid Syariah Menurut Al-Juwayni.” Modeling: Jurnal Program Studi PGMI 11, no. 4 (2024): 594–601. https://doi.org/https://doi.org/10.69896/modeling.v11i4.2751.
Sutisna, Neneng Hasanah, Arlinta Prasetian Dewi, Ikhwan Nurgaha, Ekarina Katmas, Ali Mustakin, Nurhadi, Suparnyo, Kamarudin Arsyad, and Andi Triyawan. Panorama Maqashid Syariah. Edited by Abdurrahman Misno. Bandung: Media Sains Indonesia, 2021.
Tunggono, Victoria. Childfree & Happy; Keputusan Sadar Untuk Hidup Bebas Anak. Yogyakarta: Buku Mojok Group, 2023.
Ulath, Sanusi, Thalhah, and Much. Mualim. “Analisis Fatwa Syaikh Syauqi Ibrahim ’Abdul Karim ’Allam Tentang Childfree.” Tahkim 18, no. 2 (2022): 217–34.
Wijaya, Andesta Herli. “Childfree Life, Ketika Pasangan Memilih Pernikahan Tanpa Anak.” ValidNews.id, 2021. https://validnews.id/kultura/childfree-life-ketika-pasangan-memilih-pernikahan-tanpa-anak.
Ya’qu>b, ’Abdullah bin Yu>suf bin ’I bin. Taisi@r ’Ilm ’Us}u>l Al-Fiqh. Vol. 1. Beirut: Mu’assasah al-Riya>n, 1997.
Yuslem, Nawir. Al-Burhan Fi Ushul Al-Fiqh; Kitab Induk Usul Fikih (Konsep Mashlahah Imam Al-Haramain Al-Juwayni & Dinamika Hukum Islam). Bandung: Citapustaka Media, 2007.
.gif)