Main Article Content

Abstract

This research is motivated by a ban on going home which is treated by the government as a result of the Pandemic Covid-19. This study aims to see whether there is an influence between the intensity of communication with parents on the level of stres in overseas students who cannot go home. The paradigm of this research is positive, with explanatory type. The theoretical foundation in this study is the Reference Group Theory. The theory used to explain the effect of communication intensity with parents (Independent Variable) in reducing stress levels in overseas students of Amikom University Yogyakarta after the Covid-19 pandemic homecoming ban (dependent variable) is the theory of the Hyman referral group. The sample in this study were 50 overseas students of Amikom University in Yogyakarta who did not go home to their hometown. The results showed a significant influence between the variables of communication intensity with parents (X) on stres levels in overseas students of Amikom University Yogyakarta (Y)

Keywords

Communication With Parents Covid-19 Stres Level

Article Details

How to Cite
Ahmad Khairul Nuzuli, A. K. N. (2020). Komunikasi Orang Tua dan Tingkat Stres Mahasiswa Perantauan Pada Larangan Mudik Covid 19. KOMUNIDA : Media Komunikasi Dan Dakwah, 10(02), 242-260. https://doi.org/10.35905/komunida.v10i02.1525

References

  1. Aswin (2017). “Kenapa Yogyakarta Disebut Kota Pelajar dan Budaya?”. Portalpalapa.com, 20 Januari 2017, diakses 20 Juli 2020
  2. Dharmastuti, Hestiana. (2020). “Poin-poin Penjelasan Terbaru Jokowi Akhirnya Larang Mudik Lebaran Saat Pandemi”, Detik.com, 21 April 2020 , diakses 20 Juli 2020
  3. Devito, Joseph A (2009). Essentials of Human Communication. Pearson College Division.
  4. Engel, James dkk. (1994). Perilaku Konsumen Jilid 1 (6 th ed). Jakarta : Binarupa Aksara.
  5. Ghozali, Imam. (2016). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program SPSS” Semarang: Universitas Diponegoro.
  6. Hawari. (1997). Alqur’an Ilmu Kedokteran Jiwa dan Kesehatan Jiwa. Jakarta : Dana Bakti Karya Yasa.
  7. Hasanah, Hasyim (2015) Pengaruh Komunikasi Interpersonal Dalam Menurunkan Problem Tekanan Emosi Berbasis Gender. Jurnal SAWWA. 11(1), 51-74.
  8. Hartaji, D. A. (2012). Motivasi Berprestasi Pada Mahasiswa yang Berkuliah Dengan Jurusan Pilihan Orang tua. Skripsi Fakultas Psikologi Universitas Gunadarma. (tidak diterbitkan).
  9. Hidayati, Rahmad. (2019) Peran Orang Tua : Komunikasi Tatap Muka Dalam Mengawal Dampak Gadget Pada Masa Golden Age. Source : Jurnal Ilmu Komunikasi. 5(2) , 2-10.
  10. Kartono, Kartini dan Gulo, Dali. (1987) . Kamus Psikologi. Bandung: Pionir Jaya.
  11. Littlejohn, Stephen W & Karen A. Foss. (2011). Teori Komunikasi. Jakarta: Salemba Humanika.
  12. Mahardika, Anjar. (2020). “7 Penyebab Gangguan Kecemasan Mahasiswa di Tengah Pandemi Corona”, Detik.com, 17 April 2020 , diakses 20 Juli 2020.
  13. Nuzuli, Ahmad Khairul. (2019). Pengaruh Intensitas Membaca Travel.Detik.Com dan Interaksi dengan Kelompok Rujukan terhadap Minat untuk Berwisata. Jurnal Pikma : Publikasi Ilmu Komunikasi Media dan Cinema. 1 (2), 27-34.
  14. Perwitasari, Nur Hidayah (2020), “Panik & Stres Bisa Picu Turunnya Daya Tahan Tubuh Saat Wabah Corona”, Tirto.id, 19 Maret 2020 , diakses 20 Juli 2020.
  15. Pratidina, Putu Ayu Onik. (2019). Peran Komunikasi Efektif Orangtua Remaja dan Kontrol Diri terhadap Tingkat Agresivitas Remaja SMA di Kota Denpasar. Jurnal Psikologi Udayana. Edisi Khusus Kesehatan Mental, 58-67.
  16. Rakhmat J. (2013). Psikologi Komunikasi. Bandung : PT Remaja Rosdakarya.
  17. Smet (1994) Psikologi Kesehatan. Jakarta Grasindo.
  18. Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif. Bandung: Alfabeta.
  19. Situmorang, dkk. (2016). Pengaruh Kelekatan dan Komunikasi Dengan Orang Tua derhadap Karakter Remaja Perdesaan. Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen. 9 (2), 113-123.
  20. Walia, MM. (2005). Hidup Tanpa stres. Jakarta ; Bina Ilmu Populer.
  21. Wahyuni, Tri. (2015), “Yang Perlu Dilakukan Perantau Saat 'Homesick' Melanda”, CnnIndonesia.com, 21 Januari 2015 diakses 20 Juli 2020.
  22. Yoanita, Desi. (2020). “Rentannya Para Remaja di Masa Pandemi”,. Kumparan.com, 4 Mei 2020 diakses 20 Juli 2020.