Main Article Content
Abstract
Kepemimpinan keluarga dalam islam perspektif fenomenologi dipahami sebagai satu pendekatan bahwa kepemimpinan merupakan amanah dan tanggung jawab yang tidak hanya dipertanggung jawabkan kepada anggota-anggota yang dipimpinnya, tetapi juga akan dipertanggung jawabkan dihadapan Allah Swt. Tujuan dari penelitain ini ialah ingin memahami lebih jauh konsepsi kepemimpinan dalam keluarga islam perspektif fenomenolgi. Metode penelitian ini adalah kajian Pustaka (library research) dengan Teknik analisis data, dalam penelitian ini menggunakan sumber data primer dan sumber data sekunder. Hasil dari penelitian ini adalah: 1. Kepemimpinan keluarga dalam islam dikenal dengan istilah qiwamah. yang merujuk kepada ayat al-Qur’an surat an-nis’ ayat 34 menyebutkan bahwa sebuah keluarga harus ada kepemimpinan yang baik untuk mewujudkan kehidupan yang harmoni penuh dengan keridhaan Allah swt. 2. dalam pendekatan fenemenologi dapat di uraikan berdasarkat tiga tahapan yakni Reduksi fenomenologis, reduksi eiditis, dan reduksi transendental. 3. kepemimpinan keluarga perspektif fenomenologi harus terintegrasi dan kolaboratif antara suami-istri demi mencapai keluarga Sakinnah mawadah warahmah
Keywords
Article Details
The copyright of this article is retained by the author(s). This article is published under the terms of the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0), which permits unrestricted use, distribution, and reproduction in any medium, provided the original author and source are credited, and adaptations are distributed under the same license.
To view a copy of this license, visit: https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/
References
- Amin, M. (2021). Kepemimpinan Perempuan Dalam Perspektif Mufassir Aceh: Studi Komparatif Tafsir Tarjuman Al-Mustafid Karya Abdurrauf As-Singkily Dengan Tafsir An-Nur Karya Muhammad Hasbi Ash-Shiddieqy. Disertasi, 1–431.
- Arifah, N. F. (2021). Bimbingan Pra Nikah Dalam Meningkatkan Kematangan Emosional Calon Pasangan Suami Istri Di Kua Kecamatan Semarang Timur. In Eprints.Walisongo.Ac.Id. https://eprints.walisongo.ac.id/18507/1/1701016123_Nur Fajrina Arifah_Lengkap Tugas Akhir.pdf
- Arimah, S. (2019). Konsepsi Kepemimpinan Perempuan Berbasis Gender Menurut Musdah Mulia dan Zaitunah Subhan. Repository.Uinjkt.Ac.Id. Repositori.Uinjkt.Ac.Id (2019)
- Asrori, K. (n.d.). DALAM KONTEKS EKONOMI KELUARGA MODERN ( KETIKA ISTRI MENJADI TULANG PUNGGUNG KELUARGA ). 153–178.
- Eliya, I., Lida, U. M., Nurpadillah, V., Rachman, A. K., & Nuthihar, R. (2024). Intertekstualitas dalam Novel “Hati Suhita” Karya Khilma Anis. JENTERA: Jurnal Kajian Sastra, 13(1), 60. https://doi.org/10.26499/jentera.v13i1.5522
- Fauziyah Nasution, Aura Rahma Azzahra, Cindy Salsabila Ginting, & Murni Amalia. (2023). Diversitas Sosiokultural: Penjelasan, Faktor, dan Manfaatnya dalam Masyarakat. Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan Dan Sosial Humaniora, 3(2), 249–258. https://doi.org/10.55606/khatulistiwa.v3i2.1893
- Hasanah, W. K., Pratomo, H., Latipatul Ashor, F., Mulyana, E., Jumhati, S., & Maya Lova, S. (2022). Analisis Pelaksanaan Edukasi Pranikah Terkait Kesehatan Reproduksi Pada Pasangan Calon Pengantin Muslim (Literature Review). Hearty, 10(2), 53. https://doi.org/10.32832/hearty.v10i2.6284
- Ilmiah, J., Pmi, P., Pahutar, A. A., Siregar, D., Firdaus, K., & Kamal, T. (2024). Dakwatul Islam. 8, 156–173.
- Kuss, D. J., Griffiths, M. D., Binder, J. F., & Street, B. (2013). Metadata, citation and similar papers at core.ac.uk. 20(1), 1–19.
- Laela, F. N. (2017). Bimbingan Konseling Keluarga Dan Remaja. In UIN Sunan Ampel Presss.
- Masrukhin. (2014). Metodologi Penelitian Kualitatif. In Angewandte Chemie International Edition, 6(11), 951–952.
- Mauliddiyah, N. L. (2021). No 主観的健康感を中心とした在宅高齢者における 健康関連指標に関する共分散構造分析Title. 6.
- Mihit, Y. (2023). Dinamika dan Tantangan dalam Pendidikan Pancasila di Era Globalisasi: Tinjauan Literatur. EDUCATIONIST: Journal of Educational and Cultural Studies, 2023(1), 357–366.
- Nuroniyah, W. (2022). Konsep Qiwamah dan Fenomena Perempuan Kepala Keluarga. Equalita, 4(1), 113–135.
- Nuroniyah, W., Bustomi, I., & Nurfadilah, A. (2019). Perspektif Husein Muhammad. Kajian Hukum Islam, 4(1), 107–120.
- Parasetiani, A. (2022). Sakinah Mawadah Warahmah Pada Keluarga Muslim Di Indonesia. Syakhsiyah Jurnal Hukum Keluarga Islam, 2(1), 92–108.
- Pokhrel, S. (2024). No TitleΕΛΕΝΗ. Αγαη, 15(1), 37–48.
- Putri, D. P. K., & Lestari, S. (2015). Pembagian peran dalam rumah tangga pada pasangan suami istri Jawa. Jurnal Penelitian Humaniora, 16(1), 72–85. http://journals.ums.ac.id/index.php/humaniora/article/view/1523
- Raihanun, D. U. (2023). Ulama Perempuan Nahdlatul Wathan Otoritas Dan Peran Perempuan Di Ruang Publik. Academia.Edu. https://www.academia.edu/download/105110712/TESIS_ULAMA_PEREMPUAN_NAHDLATUL_WATHAN_OTORITAS_DAN_PERAN_PEREMPUAN_DI_RUANG_PUBLIK_.pdf
- Rika Widianita, D. (2023). No 主観的健康感を中心とした在宅高齢者における 健康関連指標に関する共分散構造分析Title. In AT-TAWASSUTH: Jurnal Ekonomi Islam: Vol. VIII (Issue I).
- Shomad, A. (2022). Otoritas Laki-Laki Dan Perempuan: Studi Penafsiran Kontekstual Abdullah Saeed terhadap Qs. an-Nisa 4: 34. Jurnal AlifLam: Journal of Islamic Studies and Humanities, 3(1), 1–21. https://doi.org/10.51700/aliflam.v3i1.432
- Solihat, I., Fauzi, A., & Qurtubi, A. (2023). Efektivitas Manajemen Majelis Taklim Dalam Peningkatan Literasi Al-Qur’an Masyarakat (Studi Di Majelis Taklim Assyifa Dan Majelis Taklim Riyadhussolihin Kota Serang). Innovative: Journal Of Social Science …, 3(3), 3427–3439. http://j-innovative.org/index.php/Innovative/article/view/5265
- Suhartawan, B. (2021). Konsep Kepemimpinan Dalam Perspektif Al- Qur ’ an. Tafakkur, 2, 1–23.
- Surah, D., Telaah, A. A., & Insecure, F. (2024). MEMBANGUN KEPERCAYAAN DIRI MELALUI TAFSIR AL-MUNIR ISLAM PENDAHULUAN Dalam kehidupan modern saat ini , fenomena insecure atau rasa tidak percaya diri semakin banyak dialami oleh berbagai kalangan , terutama di kalangan generasi muda . Secara umum , perasaan insecure dapat dialami oleh siapa saja , dan selama perasaan tersebut masih dalam batas yang wajar , tidak ada yang perlu dikhawatirkan . Insecure bisa dikatakan sebagai rasa kecemasan yang berkaitan dengan seberapa baik seseorang melihat dirinya sendiri dan orang lain . Hal ini mencakup setidaknya satu aspek negatif dalam cara mereka memandang diri sendiri dan orang lain . Perasaan ini sering kali ditandai dengan rasa takut ditinggalkan oleh orang lain dan kecenderungan untuk menghindari interaksi sosial . 1 Individu yang mengalami rasa insecure umumnya dapat dikenali melalui sejumlah ciri atau gejala tertentu . Beberapa di antaranya meliputi kurang percaya diri , menghindari interaksi sosial , merasa rendah diri , cemas , menyalahkan diri sendiri saat gagal , memiliki ketakutan berlebihan , enggan mencoba atau memulai hal baru , serta sering membandingkan diri dengan orang lain . Mereka juga cenderung berpikir negatif terhadap bentuk tubuh yang dianggap tidak ideal , bahkan tidak ragu untuk membandingkan penampilan fisik mereka dengan teman , saudara , atau orang di sekitar mereka . Fenomena ini sejalan dengan teori perbandingan sosial ( social comparison ), yang menyatakan bahwa individu cenderung membandingkan keadaan dirinya dengan Sebagai solusi untuk mengatasi masalah ini , banyak orang mencari cara untuk meningkatkan rasa percaya diri ( self-confidence ). Kepercayaan diri merupakan salah satu aspek penting dalam kepribadian manusia yang berperan besar dalam mewujudkan potensi diri . Tanpa kepercayaan diri , berbagai masalah bisa muncul dalam kehidupan seseorang . 3 potensi diri . Tanpa kepercayaan diri , berbagai masalah bisa muncul dalam kehidupan seseorang . Kepercayaan diri adalah sikap positif yang dimiliki individu terhadap dirinya sendiri , yang tercermin dalam keyakinan pada kemampuan , pengetahuan , dan nilai dirinya . Orang yang memiliki rasa percaya diri meyakini bahwa mereka mampu menghadapi tantangan , membuat keputusan , dan meraih tujuan yang telah mereka tentukan . Kepercayaan diri juga mencakup penerimaan diri , yaitu kemampuan untuk merasa nyaman dengan kelebihan dan kekurangan diri tanpa terlalu terpengaruh oleh penilaian atau pandangan orang lain . Secara keseluruhan , kepe…. 7(2), 116–132.
- Susanti, S. (2022). Moderasi Beragama Dalam Masyarakat Multikultural. TAJDID: Jurnal Pemikiran Keislaman Dan Kemanusiaan, 6(2), 168–182. https://doi.org/10.52266/tadjid.v6i2.1065
- Syekh, I., Halim, A., & Binjai, H. (2024). PENAFSIRAN HUKUM SYEKH ABDUL HALIM HASAN TENTANG KEPEMIMPINAN LAKI-LAKI DALAM SURAT AN-NISA : 34 ( Studi Kitab Tafsir Ahkam ) Mad Tuah. 3, 362–370.
- Tiara Dewi, Muhammad Amir Masruhim, R. S. (2016). Ketahanan Keluarga Islami Dalam Multi Perspektif. In Laboratorium Penelitian dan Pengembangan FARMAKA TROPIS Fakultas Farmasi Universitas Mualawarman, Samarinda, Kalimantan Timur (Issue April).
- Ulfiah, U. (2021). Konseling Keluarga untuk Meningkatkan Ketahanan Keluarga. Psympathic : Jurnal Ilmiah Psikologi, 8(1), 69–86. https://doi.org/10.15575/psy.v8i1.12839
- Ummah, M. S. (2019). No 主観的健康感を中心とした在宅高齢者における 健康関連指標に関する共分散構造分析Title. Sustainability (Switzerland), 11(1), 1–14. http://scioteca.caf.com/bitstream/handle/123456789/1091/RED2017-Eng-8ene.pdf?sequence=12&isAllowed=y%0Ahttp://dx.doi.org/10.1016/j.regsciurbeco.2008.06.005%0Ahttps://www.researchgate.net/publication/305320484_SISTEM_PEMBETUNGAN_TERPUSAT_STRATEGI_MELESTARI
- Wijayati, M., Nasrudin, M., & Oktora, N. D. (2021). Penelitian Kompetitif Berbasis SBKU TAHUN 2021 Puslitbang Bimas Agama dan Layanan Keagamaan Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama Republik …. 0–88. https://repository.metrouniv.ac.id/id/eprint/7580/%0Ahttps://repository.metrouniv.ac.id/id/eprint/7580/1/ALL LAPORAN AKADEMIK LENGKAP (2).pdf
- Yaqin, M. H. A., Yazid, A., Quthny, A., Wagianto, R., Islam, U., Hasan, Z., Islam, U., Hasan, Z., Islam, U., & Hasan, Z. (2025). Fenomena hak dan kewajiban suami istri pada komunitas tradisional masyarakat gading perspektif mubadalah. 5.
References
Amin, M. (2021). Kepemimpinan Perempuan Dalam Perspektif Mufassir Aceh: Studi Komparatif Tafsir Tarjuman Al-Mustafid Karya Abdurrauf As-Singkily Dengan Tafsir An-Nur Karya Muhammad Hasbi Ash-Shiddieqy. Disertasi, 1–431.
Arifah, N. F. (2021). Bimbingan Pra Nikah Dalam Meningkatkan Kematangan Emosional Calon Pasangan Suami Istri Di Kua Kecamatan Semarang Timur. In Eprints.Walisongo.Ac.Id. https://eprints.walisongo.ac.id/18507/1/1701016123_Nur Fajrina Arifah_Lengkap Tugas Akhir.pdf
Arimah, S. (2019). Konsepsi Kepemimpinan Perempuan Berbasis Gender Menurut Musdah Mulia dan Zaitunah Subhan. Repository.Uinjkt.Ac.Id. Repositori.Uinjkt.Ac.Id (2019)
Asrori, K. (n.d.). DALAM KONTEKS EKONOMI KELUARGA MODERN ( KETIKA ISTRI MENJADI TULANG PUNGGUNG KELUARGA ). 153–178.
Eliya, I., Lida, U. M., Nurpadillah, V., Rachman, A. K., & Nuthihar, R. (2024). Intertekstualitas dalam Novel “Hati Suhita” Karya Khilma Anis. JENTERA: Jurnal Kajian Sastra, 13(1), 60. https://doi.org/10.26499/jentera.v13i1.5522
Fauziyah Nasution, Aura Rahma Azzahra, Cindy Salsabila Ginting, & Murni Amalia. (2023). Diversitas Sosiokultural: Penjelasan, Faktor, dan Manfaatnya dalam Masyarakat. Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan Dan Sosial Humaniora, 3(2), 249–258. https://doi.org/10.55606/khatulistiwa.v3i2.1893
Hasanah, W. K., Pratomo, H., Latipatul Ashor, F., Mulyana, E., Jumhati, S., & Maya Lova, S. (2022). Analisis Pelaksanaan Edukasi Pranikah Terkait Kesehatan Reproduksi Pada Pasangan Calon Pengantin Muslim (Literature Review). Hearty, 10(2), 53. https://doi.org/10.32832/hearty.v10i2.6284
Ilmiah, J., Pmi, P., Pahutar, A. A., Siregar, D., Firdaus, K., & Kamal, T. (2024). Dakwatul Islam. 8, 156–173.
Kuss, D. J., Griffiths, M. D., Binder, J. F., & Street, B. (2013). Metadata, citation and similar papers at core.ac.uk. 20(1), 1–19.
Laela, F. N. (2017). Bimbingan Konseling Keluarga Dan Remaja. In UIN Sunan Ampel Presss.
Masrukhin. (2014). Metodologi Penelitian Kualitatif. In Angewandte Chemie International Edition, 6(11), 951–952.
Mauliddiyah, N. L. (2021). No 主観的健康感を中心とした在宅高齢者における 健康関連指標に関する共分散構造分析Title. 6.
Mihit, Y. (2023). Dinamika dan Tantangan dalam Pendidikan Pancasila di Era Globalisasi: Tinjauan Literatur. EDUCATIONIST: Journal of Educational and Cultural Studies, 2023(1), 357–366.
Nuroniyah, W. (2022). Konsep Qiwamah dan Fenomena Perempuan Kepala Keluarga. Equalita, 4(1), 113–135.
Nuroniyah, W., Bustomi, I., & Nurfadilah, A. (2019). Perspektif Husein Muhammad. Kajian Hukum Islam, 4(1), 107–120.
Parasetiani, A. (2022). Sakinah Mawadah Warahmah Pada Keluarga Muslim Di Indonesia. Syakhsiyah Jurnal Hukum Keluarga Islam, 2(1), 92–108.
Pokhrel, S. (2024). No TitleΕΛΕΝΗ. Αγαη, 15(1), 37–48.
Putri, D. P. K., & Lestari, S. (2015). Pembagian peran dalam rumah tangga pada pasangan suami istri Jawa. Jurnal Penelitian Humaniora, 16(1), 72–85. http://journals.ums.ac.id/index.php/humaniora/article/view/1523
Raihanun, D. U. (2023). Ulama Perempuan Nahdlatul Wathan Otoritas Dan Peran Perempuan Di Ruang Publik. Academia.Edu. https://www.academia.edu/download/105110712/TESIS_ULAMA_PEREMPUAN_NAHDLATUL_WATHAN_OTORITAS_DAN_PERAN_PEREMPUAN_DI_RUANG_PUBLIK_.pdf
Rika Widianita, D. (2023). No 主観的健康感を中心とした在宅高齢者における 健康関連指標に関する共分散構造分析Title. In AT-TAWASSUTH: Jurnal Ekonomi Islam: Vol. VIII (Issue I).
Shomad, A. (2022). Otoritas Laki-Laki Dan Perempuan: Studi Penafsiran Kontekstual Abdullah Saeed terhadap Qs. an-Nisa 4: 34. Jurnal AlifLam: Journal of Islamic Studies and Humanities, 3(1), 1–21. https://doi.org/10.51700/aliflam.v3i1.432
Solihat, I., Fauzi, A., & Qurtubi, A. (2023). Efektivitas Manajemen Majelis Taklim Dalam Peningkatan Literasi Al-Qur’an Masyarakat (Studi Di Majelis Taklim Assyifa Dan Majelis Taklim Riyadhussolihin Kota Serang). Innovative: Journal Of Social Science …, 3(3), 3427–3439. http://j-innovative.org/index.php/Innovative/article/view/5265
Suhartawan, B. (2021). Konsep Kepemimpinan Dalam Perspektif Al- Qur ’ an. Tafakkur, 2, 1–23.
Surah, D., Telaah, A. A., & Insecure, F. (2024). MEMBANGUN KEPERCAYAAN DIRI MELALUI TAFSIR AL-MUNIR ISLAM PENDAHULUAN Dalam kehidupan modern saat ini , fenomena insecure atau rasa tidak percaya diri semakin banyak dialami oleh berbagai kalangan , terutama di kalangan generasi muda . Secara umum , perasaan insecure dapat dialami oleh siapa saja , dan selama perasaan tersebut masih dalam batas yang wajar , tidak ada yang perlu dikhawatirkan . Insecure bisa dikatakan sebagai rasa kecemasan yang berkaitan dengan seberapa baik seseorang melihat dirinya sendiri dan orang lain . Hal ini mencakup setidaknya satu aspek negatif dalam cara mereka memandang diri sendiri dan orang lain . Perasaan ini sering kali ditandai dengan rasa takut ditinggalkan oleh orang lain dan kecenderungan untuk menghindari interaksi sosial . 1 Individu yang mengalami rasa insecure umumnya dapat dikenali melalui sejumlah ciri atau gejala tertentu . Beberapa di antaranya meliputi kurang percaya diri , menghindari interaksi sosial , merasa rendah diri , cemas , menyalahkan diri sendiri saat gagal , memiliki ketakutan berlebihan , enggan mencoba atau memulai hal baru , serta sering membandingkan diri dengan orang lain . Mereka juga cenderung berpikir negatif terhadap bentuk tubuh yang dianggap tidak ideal , bahkan tidak ragu untuk membandingkan penampilan fisik mereka dengan teman , saudara , atau orang di sekitar mereka . Fenomena ini sejalan dengan teori perbandingan sosial ( social comparison ), yang menyatakan bahwa individu cenderung membandingkan keadaan dirinya dengan Sebagai solusi untuk mengatasi masalah ini , banyak orang mencari cara untuk meningkatkan rasa percaya diri ( self-confidence ). Kepercayaan diri merupakan salah satu aspek penting dalam kepribadian manusia yang berperan besar dalam mewujudkan potensi diri . Tanpa kepercayaan diri , berbagai masalah bisa muncul dalam kehidupan seseorang . 3 potensi diri . Tanpa kepercayaan diri , berbagai masalah bisa muncul dalam kehidupan seseorang . Kepercayaan diri adalah sikap positif yang dimiliki individu terhadap dirinya sendiri , yang tercermin dalam keyakinan pada kemampuan , pengetahuan , dan nilai dirinya . Orang yang memiliki rasa percaya diri meyakini bahwa mereka mampu menghadapi tantangan , membuat keputusan , dan meraih tujuan yang telah mereka tentukan . Kepercayaan diri juga mencakup penerimaan diri , yaitu kemampuan untuk merasa nyaman dengan kelebihan dan kekurangan diri tanpa terlalu terpengaruh oleh penilaian atau pandangan orang lain . Secara keseluruhan , kepe…. 7(2), 116–132.
Susanti, S. (2022). Moderasi Beragama Dalam Masyarakat Multikultural. TAJDID: Jurnal Pemikiran Keislaman Dan Kemanusiaan, 6(2), 168–182. https://doi.org/10.52266/tadjid.v6i2.1065
Syekh, I., Halim, A., & Binjai, H. (2024). PENAFSIRAN HUKUM SYEKH ABDUL HALIM HASAN TENTANG KEPEMIMPINAN LAKI-LAKI DALAM SURAT AN-NISA : 34 ( Studi Kitab Tafsir Ahkam ) Mad Tuah. 3, 362–370.
Tiara Dewi, Muhammad Amir Masruhim, R. S. (2016). Ketahanan Keluarga Islami Dalam Multi Perspektif. In Laboratorium Penelitian dan Pengembangan FARMAKA TROPIS Fakultas Farmasi Universitas Mualawarman, Samarinda, Kalimantan Timur (Issue April).
Ulfiah, U. (2021). Konseling Keluarga untuk Meningkatkan Ketahanan Keluarga. Psympathic : Jurnal Ilmiah Psikologi, 8(1), 69–86. https://doi.org/10.15575/psy.v8i1.12839
Ummah, M. S. (2019). No 主観的健康感を中心とした在宅高齢者における 健康関連指標に関する共分散構造分析Title. Sustainability (Switzerland), 11(1), 1–14. http://scioteca.caf.com/bitstream/handle/123456789/1091/RED2017-Eng-8ene.pdf?sequence=12&isAllowed=y%0Ahttp://dx.doi.org/10.1016/j.regsciurbeco.2008.06.005%0Ahttps://www.researchgate.net/publication/305320484_SISTEM_PEMBETUNGAN_TERPUSAT_STRATEGI_MELESTARI
Wijayati, M., Nasrudin, M., & Oktora, N. D. (2021). Penelitian Kompetitif Berbasis SBKU TAHUN 2021 Puslitbang Bimas Agama dan Layanan Keagamaan Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama Republik …. 0–88. https://repository.metrouniv.ac.id/id/eprint/7580/%0Ahttps://repository.metrouniv.ac.id/id/eprint/7580/1/ALL LAPORAN AKADEMIK LENGKAP (2).pdf
Yaqin, M. H. A., Yazid, A., Quthny, A., Wagianto, R., Islam, U., Hasan, Z., Islam, U., Hasan, Z., Islam, U., & Hasan, Z. (2025). Fenomena hak dan kewajiban suami istri pada komunitas tradisional masyarakat gading perspektif mubadalah. 5.