NILAI MODERASI BERAGAMA DALAM SEMBOYAN TANA TORAJA: MISA KADA DIPOTUO, PANTAN KADA DIPOMATE

Authors

  • Resi

Keywords:

Religious Moderation, Tana Toraja, Semboyan

Abstract

Tana Toraja is inhabited by multicultural societies consisting of various ethnic and religious backgrounds. The tolerance embedded in the Toraja community is the key to peace in an environment without discrimination. This research focuses on Tana Toraja's value of tolerance for religious life in the midst of diversity. The Toraja community is a plural society in terms of religion because it is dominated by Christianity as a majority. This reality is a wealth but also a potential inter-religious conflict. Therefore, the prayer that continues to live in the Toraja people's lives, the Mass kada dipotuo, the ex-Kada dipomate is the key to the peace that is secured for the life of the Tóraja people due to the family and emotional bonds. This study uses a type of library research, which is a series of data gathering on books and reference journals that discuss the same issues related to the value of religious moderation in Tana Toraja: misa kada dipotuo, pantan kada dipomate. The results of this study, is to study how the history and philosophy of Tana toraja and how cultivation of the religious moderators in the Tana Toraj: missa kada Dipotuo.

References

Aulia, G. R., & Nawas, S. S. A. (2021). Implementasi Nilai-Nilai Toleransi Umat Beragama pada Upacara Rambu Solo di Tana Toraja. Jurnal Ushuluddin, 23(2), 83–98.
Balasong, A. N. F. (2022). Mengarungi Kebhinekaan: Bonum Cummune Sebagai Perakat Harmoni Umat Beragama di Lembang Uluway Mangkendek. Jurnal Agama Dan Kebudayaan, 8(2), 286–504.
Ela, K. (2020). Peran Tongkonan Sebagai Sarana Pendidikan Dalam Membentuk Karakter Masyarakat Toraja. Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen Kontekstual, 3(2), 5–24.
Elia Sesa, A. & M. M. (2023). Analisis Nilai Pendidikan Karakter Religius Dalam Wacana Badong Pada Upacara Rambu Solo’ Suku Toraja. Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 8(1), 33–45.
Frans Fandi, E. al. (2022). Merawat Toleransi Di Desa Palongaan Sebagai Desa Umat Rukun Beragama. Multidisiplin Ilmu, 1(03), 515–522.
Ginting, M. U. B. (2021). Pendidikan PAK Berbasis Multikultural di Sekolah (Suatu Tinjauan Teologis dan Praktis Tentang Pendidikan Multikultural di Sekolah). Jurnal Sabda Penelitian, 1(2), 19–20.
Lura, H. (2018). PLURALISME DAN INTEGRASI SOSIAL (Analisis Sosiokultural Tentang Ma’kombongan Kalua’ Dalam Masyarakat Toraja Sebagai Model Integrasi Sosial Dalam Konteks Masyarakat Plural) Pdt. Hans Lura, M.Si 1 A.K. Sampe Asang, S.PAK, M.Pd 2. Jurnal Teologi, 3(1), 1–15.
Lutfi, M. (2018). “Upaya Meningkatkan Komunikasi Antar Budaya dengan Tujuan Harmonisasi Hegemonitas Warga.” Network Media, 1(224), 1–16.
Markus, F. (2022). Kekerabatan Orang Toraja Kristen-Islam Berdasarkan Nilai Kultural Tongkonan dan Falsafah Misa’ Kada Dipotuo, Pantan Kada Dipomate. ARUMBAE: Jurnal Ilmiah Teologi Dan Studi Agama, 4(2), 190–203. https://doi.org/10.37429/arumbae.v4i2.852
Muhammad Irfan dan Risma Widiawati. (2023). Harmoni Agama Merajut Toleransi Umat Kristen Dan Marapu Di Komunitas Adat Mbuku Bani Kodi. Mimikri: Jurnal Agama Dan Kebudayaan, 9 no. 2(2023), 272–290.
Mukhtar, J., Yunus, Y., & Nugroho, I. (2021). Integrasi Kegiatan Masyarakat Budaya Lokal dan Lembaga dalam Pendidikan Toleransi. Al-Izzah: Jurnal Hasil-Hasil Penelitian, 16(1), 43. https://doi.org/10.31332/ai.v0i0.2676
Nasution, A. S. (2022). Strategi Membangun Nilai-Nilai Toleransi Antar Umat Beragama di Indonesia. Jurnal Pendidikan Dasar Dan Sosial Humaniora, 2(8.5.2017), 128.
Paisal. (2019). Torayaan Menjalin dan Merayakan Kerukunan (Praktik Kerukunan Beragama di Tondok Lepongan Bulan Tana Toraja). Jurnal Al-Qalam, 25(2), 321–340.
Palembangan, S. F. (2023). Implementasi Moderasi Beragama dan Hubungannya Dengan Kebudayaan Masyarakat Toraja. Jurnal OSF Preprints, 2(4), 3–4.
Rahayu, M. (2017). Keragaman di Indonesia dan Politik Pengakuan (Suatu Tinjuan Kritis). Jurnal Pemikiran Sosiologi, 4(2), 1–3.
Rifki, M. (2023). Masjid Jami Madandan, Bukti Sejarah Masuknya Agama Islam di Tana Toraja. Https://Toraja.Tribunnews.Com/. https://toraja.tribunnews.com/2023/03/13/masjid-jami-madandan-bukti-sejarah-masuknya-agama-islam-di-tana-toraja
Sanderan, R., Ronda, D., & Panggarra, R. (2022). Unnalli Melo ’ s Theology and Peace Study on the Concept and Reality of Peace in Toraja Culture. Jurnal Jaffray, 20(1), 38–57. https://doi.org/10.25278/jj71.v16i1.641
Tonapa, J. B. (2022). Dibangun Tahun 1958 M, Masjid Tertua di Madandan, Simbol Keberagaman Umat Beragama di Toraja. Https://Www.Tvonenews.Com/. https://www.tvonenews.com/daerah/sulawesi/36850-dibangun-tahun-1958-m-masjid-tertua-di-madandan-simbol-keberagaman-umat-beragama-di-toraja?page=1
Yusuf, N. (2017). Misa Kada Dipotuo, Pantan Kada Dipomate Sebagai Implementasi Pada Perspektif Teologis Unnali Melo. Jurnal Sains Dan Seni ITS, 6(1), 51–66. http://repositorio.unan.edu.ni/2986/1/5624.pdf%0Ahttp://fiskal.kemenkeu.go.id/ejournal%0Ahttp://dx.doi.org/10.1016/j.cirp.2016.06.001%0Ahttp://dx.doi.org/10.1016/j.powtec.2016.12.055%0Ahttps://doi.org/ 10.1016/j.ijfatigue.2019.02.006%0Ahttps://doi.org/10.1

Published

2024-06-29