Main Article Content

Abstract

Konsep kecerdasan dalam Islam tidak hanya merujuk pada kemampuan intelektual, tetapi mencakup integrasi harmonis antara ilmu, akal, dan spiritualitas yang berlandaskan wahyu. Wahyu berfungsi sebagai sumber pengetahuan tertinggi yang memberikan arah dan batasan etis bagi penggunaan akal, sekaligus memperkuat dimensi spiritual yang menuntun manusia pada kesadaran ketuhanan. Penelitian ini bertujuan menjelaskan bagaimana trilogi kecerdasan tersebut bekerja secara sinergis dalam membentuk manusia yang utuh, seimbang, dan berkarakter. Dengan menggunakan metode kualitatif melalui studi kepustakaan terhadap Al-Qur’an, hadis, serta literatur keilmuan klasik dan kontemporer, penelitian ini menemukan bahwa pemisahan antara ilmu, akal, dan spiritualitas menjadi penyebab utama munculnya krisis moral, spiritual, serta ketidakseimbangan pribadi di era modern. Integrasi ketiga unsur tersebut dalam kerangka wahyu memberikan landasan epistemologis yang komprehensif untuk mengembangkan kecerdasan yang tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga pada kualitas moral dan kedalaman spiritual. Temuan ini menegaskan relevansi paradigma trilogi kecerdasan dalam pengembangan pendidikan Islam dan pembinaan karakter, sehingga mampu menghasilkan generasi yang cerdas secara intelektual, matang secara emosional, serta kuat secara spiritual.

Keywords

Intelligence trilogy, Revelation, Synergy of knowledge-reason-spirituality

Article Details

How to Cite
Mutmainnah, I. M., Muliati, Amri Tajuddin, & Darussalam Syamsuddin. (2025). The Trilogy of Intelligence: The Perspective of Revelation in Islam: The Synergy of Knowledge, Reason, and Spirituality: Trilogi Kecerdasan Perspektif Wahyu dalam Islam: Sinergi Ilmu, Akal, dan Spiritual. SOSIOLOGIA : Jurnal Agama Dan Masyarakat, 4(1), 47–61. https://doi.org/10.35905/sosiologia.v4i1.14830

References

    Afria Nursa, R., & Suyadi, S. (2020). KONSEP AKAL BERTINGKAT AL-FARABI DALAM TEORI NEUROSAINS DAN RELEVANSINYA DENGAN PENDIDIKAN ISLAM. Tawazun: Jurnal Pendidikan Islam, 13(1). https://doi.org/10.32832/tawazun.v13i1.2757
    Agussalim, A. (2020). Membangun Kecerdasan Emosional dalam Perspektif Pendidikan Islam. Jurnal Tazkirah, 5(1).
    Ahmad, Z. C., & Bekker, A. (1990). Metode Penelitian Filsafat. In Yogyarkarta: Kanisius.
    Akhirin, O. : (2013). Mengembangkan Kecerdasan Spiritual Melalui Rukun Iman Dan Rukun Islam. Jurnal Tarbawi, 10(2).
    Amaliyah, A. (2018). Relevansi dan Urgensi Kecerdasan Spritual, Intelektual dan Emosional dalam Perspektif Islam. Jurnal Online Studi Al-Qur’an, 14(2). https://doi.org/10.21009/jsq.014.2.04
    Amelia, R., Saputro, A. I., & Purwanti, E. (2022). Internalisasi Kecerdasan Iq, Eq, Sq Dan Multiple Intelligences Dalam Konsep Pendidikan Islam (Studi Pendekatan Psikologis): ID. Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Al-Idarah, 7(02).
    Amin, M. (2018). Kedudukan Akal dalam Islam: The Position of Reason in Islam. Tarbawi: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 3(1).
    Aryani, W. D., Salsabilah, I., Mubarok, E., Saripudin, S., Dudung, D., & Nurdin, A. (2022). PROBLEM TERHADAP PERKEMBANGAN KECERDASAN DAN SOLUSINYA (berdasarkan Agama Islam) (Pendidikan Kecerdasan Spiritual dalam Al-Qur’an Surat Luqman). Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, Dan Inovasi, 2(4). https://doi.org/10.59818/jpi.v2i4.224
    Fadilah, R. (2019). Pendidikan Islam Dan Kecerdasan Majemuk ( Multiple Intelligence ). Al-Irsyad:Jurnal Pendidikan Dan Konseling, 9(2).
    Hariri, A. I., Suendarti, M., & ... (2021). Pengaruh Kecerdasan Spiritual dan Internalisasi Nilai Islam terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Ilmu Pengetahuan Alam (Survei pada SMP Swasta di Kabupaten …. Alfarisi: Jurnal ….
    Hasdiana, U. (2018). Kedudukan Akal dalam Al-Qur’an dan Fungsinya Dalam Pendidikan Hukum Islam. Analytical Biochemistry, 11(1).
    Isfihany, S. (2022). NILAI DAN MORAL ISLAM DALAM KEPEMILIKAN. Aksyana : Jurnal Akuntansi Dan Keuangan Islam, 1(2). https://doi.org/10.35194/ajaki.v1i2.2493
    Kulsum, U., & Subhan, M. (2015). Jurnal Penelitian dan Pemikiran Keislaman. Jurnal Peneltian Dan Pemikiran Islam, 2(1).
    Nasir, M. (2022). Akal dan Wahyu dalam Persfektif Muhammad Iqbal. Hijaz: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman, 2(1). https://doi.org/10.57251/hij.v2i1.876
    Nur’aini, N., & Hamzah, H. (2023). Kecerdasan Emosional, Intelektual, Spiritual, Moral dan Sosial Relevansinya Dengan Pendidikan Agama Islam Perspektif Al-Qur’an. Jurnal Educatio FKIP UNMA, 9(4). https://doi.org/10.31949/educatio.v9i4.5867
    Prasetia, S. A., Fahmi, M., & Faizin, Moh. (2023). Kecerdasan Sosial Dalam Pendidikan Islam; Analisis Gagasan Fikih Sosial KH. MA. Sahal Mahfudh. An-Nida’, 47(1). https://doi.org/10.24014/an-nida.v47i1.21865
    Puryana, P. P., & Putwasuma, M. A. (2022). Pengaruh Etika Kerja Islam dan Kecerdasan Emosional Terhadap Perilaku Produktif Karyawan Pada Grand Yogya Kepatihan Bandung. Prosiding FRIMA (Festival Riset Ilmiah Manajemen Dan Akuntansi), 3. https://doi.org/10.55916/frima.v0i3.316
    Roikhan. (2016). TEORI H SEBAGAI ILMU WAHYU DAN TURATS DALAM ISLAM. Jurnal Ushuluddin, 24(1).
    Rukmana, A. (2019). Kedudukan Akal dalam al-Qur’an dan al-Hadis. Mumtaz: Jurnal Studi Al-Qur’an Dan Keislaman, 1(1). https://doi.org/10.36671/mumtaz.v1i1.2
    Rusli, M. (2019). Pengetahuan Ontology ScienceLandasan Ontologi Ilmu. Jurnal Tarbaw, 4(1).
    Sabara. (2018). Polemik Akal dan Wahyu dalam Lanskap Pemikiran Islam (Antara Rasionalisme vis a vis Fideisme). Aqidah-Ta: Jurnal Ilmu Aqidah, 1(1).
    Saleh, R., & Suyadi, S. (2023). Konsep Hierarki Akal Al-Farabi dalam Perspektif Neurosains: Relevansinya dalam Pendidikan Islam. Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial Dan Sains, 12(1). https://doi.org/10.19109/intelektualita.v12i1.16173
    Sandimula, N. S. (2019). KONSEP EPISTEMOLOGI AKAL DALAM PERSPEKTIF ISLAM. Potret Pemikiran, 23(1). https://doi.org/10.30984/pp.v23i1.970
    Shihab, M. Q. (2005). Logika Agama: Kedudukan Wahyu & Batas-Batas Akal dalam Islam. Jurnal Ilmiah Syi’ar, 17.
    Sutrisna, E., & Suyadi, S. (2022). AKAL BERTINGKAT DALAM PERSPEKTIF IBNU SINA, ALQURAN, DAN NEUROSAINS SERTA RELEVANSINYA DENGAN PENDIDIKAN ISLAM. PARAMUROBI: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM, 5(2). https://doi.org/10.32699/paramurobi.v5i2.3434
    Suwari, S., & Pradesa, D. (2023). Rasionalitas Islam dalam Dakwah: Perspektif Normatif dan Historis. INTELEKSIA: Jurnal Pengembangan Ilmu Dakwah, 5(2). https://doi.org/10.55372/inteleksiajpid.v5i2.277
    Syarifah, S. (2019). Konsep Kecerdasan Majemuk Howard Gardner. SUSTAINABLE: Jurnal Kajian Mutu Pendidikan, 2(2). https://doi.org/10.32923/kjmp.v2i2.987
    Tajulashikin Jumahat, & Nor Faizah Abdullah. (2014). Perbandingan Konsep Kecerdasan Spiritual Dari Perspektif Islam Dan Barat : Satu Penilaian Semula. Proceeding of the International Conference on Arabic Studies and Islamic Civilization ICasic, 2014(March).
    Talibo, I. (2018). Membangun Kecerdasan Emosional Dalam Prespektif Pendidikan Islam. Jurnal Pendidikan Islam Iqra’, 2(2). https://doi.org/10.30984/jpii.v2i2.542
    Yanti, D. (2017). Konsep Akal dalam Perspektif Harun Nasution. INTELEKTUALITA, 6(1). https://doi.org/10.19109/intelektualita.v6i1.1300