Main Article Content
Abstract
This study aims to describe and analyze the harmonization of religious life in Bulurejo Village, Banyuwangi Regency, as an example of a multicultural community's success in building harmony. Bulurejo is a village with religious diversity consisting of Islam, Christianity, and Hinduism, but it is still able to maintain social stability through daily interactions, local traditions, and cultural wisdom values. This study uses a qualitative approach through observation, in-depth interviews with religious and community leaders, and documentation studies. The results show that harmony is created through social interactions such as mutual assistance, rewang, and interfaith participation in social and religious activities. In addition, the traditions of Suroan and Bersih Desa serve as neutral cultural media that bring all residents together in a form of collective gratitude while strengthening social solidarity. Internal flexibility among congregations in five different churches also demonstrates a high level of tolerance in religious life. Based on Herbert Blumer's symbolic interaction theory, harmony in Bulurejo is formed through a process of meaning creation, repeated interaction, and positive interpretation of social symbols. This study confirms that harmony in Bulurejo is not only formal in nature but grows from social and cultural practices that continue to be maintained as important capital in strengthening Indonesia's diversity.
Keywords
Article Details
References
- [1] Tohari, A. "Wujud Toleransi Beragama Dusun Kutorejo Kecamatan Tegaldlimo Banyuwangi." TOLERANSI: Media Ilmiah Komunikasi Umat Beragama 16, no. 1 (2024): 22–31.
[2] Hakim, Mohammad Azmi. "Tradisi Grebeg Suro Dalam Perspektif Sejarah Sosial di Dusun Pekulo Desa Kepindungan Kecamatan Srono Kabupaten Banyuwangi Pada Tahun 2000-2014." Skripsi, Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember, 2023.
[3] Harjianto, Intan Daurotus M., dan Bayu Indra Permana. "Kehidupan Masyarakat Multi Agama Desa Bulurejo Purwoharjo Banyuwangi dalam Membangun Kerukunan Hidup Antar Umat Beragama." Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi 20, no. 1 (Februari 2020): 168–173.
[4] Maulana, Ahmad, Warih Indriyanti, Ratih Purnamasari, dan Anggar Kaswati. "Interaksi Sosial dan Toleransi Umat Beragama di Jawa Timur." Jurnal Sosiologi dan Agama 14, no. 2 (2025): 250–263.
[5] Maulana, Ahmad, Warih Indriyanti, Ratih Purnamasari, dan Anggar Kaswati. "Interaksi Sosial dan Toleransi Umat Beragama di Jawa Timur." Jurnal Sosiologi dan Agama 14, no. 2 (2025): 250–263.
[6] Ramadhani, Oktavia Tia, dan Agus Machfud Fauzi. "Interaksi Sosial dan Menjaga Toleransi Antar Umat Beragama di Kampung Pancasila, Desa Purwoharjo, Banyuwangi." Al-Ijtimaiyya: Journal of Islamic Social Sciences 8, no. 1 (2023): 56–68. Parepare: State Islamic University of Parepare.
[7] Rahmawati, Evi. "Peran Dialog Lintas Agama dalam Memperkuat Toleransi Beragama di Indonesia." Jurnal Sosial Humaniora 17, no. 3 (2022): 133–148.
[8] Nisvilyah, Lailatul. "Toleransi antarumat beragama dalam memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa (studi kasus umat Islam dan Kristen Dusun Segaran Kecamatan Dlanggu Kabupaten Mojokerto)." Kajian Moral dan Kewarganegaraan 1, no. 1 (2013): 382–396.
[9] Fitriyah, Idza Faza. "Harmoni Sosial Keagamaan pada Masyarakat Plural di Dusun Jepit Banyuwangi." Skripsi Sarjana, Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya, 2019.
References
[2] Hakim, Mohammad Azmi. "Tradisi Grebeg Suro Dalam Perspektif Sejarah Sosial di Dusun Pekulo Desa Kepindungan Kecamatan Srono Kabupaten Banyuwangi Pada Tahun 2000-2014." Skripsi, Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember, 2023.
[3] Harjianto, Intan Daurotus M., dan Bayu Indra Permana. "Kehidupan Masyarakat Multi Agama Desa Bulurejo Purwoharjo Banyuwangi dalam Membangun Kerukunan Hidup Antar Umat Beragama." Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi 20, no. 1 (Februari 2020): 168–173.
[4] Maulana, Ahmad, Warih Indriyanti, Ratih Purnamasari, dan Anggar Kaswati. "Interaksi Sosial dan Toleransi Umat Beragama di Jawa Timur." Jurnal Sosiologi dan Agama 14, no. 2 (2025): 250–263.
[5] Maulana, Ahmad, Warih Indriyanti, Ratih Purnamasari, dan Anggar Kaswati. "Interaksi Sosial dan Toleransi Umat Beragama di Jawa Timur." Jurnal Sosiologi dan Agama 14, no. 2 (2025): 250–263.
[6] Ramadhani, Oktavia Tia, dan Agus Machfud Fauzi. "Interaksi Sosial dan Menjaga Toleransi Antar Umat Beragama di Kampung Pancasila, Desa Purwoharjo, Banyuwangi." Al-Ijtimaiyya: Journal of Islamic Social Sciences 8, no. 1 (2023): 56–68. Parepare: State Islamic University of Parepare.
[7] Rahmawati, Evi. "Peran Dialog Lintas Agama dalam Memperkuat Toleransi Beragama di Indonesia." Jurnal Sosial Humaniora 17, no. 3 (2022): 133–148.
[8] Nisvilyah, Lailatul. "Toleransi antarumat beragama dalam memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa (studi kasus umat Islam dan Kristen Dusun Segaran Kecamatan Dlanggu Kabupaten Mojokerto)." Kajian Moral dan Kewarganegaraan 1, no. 1 (2013): 382–396.
[9] Fitriyah, Idza Faza. "Harmoni Sosial Keagamaan pada Masyarakat Plural di Dusun Jepit Banyuwangi." Skripsi Sarjana, Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya, 2019.
