Isi Artikel Utama
Abstrak
Isu intoleransi agama menjadi salah satu tantangan dalam kehidupan masyarakat Indonesia saat ini yang didasari keberagaman baik ditinjau dari segi agama, ras, budaya, bahasa. Tentu dalam perbedaan mempunyai sisi pandang yang berbeda pula. Apalagi sebagai mahasiswa yang dibekali ilmu pengetahuan tentunya mempunyai daya kritis untuk mengemukakan suatu presepsi atau pandangan kepada orang lain. Mahasiswa diharapkan menjadi sarana strategis untuk menginternalisasi nilai-nilai moderasi beragama dalam membangun toleransi. Penelitian ini, mendiskusikan bagaimana pemahaman moderasi beragama dan sikap mahasiswa terhadap intoleransi. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif yaitu penelitan yang mendeskrisikan hasil wawancara dilapangan. Peneliti mengambil data dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun teori yang digunakan yaitu teori pluralisme agama yang dimana paham yang di ajarkan bahwa semua agama memiliki kebenaran yang relatif. Sedangkan teori multikulturalisme memberikan pemahaman tentang keragaman budaya, etnis maupun agama. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa mahasiswa sosiologi agama telah memahami tentang moderasi beragama dalam ruang lingkup kampus dan ruang lingkup masyarakat. Mereka umumnya menolak segala bentuk tindakan intoleransi sosial yang merugikan individu ataupun kelompok-kelompok dengan mengatasnamakan agama. Penelitian ini dapat berfungsi sebagai pembanding terhadap fenomena dan isu-isu intoleransi pada perguruan tinggi keagamaan Islam saat ini.
Kata Kunci
Rincian Artikel
Referensi
- Aripudin, Acep, “Sosiologi Dakwah” Bandung: Rosda Karya, 2013.
- A’la Abd, dkk, “Nilai-nilai Pluralism Dalam Islam” Bandung: Nuansa, 2005.
- Ahmad Haidlor Ali dan M. Taufik Hidayatulloh, “Relasi Antar Umat Beragama di Berbagai Daerah” Jakarta: Puslitbang Kehidupan Keagamaan Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI, 2016
- Amin Abd Rauf Muhammad, Prinsip dan Fenomena Moderasi Islam dalam Tradisi hukum Islam Makassar: Skripsi Sarjana Universitas Islam Negeri Alauddin.
- Andi Azhari dan Ezi Fadilla, Menyikapi Pluralisme Agama Perspektif AlQur’an’, Jurnal: Esensia, 17.1 2016.
- Angwarmase Aris, “Mencari Landasan Pluralisme Belajar Pada Nurcholis Madjid” Yogyakarta: Interfidei, 2009.
- Arif Khairan Muhammad, Islam Moderasi: Tela’ah Komprehensif Pemikiran Wasathiyyah Islam, pespektif Al-Qur’an dan As Sunnah Menuju Islam Rahmatan Li Al-Alamin, Jakarta: Pustaka Ikadi, 2020.
- Azra Azyumardi, Moderasi Islam Di Indonesia Dari Ajaran, Ibadah, hingga Prilaku Jakarta: Kencana, 2020.
- Bashori Ahmad Dumyathi, ‘Konsep Moderat Yusuf Qardhawi: Tolak Ukur Moderasi dan Pemahaman Terhadap Nash’, Jurnal: Penelitian dan Kajian Keagamaan, 36.1 (2013).
- Bawono Yusuf Pandam, ‘Djohan Effendi, Ahmadiyah dan Pluralisme dalam Buku Pesan-pesan Al-Quran’, Jurnal: An-nida, 43.2 (2019).
- Bayhaqi Adnan, “Ummatan Wasathan Dalam Tafsir Al-Misbah: Penafsir M. Quraish Shihab Terhadap Surah Al-Baqarah ayat 143” Ushuly: Jurnal Ilmu Ushuluddin, Vol. 1, No. 1, (2022).
- Departemen Agama RI, “Al-Qur’an Dan Terjemahnya” Surabaya: Fajar Mulya, 2019 Juz 1.
- Dodi Limas, ‘Persoalan Kehidupan Kontemporer: Menggagas Kajian Sachedina Tentang Theologi Pluralisme’, Jurnal: Empirisma, 26.1 (2017).
- Effendi Djohan “Pluralisme dan Kebebasan Beragama” Yogyakarta: Interfidei, 2015.
- El FadKhaled Abou l, ‘Moderat dan Puritan dalam Pemikiran’, Jurnal Studi Agama dan Pemikiran Islam, 11.1 (2013).
- El Fadl Khaled Abou, “Selamatkan Islam dari Muslim Puritan” Jakarta: Serambi, 2006.
- Fahri Mohamad dkk, ‘Moderasi Beragama di Indonesia’, Jurnal: Intizar, 25.2 (2019)
- Middya Boty, ‘Masyarakat Multikultural, Jurna: Studi Agama, 1.2 (2017).
- Fathorrahman, ‘Fikih Pluralisme dalam Perspektif Ulama NU’, Jurnal: Ilmu Syari’ah dan Hukum 49:1 (2015).
- Fitriani, Mahasiswi Semester 6, Program Studi Sosiologi Agama, Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah, Wawancara di IAIN Parepare tanggal 13 Juli 2022.
- Halimah Siti, ‘Memangkas Paham Intoleran Dan Radikalisme Melalui Pembelajaran Agama Islam Yang Bervisi Rahmatan Lil Alamin’, Jurnal: Al-Makrifat, 3.2 (2018).
- Hannani, Hj. ST. Aminah, Firman, “Membendung Faham Radikalisme Keagamaan: Respons dan Metode Dakwah Anregurutta se-Ajatappareng Sulawesi Selatan” Jakarta: Orbit Publishing, 2019.
- Hardani dkk, “Metode Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif “ Yogyakarta: CV. Pustaka Ilmu, 2020.
- Hardianti St., “Peran Tokoh Agama Dalam Penanaman Sikap moderasi Beragama Pada Generasi Milenial di Borong Kapala Kab. Bantaeng” Makassar: Skripsi Sarjana; Fakultas Ushuluddin dan Filsafat UIN Alauddin, 2021.
- Hiqmatunnisa Harin dan Ashif Az-Zafi, ‘Penerapan Nilai-nilai Moderasi Islam dalam Pembelajaran Fiqih Di PTKIN menggunakan Konsep Problem Based Learn’, Jurnal: JIPIS 29.1 (2020).
- https://www.pressreader.com/indonesia/jawa-pos/20171027/281590945816030. Diakses pada tanggal 23 November 2017.
- https://www.iainpare.ac.id/gelar-sekolah-moderasi-mahad-al-jamiah-hadirkan-pemateri-handal/. Diakses pada tanggal 15 Desember 2021.
- https://parepos.fajar.co.id/2022/07/memandang-kalimatun-sawa-di-era-metaverse-fuad-iain-parepare-gelar-seminar-nasional/
- Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Kementerian Pendidikan Dan Budaya, (2016).
- Kasrian Moh, “Metode Penelitian Kualitatif Cet.II” UIN Maliki Press, 2010.
- Kementrian Agama RI, “Moderasi Beragama” Jakarta : Badan Litbang dan Diklat kementrian agama RI, 2019.
- Kolis Nur, ‘Moderasi Sufistik atas Pluralitas Agama’, Jurnal:Pemikiran Keislaman dan Kemanusian, 1.2 (2017).
- Lesmana Robby Putra Dwi, ‘Fanatisme Agama Dan Intoleransi Pada Pengguna Media Sosial’, Jurnal: Penelitian Psikologi 9.3 (2020).
- Mahyuddin dkk, ‘Peran Strategis IAIN Ambon dan IAKN Ambon Dalam Merawat Toleransi Sosial dan Moderasi Beragama di Ambon Maluku’, Jurnal: Kuriositas IAIN Parepare, 13.1 (2020).
- Murtadlo Muhammad, “Menakar Moderasi Beragama di Perguruan Tinggi” Jakarta: Badan Litbang dan Diklat Kemenag RI, 2019.
- Nashir Haedar, “Islam Syariat: Reproduksi Salafiyah Ideologis di Indonesia”, (Bandung: Mizan-MAARIF Institute, 2013).
- Nugrahani Farida, “Metode Penelitian Kualitatif dalam Penelitian Pendidikan Bahasa” Yogyakarta: Pilar Media, 2014.
- Nugroho ST., ”Multikulturalisme”, Jakarta: PT. Indeks , 2009.
- Nurhidin Edi, ‘Strategi Implementasi Moderasi Beragama M. Quraish Shihab Dalam Pengembangan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam’, Kuttab: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam, 5.2 (2021).
- Osman Muhammad Fathi, Islam Pluralisme dan Toleransi Keagamaan, Jakarta selatan: PSIK Universitas Paramadina, 2006.
- PriyantoWidodo ro dan Karnawati, ‘Moderasi Agama dan Pemahaman Radikalisme Agama Kristen’, Jurnal: Teologi dan Pendidikan Agama Kristen, 15.2 (2019).
- Purwanto Yedi ‘Internalisasi Nilai Moderasi Melalui Pendidikan Agama Islam Di Perguruan Tinggi Umum.’ EDUKASI: Jurnal Penelitian Pendidikan Agama dan Keagamaan. 1.2 (2019).
- Rencana strategis FUAD IAIN Parepare. Parepare: 2022.
- Rengganiasih, Wilis, Tantangan Dan Prospek Pluralisme Dalam Masyarakat Buddhis.”dalam Pluralisme Agama Di Indonesia: Harapan Untuk Perdamaian Dan Keutuhan Ciptaan Di Indonesia, ed. Mety Herry & Anwar Khairul. Yogyakarta: Institut Dian/Interfidei, 2009.
- Rijal Muhammad Khairul dkk, ‘Potret Moderasi Beragama di Kalangan Mahasiswa’, Pusaka: Jurnal Khazanah Keagamaan, 10.1 (2022).
- Rosidi Achmad, ‘Integrasi Sosial Umat Beragama dalam Penyelesaian Konflik Bernuansa Agama di Kecamatan Kepil Wonosobo’, Jurnal: Multikultural dan Multireligius 15.3 (2016).
- Rosyid Halimur, dkk, ‘Intoleransi, Radikalisme Dan Terorise Di Lamongan’, Jurnal: Polinter Prodi Ilmu Politik FISIP UTA’45 Jakarta, 4:1 (2018).
- Sachedina Abdul Aziz, “The Islamic Roots of Democratic Pluralism”, Terj. Satrio Wahono, Beda Tapi Setara Jakarta: serambi Ilmu Semesta, 2004.
- Saifuddin, ‘Radikalisme di Kalangan Mahasiswa (Sebuah Metamorfosa Baru)’ Analisis, 11.1 (2011).
- Salim dan Syahrum, “Metode Penelitian Kualitatif Konsep dan Aplikasi dalam Ilmu Sosial, Keagamaan dan Pendidikan” Bandung: Citapustaka Media, 2012.
- Selvia Sasmi dkk, ‘Tingkat Pemahaman Mahasiswa Pendidikan Agama Islam di Perguruan Tinggi Umum dan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri terhadap Konsep Moderasi Beragama’ Jurnal:Intizar, 28.1 (2022).
- Setiadi Elly M. & Usman Kolip, “Pengantar Sosiologi: Pemahaman Fakta dan Gejala permasalahan Sosial Teori Aplikasi dan Pemecahannya” Jakarta: Kencana, 2011.
- Shihab M. Quraish, “Wawasan Al-Qur’an; Tafsir Maudhu’i atas Pelbagai Persoalan Umat”, Bandung: Mizan, 2017.
- Shofan Moh., “Pluralisme Menyelamatkan Agam-agama” Yogyakarta: Samudra Biru, 2011.
- Sidiq Umar dkk, “Metode Penelitian Kualitatif di Bidang Pendidikan” Ponorogo: CV. Nata Karya, 2019.
- Siyoto Sandu dan Ali Sodik, “Dasar Metodologi Penelitian” Yogyakarta: Literasi Media Publishing, 2015.
- Sugiharto Bambang, Kebudayaan dan Kondisi Post-Tradisi: Kajian Filosofis atas Permasalahan Budaya Abad ke-21 Yogyakarta: Kanisius, 2019.
- Suharto Babun, “Moderasi Beragama Dari Indonesia Untuk Dunia” Yogyakarta: LKIS, 2019.
- Suharto Toto, ‘Indonesianisasi Islam: Penguatan Islam Moderat dalam Lembaga Pendidikan Islam di Indonesia, Al-Tahrir’, Jurnal: Pemikiran Islam, 17.1 (2017).
- Sumarto dan Emmi Kholilah Harahap, ‘Mengembangkan Moderasi Pendidikan Islam Melalui Peran Pengelolaan Pondok Pesantren, Riayah: Jurnal Sosial dan Keagamaan, 4.1 (2019).
Referensi
Aripudin, Acep, “Sosiologi Dakwah” Bandung: Rosda Karya, 2013.
A’la Abd, dkk, “Nilai-nilai Pluralism Dalam Islam” Bandung: Nuansa, 2005.
Ahmad Haidlor Ali dan M. Taufik Hidayatulloh, “Relasi Antar Umat Beragama di Berbagai Daerah” Jakarta: Puslitbang Kehidupan Keagamaan Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI, 2016
Amin Abd Rauf Muhammad, Prinsip dan Fenomena Moderasi Islam dalam Tradisi hukum Islam Makassar: Skripsi Sarjana Universitas Islam Negeri Alauddin.
Andi Azhari dan Ezi Fadilla, Menyikapi Pluralisme Agama Perspektif AlQur’an’, Jurnal: Esensia, 17.1 2016.
Angwarmase Aris, “Mencari Landasan Pluralisme Belajar Pada Nurcholis Madjid” Yogyakarta: Interfidei, 2009.
Arif Khairan Muhammad, Islam Moderasi: Tela’ah Komprehensif Pemikiran Wasathiyyah Islam, pespektif Al-Qur’an dan As Sunnah Menuju Islam Rahmatan Li Al-Alamin, Jakarta: Pustaka Ikadi, 2020.
Azra Azyumardi, Moderasi Islam Di Indonesia Dari Ajaran, Ibadah, hingga Prilaku Jakarta: Kencana, 2020.
Bashori Ahmad Dumyathi, ‘Konsep Moderat Yusuf Qardhawi: Tolak Ukur Moderasi dan Pemahaman Terhadap Nash’, Jurnal: Penelitian dan Kajian Keagamaan, 36.1 (2013).
Bawono Yusuf Pandam, ‘Djohan Effendi, Ahmadiyah dan Pluralisme dalam Buku Pesan-pesan Al-Quran’, Jurnal: An-nida, 43.2 (2019).
Bayhaqi Adnan, “Ummatan Wasathan Dalam Tafsir Al-Misbah: Penafsir M. Quraish Shihab Terhadap Surah Al-Baqarah ayat 143” Ushuly: Jurnal Ilmu Ushuluddin, Vol. 1, No. 1, (2022).
Departemen Agama RI, “Al-Qur’an Dan Terjemahnya” Surabaya: Fajar Mulya, 2019 Juz 1.
Dodi Limas, ‘Persoalan Kehidupan Kontemporer: Menggagas Kajian Sachedina Tentang Theologi Pluralisme’, Jurnal: Empirisma, 26.1 (2017).
Effendi Djohan “Pluralisme dan Kebebasan Beragama” Yogyakarta: Interfidei, 2015.
El FadKhaled Abou l, ‘Moderat dan Puritan dalam Pemikiran’, Jurnal Studi Agama dan Pemikiran Islam, 11.1 (2013).
El Fadl Khaled Abou, “Selamatkan Islam dari Muslim Puritan” Jakarta: Serambi, 2006.
Fahri Mohamad dkk, ‘Moderasi Beragama di Indonesia’, Jurnal: Intizar, 25.2 (2019)
Middya Boty, ‘Masyarakat Multikultural, Jurna: Studi Agama, 1.2 (2017).
Fathorrahman, ‘Fikih Pluralisme dalam Perspektif Ulama NU’, Jurnal: Ilmu Syari’ah dan Hukum 49:1 (2015).
Fitriani, Mahasiswi Semester 6, Program Studi Sosiologi Agama, Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah, Wawancara di IAIN Parepare tanggal 13 Juli 2022.
Halimah Siti, ‘Memangkas Paham Intoleran Dan Radikalisme Melalui Pembelajaran Agama Islam Yang Bervisi Rahmatan Lil Alamin’, Jurnal: Al-Makrifat, 3.2 (2018).
Hannani, Hj. ST. Aminah, Firman, “Membendung Faham Radikalisme Keagamaan: Respons dan Metode Dakwah Anregurutta se-Ajatappareng Sulawesi Selatan” Jakarta: Orbit Publishing, 2019.
Hardani dkk, “Metode Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif “ Yogyakarta: CV. Pustaka Ilmu, 2020.
Hardianti St., “Peran Tokoh Agama Dalam Penanaman Sikap moderasi Beragama Pada Generasi Milenial di Borong Kapala Kab. Bantaeng” Makassar: Skripsi Sarjana; Fakultas Ushuluddin dan Filsafat UIN Alauddin, 2021.
Hiqmatunnisa Harin dan Ashif Az-Zafi, ‘Penerapan Nilai-nilai Moderasi Islam dalam Pembelajaran Fiqih Di PTKIN menggunakan Konsep Problem Based Learn’, Jurnal: JIPIS 29.1 (2020).
https://www.pressreader.com/indonesia/jawa-pos/20171027/281590945816030. Diakses pada tanggal 23 November 2017.
https://www.iainpare.ac.id/gelar-sekolah-moderasi-mahad-al-jamiah-hadirkan-pemateri-handal/. Diakses pada tanggal 15 Desember 2021.
Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Kementerian Pendidikan Dan Budaya, (2016).
Kasrian Moh, “Metode Penelitian Kualitatif Cet.II” UIN Maliki Press, 2010.
Kementrian Agama RI, “Moderasi Beragama” Jakarta : Badan Litbang dan Diklat kementrian agama RI, 2019.
Kolis Nur, ‘Moderasi Sufistik atas Pluralitas Agama’, Jurnal:Pemikiran Keislaman dan Kemanusian, 1.2 (2017).
Lesmana Robby Putra Dwi, ‘Fanatisme Agama Dan Intoleransi Pada Pengguna Media Sosial’, Jurnal: Penelitian Psikologi 9.3 (2020).
Mahyuddin dkk, ‘Peran Strategis IAIN Ambon dan IAKN Ambon Dalam Merawat Toleransi Sosial dan Moderasi Beragama di Ambon Maluku’, Jurnal: Kuriositas IAIN Parepare, 13.1 (2020).
Murtadlo Muhammad, “Menakar Moderasi Beragama di Perguruan Tinggi” Jakarta: Badan Litbang dan Diklat Kemenag RI, 2019.
Nashir Haedar, “Islam Syariat: Reproduksi Salafiyah Ideologis di Indonesia”, (Bandung: Mizan-MAARIF Institute, 2013).
Nugrahani Farida, “Metode Penelitian Kualitatif dalam Penelitian Pendidikan Bahasa” Yogyakarta: Pilar Media, 2014.
Nugroho ST., ”Multikulturalisme”, Jakarta: PT. Indeks , 2009.
Nurhidin Edi, ‘Strategi Implementasi Moderasi Beragama M. Quraish Shihab Dalam Pengembangan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam’, Kuttab: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam, 5.2 (2021).
Osman Muhammad Fathi, Islam Pluralisme dan Toleransi Keagamaan, Jakarta selatan: PSIK Universitas Paramadina, 2006.
PriyantoWidodo ro dan Karnawati, ‘Moderasi Agama dan Pemahaman Radikalisme Agama Kristen’, Jurnal: Teologi dan Pendidikan Agama Kristen, 15.2 (2019).
Purwanto Yedi ‘Internalisasi Nilai Moderasi Melalui Pendidikan Agama Islam Di Perguruan Tinggi Umum.’ EDUKASI: Jurnal Penelitian Pendidikan Agama dan Keagamaan. 1.2 (2019).
Rencana strategis FUAD IAIN Parepare. Parepare: 2022.
Rengganiasih, Wilis, Tantangan Dan Prospek Pluralisme Dalam Masyarakat Buddhis.”dalam Pluralisme Agama Di Indonesia: Harapan Untuk Perdamaian Dan Keutuhan Ciptaan Di Indonesia, ed. Mety Herry & Anwar Khairul. Yogyakarta: Institut Dian/Interfidei, 2009.
Rijal Muhammad Khairul dkk, ‘Potret Moderasi Beragama di Kalangan Mahasiswa’, Pusaka: Jurnal Khazanah Keagamaan, 10.1 (2022).
Rosidi Achmad, ‘Integrasi Sosial Umat Beragama dalam Penyelesaian Konflik Bernuansa Agama di Kecamatan Kepil Wonosobo’, Jurnal: Multikultural dan Multireligius 15.3 (2016).
Rosyid Halimur, dkk, ‘Intoleransi, Radikalisme Dan Terorise Di Lamongan’, Jurnal: Polinter Prodi Ilmu Politik FISIP UTA’45 Jakarta, 4:1 (2018).
Sachedina Abdul Aziz, “The Islamic Roots of Democratic Pluralism”, Terj. Satrio Wahono, Beda Tapi Setara Jakarta: serambi Ilmu Semesta, 2004.
Saifuddin, ‘Radikalisme di Kalangan Mahasiswa (Sebuah Metamorfosa Baru)’ Analisis, 11.1 (2011).
Salim dan Syahrum, “Metode Penelitian Kualitatif Konsep dan Aplikasi dalam Ilmu Sosial, Keagamaan dan Pendidikan” Bandung: Citapustaka Media, 2012.
Selvia Sasmi dkk, ‘Tingkat Pemahaman Mahasiswa Pendidikan Agama Islam di Perguruan Tinggi Umum dan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri terhadap Konsep Moderasi Beragama’ Jurnal:Intizar, 28.1 (2022).
Setiadi Elly M. & Usman Kolip, “Pengantar Sosiologi: Pemahaman Fakta dan Gejala permasalahan Sosial Teori Aplikasi dan Pemecahannya” Jakarta: Kencana, 2011.
Shihab M. Quraish, “Wawasan Al-Qur’an; Tafsir Maudhu’i atas Pelbagai Persoalan Umat”, Bandung: Mizan, 2017.
Shofan Moh., “Pluralisme Menyelamatkan Agam-agama” Yogyakarta: Samudra Biru, 2011.
Sidiq Umar dkk, “Metode Penelitian Kualitatif di Bidang Pendidikan” Ponorogo: CV. Nata Karya, 2019.
Siyoto Sandu dan Ali Sodik, “Dasar Metodologi Penelitian” Yogyakarta: Literasi Media Publishing, 2015.
Sugiharto Bambang, Kebudayaan dan Kondisi Post-Tradisi: Kajian Filosofis atas Permasalahan Budaya Abad ke-21 Yogyakarta: Kanisius, 2019.
Suharto Babun, “Moderasi Beragama Dari Indonesia Untuk Dunia” Yogyakarta: LKIS, 2019.
Suharto Toto, ‘Indonesianisasi Islam: Penguatan Islam Moderat dalam Lembaga Pendidikan Islam di Indonesia, Al-Tahrir’, Jurnal: Pemikiran Islam, 17.1 (2017).
Sumarto dan Emmi Kholilah Harahap, ‘Mengembangkan Moderasi Pendidikan Islam Melalui Peran Pengelolaan Pondok Pesantren, Riayah: Jurnal Sosial dan Keagamaan, 4.1 (2019).
