Isi Artikel Utama
Abstrak
Diskriminasi merupakan suatu perilaku yang sangat tidak adil dan tidak serata dengan yang dilakukan dalam membedakan individu atau kelompok, berdasarkan sesuatu, biasanya bersifat kategorikal atau khusus seperti, ras , suku, kelas- kelas sosial bahkan agama. Seiring berkembangnya zaman , perkembangan- perkembangn di berbagai belahan dunia semakin canggih, terkhusus di Indonesia sendiri, berbagai kemajuan yang kini telah menngkat. Perkembangan di era digital merupakan salah satu kemajuan yang sudah berkembang pesat di Indonesia. Dalam perkembangan dewasa ini kini menyebar menjadi adiktif terhadap media sosial. Di Indonesia sendiri sudah banyak bahkan berjuta-juta masyarakat menggunakan media sosial sebagai tempat menyebar informasi bahkan bisa digunakan untuk mendapatkan informasi baru dari berbagai kahalayak yang telah dibagikan oleh masyarakat. Di Indonesia sendiri terdapat berbagai keragaman sehingga Indonesia dijuluki sebagai Negara yang multicultural, keragaman yang dimaksud seperti keragaman suku, ras, adat istiadat, budaya dan keagamaan. Degan adanya perbedaan tersebut bukan tidak akan memicu adanya konflik bahkan diskriminasi terhadap kelompok tertentu, dengan adanya perbedaa tersebutlah yang memicu terjadinya diskriminasi sebab setiap orang berbeda-beda dalam memahami sesuatu hal sehingga hal tersebut menjadi besar . Hal ini dikarenakan sampai saat ini masih banyak terjadi kekerasan maupun diskiriminasi terhadap kelompok tertentu dalam masyarakat,hal inilah yang akan menimbulkan konfik sosial yang akan semakin akut dalam krisis multidimensi yang terjadi di Indonesia.Apalgi dalam masyarakat digital dimana mereka menggunakan alat media digital untuk mecari nformasi dan bahkan menggunakan media digital tersebut sebagai alat untuk melakukan diskrimiasi terhadap kelompok masyarakat tersebut.
Kata Kunci
Rincian Artikel
Referensi
- Annazili, ‘Relasi Antara Agama Dan Media Baru’, 18.2 (2018).
- Asir, Ahmad, ‘Agama Dan Fungsinya Dalam Kehidupan Umat Manusia’, Al-Ulum : Jurnal Penelitian Dan Pemikiran Keislaman, 1.1 (2014), 57–58 <http://journal.uim.ac.id/index.php/alulum/article/view/234>
- Fulhoni, Aminah, Sihombing, Memahami Diskriminasi, 2009
- Irwan Abdullah, Ibnu Mujib, Muhammad Iqbal Ahnaf, Agama Dan Kearifan Local Dalam Tantangan Global (Sekolah Pascasarjana UGM, 2008)
- Khodijah, Siti, Nurul Aula, Uin Sunan, and Kalijaga Yogyakarta, ‘Potret Diskriminasi Terhadap Kelompok Minoritas Ahmadiyah Di Media Online’,17.02 (2021), 1412–2634<https://doi.org/10.14421/rejusta.2021-1702-01>
- Kuncoro, Joko, ‘Prasangka Dan Diskriminasi’, Proyeksi, 2.2 (1970), 1 <https://doi.org/10.30659/p.2.2.1-16>
- Lowie, Robert, The History of Ethnological Theory (Now York)
- Ma’ruf Amin Dalam Wawancara Khusus Dengan BBC Indonesia Di Kantor Pusat MUI, Jakarta.
- Monto Bauto, Laode, ‘Perspektif Agama Dan Kebudayaan Dalam Kehidupan Masyarakat Indonesia’, Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial, 23.2 (2014).
- Mubarrak, Husni, and Intan Dewi Kumala, ‘Diskriminasi Terhadap Agama Minoritas: Studi Kasus Di Banda Aceh’, Seurune : Jurnal Psikologi Unsyiah, 3.2 (2020), 42–60 <https://doi.org/10.24815/s-jpu.v3i2.17553>
- Mubit, Rizal, ‘Peran Agama Dalam Multikulturalisme Masyarakat Indonesia’, Epistemé: Jurnal Pengembangan Ilmu Keislaman, 11.1 (2016), 163–84 <https://doi.org/10.21274/epis.2016.11.1.163-184>
- Noor, Triana Rosalina, ‘Menepis Prasangka Dan Diskriminasi Dalam Perilaku Beragama Untuk Masa Depan Multikulturalisme Di Indonesia’, Fikri : Jurnal Kajian Agama, Sosial Dan Budaya, 2020, 210–22 <https://doi.org/10.25217/jf.v5i2.1058>
- Peursen, C.A. Van, Strategi Kebudayaan (Yogyakarta: Kanisius, 1988)
- Piliang, Yasraf Amir, ‘MASYARAKAT INFORMASI DAN DIGITAL: Teknologi Informasi Dan Perubahan Sosial’, Jurnal Sosioteknologi, 11.27 (2012).
- Putra, Ahmad, ‘Konsep Agama Dalam Konsep Max Weber’, Al-Adyan : Journal of Religious Studies, 1.1 (2020),
- Rantona, Husna, ‘Ketika Agama Dan Masyarakat Digital Menjadi Senjata Baru Propoganda Politik’, Jurnal Sosiologi Agama
- Rumagit, Stev Koresy, ‘Kekerasan Dan Diskriminasi Antar Umat Beragama Di Indonesia’, 2, 2013
- Sabandiah, Raithah Noor, ‘Diskriminasi Terhadap Agama Tradisional Masyarakat Hukum Adat Cigugur’, 18.740 (2018), 335–52
- Shihab, M. Quraisih, Membumikan Al - Qur’an : Fungsi Dan Peran Wahyu Dalam Kehidupan Masyarakat (Bandung: Mizan, 2007)
- Syachrofi, M, ‘Hadis-Hadis Diskriminasi Agama Dan Implikasinya Terhadap Kerukunan Umat Beragama (Kajian Hermeneutika Hadis’, 2019
- Syachrofi, Muhammad, ‘Islam, HAM, Dan Diskriminasi: Reinterpretasi Hadis-Hadis Kepemimpinan Secara Kontekstual’, El-Afkar: Jurnal Pemikiran Keislaman Dan Tafsir Hadis, 10.1 (2021), 22 <https://doi.org/10.29300/jpkth.v10i1.3998>
- Thomas Ardian Siregar ( Komenko PMK) Saat Mengisi Acara Tokoh Agama Dan Masyarakat/ Adat Sebagai Agen Moderasi Beragama.
- Wahyuni, Dwi, ‘Agama Sebagai Media Dan Media Sebagai Agama’, Jurnal Ilmu Agama: Mengkaji Doktrin, Pemikiran, Dan Fenomena Agama, 18.2 (2017), 83–91 <https://doi.org/10.19109/jia.v18i2.2368>
- Wakil Persiden RI, Maruf Amin Menyatakan Bahwa Gama Yang Ada Di Indonesia Mengajarkan Kebaikan Untuk Sesama Manusia Dan Lingkungannya
Referensi
Annazili, ‘Relasi Antara Agama Dan Media Baru’, 18.2 (2018).
Asir, Ahmad, ‘Agama Dan Fungsinya Dalam Kehidupan Umat Manusia’, Al-Ulum : Jurnal Penelitian Dan Pemikiran Keislaman, 1.1 (2014), 57–58 <http://journal.uim.ac.id/index.php/alulum/article/view/234>
Fulhoni, Aminah, Sihombing, Memahami Diskriminasi, 2009
Irwan Abdullah, Ibnu Mujib, Muhammad Iqbal Ahnaf, Agama Dan Kearifan Local Dalam Tantangan Global (Sekolah Pascasarjana UGM, 2008)
Khodijah, Siti, Nurul Aula, Uin Sunan, and Kalijaga Yogyakarta, ‘Potret Diskriminasi Terhadap Kelompok Minoritas Ahmadiyah Di Media Online’,17.02 (2021), 1412–2634<https://doi.org/10.14421/rejusta.2021-1702-01>
Kuncoro, Joko, ‘Prasangka Dan Diskriminasi’, Proyeksi, 2.2 (1970), 1 <https://doi.org/10.30659/p.2.2.1-16>
Lowie, Robert, The History of Ethnological Theory (Now York)
Ma’ruf Amin Dalam Wawancara Khusus Dengan BBC Indonesia Di Kantor Pusat MUI, Jakarta.
Monto Bauto, Laode, ‘Perspektif Agama Dan Kebudayaan Dalam Kehidupan Masyarakat Indonesia’, Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial, 23.2 (2014).
Mubarrak, Husni, and Intan Dewi Kumala, ‘Diskriminasi Terhadap Agama Minoritas: Studi Kasus Di Banda Aceh’, Seurune : Jurnal Psikologi Unsyiah, 3.2 (2020), 42–60 <https://doi.org/10.24815/s-jpu.v3i2.17553>
Mubit, Rizal, ‘Peran Agama Dalam Multikulturalisme Masyarakat Indonesia’, Epistemé: Jurnal Pengembangan Ilmu Keislaman, 11.1 (2016), 163–84 <https://doi.org/10.21274/epis.2016.11.1.163-184>
Noor, Triana Rosalina, ‘Menepis Prasangka Dan Diskriminasi Dalam Perilaku Beragama Untuk Masa Depan Multikulturalisme Di Indonesia’, Fikri : Jurnal Kajian Agama, Sosial Dan Budaya, 2020, 210–22 <https://doi.org/10.25217/jf.v5i2.1058>
Peursen, C.A. Van, Strategi Kebudayaan (Yogyakarta: Kanisius, 1988)
Piliang, Yasraf Amir, ‘MASYARAKAT INFORMASI DAN DIGITAL: Teknologi Informasi Dan Perubahan Sosial’, Jurnal Sosioteknologi, 11.27 (2012).
Putra, Ahmad, ‘Konsep Agama Dalam Konsep Max Weber’, Al-Adyan : Journal of Religious Studies, 1.1 (2020),
Rantona, Husna, ‘Ketika Agama Dan Masyarakat Digital Menjadi Senjata Baru Propoganda Politik’, Jurnal Sosiologi Agama
Rumagit, Stev Koresy, ‘Kekerasan Dan Diskriminasi Antar Umat Beragama Di Indonesia’, 2, 2013
Sabandiah, Raithah Noor, ‘Diskriminasi Terhadap Agama Tradisional Masyarakat Hukum Adat Cigugur’, 18.740 (2018), 335–52
Shihab, M. Quraisih, Membumikan Al - Qur’an : Fungsi Dan Peran Wahyu Dalam Kehidupan Masyarakat (Bandung: Mizan, 2007)
Syachrofi, M, ‘Hadis-Hadis Diskriminasi Agama Dan Implikasinya Terhadap Kerukunan Umat Beragama (Kajian Hermeneutika Hadis’, 2019
Syachrofi, Muhammad, ‘Islam, HAM, Dan Diskriminasi: Reinterpretasi Hadis-Hadis Kepemimpinan Secara Kontekstual’, El-Afkar: Jurnal Pemikiran Keislaman Dan Tafsir Hadis, 10.1 (2021), 22 <https://doi.org/10.29300/jpkth.v10i1.3998>
Thomas Ardian Siregar ( Komenko PMK) Saat Mengisi Acara Tokoh Agama Dan Masyarakat/ Adat Sebagai Agen Moderasi Beragama.
Wahyuni, Dwi, ‘Agama Sebagai Media Dan Media Sebagai Agama’, Jurnal Ilmu Agama: Mengkaji Doktrin, Pemikiran, Dan Fenomena Agama, 18.2 (2017), 83–91 <https://doi.org/10.19109/jia.v18i2.2368>
Wakil Persiden RI, Maruf Amin Menyatakan Bahwa Gama Yang Ada Di Indonesia Mengajarkan Kebaikan Untuk Sesama Manusia Dan Lingkungannya
