Main Article Content

Abstract

The problem of street children that occurs in Parepare City is a problem that wants to be solved, so someone is needed to handle this problem. Rumah Belajar Cinta Damai is a community involved in empowering street children. This research aims to determine the role played by Rumah Belajar Cinta Damai in efforts to empower street children and to determine the forms of empowerment programs carried out. The research method used is descriptive qualitative using observation, interviews and documentation. The results of the research show that the role of Rumah Belajar Cinta Damai in efforts to empower street children is to provide a forum for street children to develop their potential through literacy programs, develop street children through moral education, and as a liaison with social networks such as students/alumni as well as IAIN Parepare lecturers, BKP (Form of Learning Activities) from Psychology Student of Makassar State University, Puspaga Parepare (Family Learning Center), and batik artists from Solo, Rahayu Owner Amalia Decoration Yayuk and Partinah Owner Girl Wasta Pura took part in empowering street children. The forms of empowerment carried out by Rumah Belajar Cinta Damai are programs in the fields of education, religion, economics and health.


 

Keywords

Empowerment; Street Children; Social Action.

Article Details

How to Cite
Anggriana, A. J., Adam Maulana, & Nur Wahyunita. (2023). Street Children and Homes Learn Deep Love and Peace Development Sociology Perspective: Anak Jalanan dan Rumah Belajar Cinta Damai dalam Perspektif Sosiologi Pembangunan. SOSIOLOGIA : Jurnal Agama Dan Masyarakat, 2(1), 12–24. https://doi.org/10.35905/sosiologia.v2i1.6433

References

  1. Andi Aysha Zalika Ardita Putri, Permasalahan Anak Jalanan di Surabaya (Studi Eksploratif Eksploitasi Anak Jalanan di Surabaya, Journal of Social Studies and Humaniora, 1.1, (2022)
  2. Andri Soemitra, Peran Pemberdayaan Masyarakat Oleh Lembaga Keuangan Mikro Syariah Dalam Perspektif Sustainable Development Goals (SDGs), Medan: FEBI UIN-SU Press, (2018)
  3. Armita, Pipin, Meningkatkan Kesejahteraan Sosial Anak Jalanan Dengan Teori Self Esteem, Jurnal Partai Keadilan Sejahtera, 15.4, (2016).
  4. Astri, Herlina, Kehidupan Anak Jalanan Di Indonesia : Faktor Penyebab, Tatanan Hidup Dan Kerentanan Berperilaku Menyimpang, Aspirasi: Jurnal Masalah-Masalah Sosial, 5.2, (2014).
  5. Busrah, Nurwina, Terkait Puspaga, Kakankemenag Kota Parepare Siap Bersinergi dengan Pihak Terkait, https://sulsel.kemenag.go.id/daerah/terkait-puspaga-kakankemenag-kota-parepare-siap-bersinergi-dengan-pihak-terkait-Gq2Ak,2019 (18 Juni 2023).
  6. Damsar, Pengantar Teori Sosiologi, Jakarta: Kencana, (2015).
  7. Dedeh Maryani dan Ruth Roselin E. Nainggolan, Pemberdayaan Masyarakat, Yogyakarta: CV Budi Utama, (2019)
  8. Djam’an Satori dan Aan Komariah, Metodologi Penelitian Kualitatif, Bandung: Alfabeta, cv, (2017)
  9. Fatahuddin, Rbcd Kolaborasi Mahasiswi Psikologi Unm Gelar Kelas Membatik. https://parepos.fajar.co.id/2022/08/rbcd-kolaborasi-mahasiswi-psikologis-unm-gelar-kelas-membatik/, 2022 (diakses pada tanggal 23 Januari 2023).
  10. Girsang, Lasmery RM, Peran Aktor dalam Pemberdayaan Komunitas Rusunawa, Ikra-Ith Humaniora: Jurnal Sosial dan Humaniora, 4.2, (2020). https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-%20humaniora/article/view/563
  11. Gosul, Nurhadra Hajar, Peran Komunitas Peduli Anak Jalanan (KPAJ) Dalam Pembentukan Konsep Diri Pada Anak Jalanan di Kota Makassar, (Skripsi Sarjana; Jurusan Bimbingan dan Penyuluhan Islam: Makassar, (2021).
  12. Haling, Syamsul, et al., eds., Perlindungan Hak Asasi Anak Jalanan Dalam Bidang Pendidikan Menurut Hukum Nasional Dan Konvensi Internasional, Jurnal Hukum dan Pembangunan, 48.2, (2018).
  13. Hamid, Hendrawati, Manajemen Pemberdayaan Masyarakat, Makassar: De La Macca, (2018).
  14. Herlina Astri, Kehidupan Anak Jalanan Di Indonesia : Faktor Penyebab, Tatanan Hidup dan Kerentanan Berperilaku Menyimpang, Aspirasi: Jurnal Masalah-Masalah Sosial, 5.2, (2014),
  15. Mardawani, Praktis Penelitian Kualitatif Teori Dasar Dan Analisis Data Dalam Perspektif Kualitatif, Yogyakarta: Cv Budi Utama, (2020).
  16. Maryani, Dedeh dan Ruth Roselin E. Nainggolan, Pemberdayaan Masyarakat, Yogyakarta: Cv Budi Utama, (2019).
  17. Mufiroh, Tatik Atiyatul, Tradisi Nyadran Di Dusun Pomahan Desa Pomahan Kecamatan Baureno Kabupaten Bojonegoro Dalam Perspektif Teori Tindakan Sosial Max Weber, Skripsi Sarjana; Program Studi Sosiologi: Surabaya, (2019).
  18. Nurhadra Hajar Gosul, Peran Komunitas Peduli Anak Jalanan (KPAJ) dalam Pembentukan Konsep Diri pada Anak Jalanan di Kota Makassar, Skripsi Sarjana; Jurusan Bimbingan dan Penyuluhan Islam: Makassar, (2021)
  19. Nurhidayat, Peran Lembaga Perlindungan Anak Jalanan Di Kota Makasar, Skripsi Sarjana; Jurusan PMI Konsentrasi Kesejahteraan Sosial: Makassar, (2016).
  20. Nur Zulkhan, Pelayanan Pekerja Sosial Dalam Penanganan Anak Jalanan Di Dinas Sosial Kota Makassar, Skripsi Sarjana; Jurusan PMI Konsentrasi Kesejahteraan Sosial: Makassar, (2021)
  21. Nurwina Busrah, Terkait Puspaga, Kakankemenag Kota Parepare Siap Bersinergi dengan Pihak Terkait, 2019, https://sulsel.kemenag.go.id/daerah/terkait-puspaga-kakankemenag-kota-parepare-siap-bersinergi-dengan-pihak-terkait-Gq2Ak (18 Juni 2023).
  22. Pipin Armita, Meningkatkan Kesejahteraan Sosial Anak Jalanan Dengan Teori Self Esteem, Jurnal Partai Keadilan Sejahtera, 15.4, (2016)
  23. Putri, Andi Aysha Zalika Ardita, Permasalahan Anak Jalanan di Surabaya (Studi Eksploratif Eksploitasi Anak Jalanan di Surabaya), Journal of Social Studies and Humaniora, 1.1, (2022). https://doi.org/10.33830/antroposen.v1i1.3265
  24. Ritzer, George, Teori Sosiologi Modern, Jakarta: Kencana, (2014).
  25. Rohmad, Zaini, Sosiologi Pembangunan, Yogyakarta: Penerbit Ombak, (2016).
  26. Syamsul Haling, et al., eds., Perlindungan Hak Asasi Anak Jalanan Dalam Bidang Pendidikan Menurut Hukum Nasional Dan Konvensi Internasional, Jurnal Hukum dan Pembangunan, 48.2, (2018), h. 362 .
  27. Satori, Djam'an dan Aan Komariah, Metodologi Penelitian Kualitatif, Bandung: Alfabeta, Cv, (2017).
  28. Soekanto, Soerjono dan Budi Sulistyowati, Sosiologi Suatu Pengantar, Jakarta: Rajagrafindo, (2017).
  29. Soemitra, Andri, Peran Pemberdayaan Masyarakat Oleh Lembaga Keuangan Mikro Syariah Dalam Perspektif Sustainable Development Goals (SDGs), Medan: Febi UIN-Su Press, (2018).
  30. Syaharuddin, et al., eds., Strategi Dinas Sosial Dalam Penanganan Anak Jalanan Di Kota Makassar, Jurnal Ilmu Sosial Dan Pendidikan, 5.4, (2021). http://dx.doi.org/10.58258/jisip.v5i4.2582
  31. Tatik Atiyatul Mufiroh, Tradisi Nyadran di Dusun Pomahan Desa Pomahan Kecamatan Baureno Kabupaten Bojonegoro Dalam Perspektif Teori Tindakan Sosial Max Weber, Skripsi Sarjana; Jurusan Ilmu Sosial Program Studi Sosiologi: Surabaya, (2019)
  32. Yesmil, dan Adang, Sosiologi Untuk Universitas, Bandung: Refika Aditama, (2017).
  33. Zaini Rohmad, Sosiologi Pembangunan, Yogyakarta: Penerbit Ombak, (2016)
  34. Zulkhan, Nur, Pelayanan Pekerja Sosial Dalam Penanganan Anak Jalanan Di Dinas Sosial Kota Makassar, Skripsi Sarjana; Jurusan PMI Konsentrasi Kesejahteraan Sosial: Makassar, (2021).
  35. Muh. Irsyad Yunus, Rumah Belajar Cinta Damai, Kec. Ujung, wawancara, (22 Mei 2022).
  36. Khumas, Asniar, Pendiri, Wawancara di Rumah Belajar Cinta Damai (pada tanggal 31 Desember 2022).
  37. Hayana, Relawan, wawancara di IAIN Parepare, 18 Januari 2023.
  38. Kasmiah, Orang Tua Anak Jalanan, wawancara di Lapangan Andi Makkasau, 24 Desember 2022.
  39. Adit, Anak Jalanan, wawancara di Rumah Belajar Cinta Damai, 17 Juni 2023.