Main Article Content

Abstract

Produsen secara rasional akan berproduksi dengan biaya minimum. Karenanya, produsen harus menganalisis seberapa mampu dalam mengubah jumlah input yang akan mempengaruhi skala produksi. Dalam menganalisis biaya produksi, analisis biaya produksi dibedakan menjadi dua, yaitu biaya jangka pendek dan biaya jangka panjang. Dalam sistem bagi hasil, karena tidak adanya beban bunga, maka biaya produksi tidak akan berubah, yang berubah adalah total pendapatan  yang bergantung pada nisbah bagi hasil yang disepakati. Dengan membandingkan antara sitem bunga dan bagi hasil, pada tingkat produksi dengan jumlah yang sama, biaya total yang digunakan pada sistem bunga lebih besar dibandingkan pada sistem bagi hasil demikian halnya pada jumlah biaya yang sama, tingkat produksi pada sistem bagi hasil lebih besar dibandingkan pada sistem bunga. Hal ini berarti sistem bagi hasil lebih efisien.

Keywords

Efisiensi Produksi, Analisis Biaya, Bagi Hasil

Article Details

How to Cite
Amshari, M. M. (2019). Analisis Biaya Dan Efisiensi Produksi Dalam Ekonomi Islam. Balanca : Jurnal Ekonomi Dan Bisnis Islam, 1(1), 133–148. https://doi.org/10.35905/balanca.v1i1.1043

References

    Putong, Iskandar. 2002. Ekonomi Mikro dan Makro (Edisi 2). Jakarta: Ghalia Indonesia.

    Muhammad. 2016. Konsep Dasar Teori Ekonomi Mikro. Yogyakarta: BPFE.

    Burhan, M. Umar. 2006. Sejarah Pemikiran Ekonomi Islam. Malang: Badan Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya.

    Karim, Adiwarman A. 2002. Ekonomi Mikro Islami. Jakarta: The International Institute of Islamic Thought.

    Masyhuri. 2007. Ekonomi Mikro. Malang : UIN-Malang Press.

    Suryawati. tt. Teori Ekonomi Mikro. Yogyakarta : AMP YKPN.

    Adiningsih, Sri dan Kadarusman, Y.B. 2008. Teori Ekonomi Mikro. Yogyakarta: BPFE-Yogyakarta.