Main Article Content

Abstract

Abstrak
Penelitian ini membahas mengenai pengukuran kinerja antara reksadana saham konvensional dan reksadana saham syariah, dimana secara fundamental keduanya memiliki perbedaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan informasi kepada calon investor manakah kinerja yang lebih baik antara reksadana saham konvensional dengan reksadana saham syariah. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Fokus penelitian ini dibatasi kedalam 3 objek penelitian yaitu metode Sharpe, Treynor, dan Jensen. Pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Populasi yang digunakan adalah sebanyak 208 reksadana saham konvensional dan 66 reksadana saham syariah. Sampel penelitian yang digunakan 7 reksadana saham konvensional dan 7 reksadana saham syariah. Sumber data dalam penelitian ini menggunakan data sekunder. Hasil penelitian ini mendapatkan bahwa reksadana saham konvensional lebih konsisten unggul daripada reksadana saham syariah.
Kata Kunci: kinerja, reksadana saham syariah, reksadana saham konvensional.

Keywords

Kinerja, reksadana saham syariah, reksadana saham konvensional, metode sharpe, treynor, jensen

Article Details

How to Cite
Marjono, N. F. (2021). Apakah kinerja reksadana saham syariah lebih baik dibandingkan dengan reksadana saham konvensional?. BALANCA : Jurnal Ekonomi Dan Bisnis Islam, 3(01), 1-8. https://doi.org/10.35905/balanca.v3i01.1396

References

  1. Bakhri, Syaeful. (2018). Minat Mahasiswa dalam Investasi di Pasar Modal. Jurnal Al Amwal, 10 (1).
  2. Bursa Efek Indonesia. (2018). Reksa Dana. Diakses dari https://www.idx.co.id/ (18 Maret 2020).
  3. Putri, Diah Tri Handayani dan Worokinasih, Saparila. (2018). Analisis Kinerja Investasi Reksa Dana Syariah di Indonesia dengan Metode Sharpe, Treynor dan Jensen (Studi Pada Reksa Dana Saham Syariah yang Terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan Periode 2015-2017). Jurnal Administrasi Bisnis. 59 (1).
  4. Huda, Nurul., et al. (2017). Analisis Perbandingan Kinerja Reksa Dana Saham Syariah dan Konvensional Periode 2012-2015. Itishadia: Jurnal Kajian Ekonomi dan Bisnis Islam, 10 (2).
  5. Lailiyah, E. H., dan Sulasmiyati, S. (2016). Analisis Perbandingan Kinerja Reksadana Syariah dan Reksadana Konvensional (Studi pada Reksadana yang Terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan Periode 2012 2016. Jurnal Administrasi Bisnis (JAB), 35 (2).
  6. Lorencia, Maria dan Taufiq, M. (2020). Analisis Komparatif Kinerja Reksadana Saham dan Reksadana Indeks Berdasarkan Metode Sharpe, Treynor, dan Jensen. Jurnal Dinamika Ekonomi Pembangunan (JDEP), 3 (1).
  7. Nasution, Mustafa Edwin dan Huda, Nurul. (2014). Investasi pada Pasar Modal Syariah, Edisi Revisi, cetakan ke 3. Jakarta: Kencana.
  8. OJK. (2015). Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 19/POJK.04/2015 Tentang Penerbitan dan Persyaratan Reksa Dana Syariah. Diakses dari https://www.ojk.go.id/id/. (17 Maret 2020).
  9. Putra, Jepryansyah dan Fauzie, Syarief. (2014). Analisis Perbandingan Kinerja Reksa Dana Konvensional dengan Reksa Dana Syariah di Indonesia. Jurnal Ekonomi dan Keuangan, 2 (5).
  10. Rahmah, Azizatur. (2016). Analisis Perbandingan Kinerja Reksa Dana Syariah dan Kinerja Reksa Dana Konvensional dengan Metode Sharpe, Treynor dan Jensen. Analytica Islamica Journal, 5 (1).
  11. Simatupang, Mangsa. (2010). Pengetahuan Praktis Investasi Saham dan Reksadana, Jakarta: Mitra Wacana Media.
  12. Zamzany, F.R., dan Setiawan, E. (2018). Studi Komparatif Kinerja Reksadana Saham Konvensional dan Syariah Di Indonesia. Akuntabilitas: Jurnal Ilmu Akuntansi, 11 (2).

DB Error: Unknown column 'Array' in 'where clause'