Main Article Content
Abstract
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pemberdayaan ekonomi umat melalui peningkatan produksi dalam system ekonomi Islam. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Data dikumpulkan dari berbagai literature tentang pemberdayaan ekonomi umat melalui peningkatan produksi dalam system ekonomi Islam. Penemuan ini menemukan bahwa pemberdayaan ekonomi umat dalam Islam dapat dilakukan dengan cara meningkatkan produksi untuk menghasilkan barang-barang yang berfaedah melalui pemanfaatan sumber-sumber daya (alam, tenaga manusia, modal dan organisasi) demi menaikkan pendapatan. Proses pemanfaatan sumber-sumber daya tersebut harus dilaksanakan dengan tetap berpegang pada nilai-nilai moral dan etika Islam. Perbaikan sistem produksi dalam islam tidak hanya berarti meningkatnya pendapatan yang diukur dari segi uang, tetapi juga perbaikan dalam memaksimalkan terpenuhinya kebutuhan dengan usaha minimal tetap memperhatikan tuntutan Islam tentang konsumsi. Selain itu, meningkatkan produksi juga dilakukan dengan mengoptimalkan sumber-sumber atau penggerak produksi umat yang bisa meningkatkan ekonomi masyarakat banyak, sperti zakat, pajak, bank syariah dan lain-lain.
Keywords
Article Details
References
- Al-Quran dan Terjemahan, ar- Rahim.
Ali, Misbahul. “Prinsip Dasar Produksi dalam Ekonomi Islam”, Vol. 7, No. 1, (2013).
Deti, Sri. “Pemberdayaan Ekonomi Umat Melalui Pembiayaan Mikro Syariah”. Jurnal El-Jizya, Vol. 5, No. 1. (2017). 141 -176
Ghufron, Moh. Idul. “Peningkatan produksi dalam Sistem Ekonomi Islam sebagai Upaya Pemberdayan Ekonomi Umat”. Jurnal Dinar, Vol. 1 No. 2. (2015). 39-76
Hasyim, Sukarno L. “Strategi Masjid dalam Pemberdayaan Ekonomi Umat”. Jurnal Lentera, Vol. 14, No. 2. (2016). 279-290
Kholil, Muhdi. “Faktor-Faktor Produksi dan Konsep Kepemilikan”. Jurnal Literasi, Edisi 2, Tahun 1, (2019).
Majdy Amiruddin, Muhammad. Terjemah “Syaibani Economic Thought on Al-Kasb”. Jurnal Rausyan Fikr, Vol. 15 No. 1. (2019).
Mubyarto. 1997. Ekonomi Rakyat, Program IDT dan Demokrasi Ekonomi Indonesia. (Yogyakarta: Adtya Media)
Rafsanjani, Haqiqi “Etika Produksi dalam Kerangka Maqashid Syariah”, Vol. 1, No. 2, (2016)
Turmudi, Muhammad . “Produksi dalam Perspektif Ekonomi Islam”, Jurnal Islamadina, Vol. XVIII, No. 1, (2017) . 37-56
Usman, Ermawati . “Perilaku Produsen dalam Etika Bisnis Islam”, Jurnal Hunafa, Vol. 4, No. 3, (2007). 207-216
Ya’qub, Hamzah. 1992. Etos Kerja Islam, (Jakarta: Pedoman Ilahi Jaya).
References
Ali, Misbahul. “Prinsip Dasar Produksi dalam Ekonomi Islam”, Vol. 7, No. 1, (2013).
Deti, Sri. “Pemberdayaan Ekonomi Umat Melalui Pembiayaan Mikro Syariah”. Jurnal El-Jizya, Vol. 5, No. 1. (2017). 141 -176
Ghufron, Moh. Idul. “Peningkatan produksi dalam Sistem Ekonomi Islam sebagai Upaya Pemberdayan Ekonomi Umat”. Jurnal Dinar, Vol. 1 No. 2. (2015). 39-76
Hasyim, Sukarno L. “Strategi Masjid dalam Pemberdayaan Ekonomi Umat”. Jurnal Lentera, Vol. 14, No. 2. (2016). 279-290
Kholil, Muhdi. “Faktor-Faktor Produksi dan Konsep Kepemilikan”. Jurnal Literasi, Edisi 2, Tahun 1, (2019).
Majdy Amiruddin, Muhammad. Terjemah “Syaibani Economic Thought on Al-Kasb”. Jurnal Rausyan Fikr, Vol. 15 No. 1. (2019).
Mubyarto. 1997. Ekonomi Rakyat, Program IDT dan Demokrasi Ekonomi Indonesia. (Yogyakarta: Adtya Media)
Rafsanjani, Haqiqi “Etika Produksi dalam Kerangka Maqashid Syariah”, Vol. 1, No. 2, (2016)
Turmudi, Muhammad . “Produksi dalam Perspektif Ekonomi Islam”, Jurnal Islamadina, Vol. XVIII, No. 1, (2017) . 37-56
Usman, Ermawati . “Perilaku Produsen dalam Etika Bisnis Islam”, Jurnal Hunafa, Vol. 4, No. 3, (2007). 207-216
Ya’qub, Hamzah. 1992. Etos Kerja Islam, (Jakarta: Pedoman Ilahi Jaya).
