Main Article Content
Abstract
This article explores the relevance and challenges in implementing marriage age limits to address early marriage issues in the modern era, as stipulated in Article 7 of Law No. 16 of 2019 concerning Marriage in Indonesia. The research aims to reduce the incidence of early marriage and identify obstacles in applying marriage age limits within the Indonesian legal context. The study employs a qualitative method supported by literature review, focusing on normative law through statutory, analytical, and conceptual approaches. The findings indicate that early marriage persists due to societal support and the regulation of marriage age limits under Article 7 of Law No. 16 of 2019, which sets the minimum age for marriage at 19 years for both males and females. In contrast, Thailand sets the minimum age at 17 years for both sexes, reflecting a more egalitarian approach. Despite the age differences, both countries share similarities in technical-administrative procedures. Marriages below the specified age require written permission from the authorities, aimed at providing legal protection and ensuring the readiness of those marrying. These minimum age variations reflect cultural, social, and legal factors in each country, while procedural similarities demonstrate collaborative efforts in regulating early marriages.
Keywords
Article Details
References
- Al-Ghifari, A. (2002). Pernikahan Dini. Mujahid Press.
Al-Malibari, Z. bin A. al-‘Aziz. (2000). Fath al-Mu’in. Thaha Putera.
Ali, S. (2015). Perkawinan Usia Muda Di Indonesia Dalam Perspektif Negara Dan Agama Serta Permasalahannya. Jurnal Legislasi Indonesia, 5(10), 1–28. https://e-jurnal.peraturan.go.id/index.php/jli/article/view/405/0
Ambarwati, A., & Kusuma Faizal, F. (2022). Mitologi dalam perkawinan adat suku Jawa dengan suku Sunda. Julia: Jurnal Litigasi Amsir, 10(2), 158–162.
Andriati, S. L., Sari, M., & Wulandari, W. (2022). Implementasi Perubahan Batas Usia Perkawinan Menurut UU No. 16 Tahun 2019 tentang Perubahan Atas UU No. 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan. Binamulia Hukum, 11(1), 59–68. https://doi.org/10.37893/jbh.v11i1.673
Anwar, W. A. (2020). Sailariang dalam Perspektif Hukum Islam (Studi Kasus di Kabupaten Sidrap). Ash-Shahabah: Jurnal Pendidikan Dan Studi Islam, 6(2), 108–120.
Asrori. (2012). Tafsir Al-Asraar. Daarut Tajdiid.
Badan Pusat Statistik. (2020). Pencegahan Perkawinan Anak Percepatan yang Tidak Bisa Ditunda. Badan Pusat Statistik, 6–10.
Basri, E. (2023). 500 Anak bawah umur Menikah di Sidrap. Katasulsel.Com.
Basrin Ombo, M. T. B. & M. M. (2023). Urgensi pencatatan nikah perspektif hukum islam. 2(1), 71–76.
Botifar, M., & Friantary, H. (2021). Refleksi Ketidakadilan Gender dalam Novel Perempuan Berkalung Sorban: Persfektif Gender dan Feminisme. Disastra: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 3(1), 45. https://doi.org/10.29300/disastra.v3i1.3559
Busthami, D. S., Sunusi, M., & Nawi, S. (2020). Efektivitas Pelaksanaan Undang-Undang Perkawinan Mengenai Batas Usia Minimal Perkawinan. Journal of Lex Theory, 1(2), 116–128.
Cenning, I. (2023). Informan Salah Satu Pihak Orang Tua dan Pelaku pernikahan usia dini, Wawancara oleh peneliti.
Chesama, N., Iskandar, M. R., & Maryandi, Y. (n.d.). Tinjauan Hukum Islam Terhadap Penetapan Batasan Usia Perkawinan Badi Masyarakat Muslim Patani ( Thailand Selatan ) Review Of Islamic Law On The Determination Of The Age Limit Of Marriage For Muslim Community Of Patani Dalam Al-Quran Surat al-Arum Pernikah. 1–7.
Dhelviasari, D. E. (2015). Pendapat Tokoh dan Jamaah Lembaga Dakwah Islam Indonesia terhadap Pernikahan Dini. STAIN Ponorogo.
Fadilah, D. (2021). Tinjauan Dampak Pernikahan Dini dari Berbagai Aspek. Pamator Journal, 14(2), 88–94. https://doi.org/10.21107/pamator.v14i2.10590
Girls Not Brides. (2023). https://www.girlsnotbrides.org/learning-resources/child-marriage-atlas/regions-and-countries/thailand/
Glaciologygeocryology, J. O. F., Diurnal, A., & Variations, A. (2023). 肖倩雨 1 , , 周春霞 1 , , 刘 勇 1 , ( 1 . 1(2), 107–116.
Hardianti, R., & Nurwati, N. (2021). Faktor Penyebab Terjadinya Pernikahan Dini Pada Perempuan. Focus : Jurnal Pekerjaan Sosial, 3(2), 111. https://doi.org/10.24198/focus.v3i2.28415
Harruma, I. (2022). Kasus Pernikahan Dini di Indonesia. Kompas.Com.
Heryanti, R. (2021). Implementasi Perubahan Kebijakan Batas Usia Perkawinan. Jurnal Ius Constituendum, 6(1), 120. https://doi.org/10.26623/jic.v6i1.3190
Indanah, I., Faridah, U., Sa’adah, M., Sa’diyah, S. H., Aini, S. M., & Apriliya, R. (2020). Faktor Yang Berhubungan Dengan Pernikahan Dini. Jurnal Ilmu Keperawatan Dan Kebidanan, 11(2), 280. https://doi.org/10.26751/jikk.v11i2.796
Iyyang, P. (2023). Informan Masyarakat Sidrap, Wawancara oleh Peneliti.
Jarbi, M. (2019). Pernikahan Menurut hukum Islam. Pendais, I(1), 56–68.
Kurniawati, R., & Sa’adah, N. (2022). Konseling Lintas Budaya: Sebagai Upaya Preventif Pernikahan Dini. Islamic Counseling : Jurnal Bimbingan Konseling Islam, 6(1), 51. https://doi.org/10.29240/jbk.v6i1.3418
Liesmayani, E. E., Nurrahmaton, N., Juliani, S., Mouliza, N., & Ramini, N. (2022). Determinan Kejadian Pernikahan Dini Pada Remaja. Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT), 2(1), 55–62. https://doi.org/10.56742/nchat.v2i1.37
Malisi, A. S. (2022). PERNIKAHAN DALAM ISLAM. SEIKAT: Jurnal Ilmu Sosial, Politik Dan Hukum, 1(1), 22–28. https://doi.org/10.55681/seikat.v1i1.97
Mardiana, N. (2011). Perkawinan Usia Remaja Masih Terjadi. Press.
Muhammad Ahsan Ridhoi. (2020). Wabah Pernikahan Dini di Tengah Pandemi dan Dampak Buruknya. https://katadata.co.id/analisisdata/5ff7cb5cdf279/wabah-pernikahan-dini-di-tengah-pandemi-dan-dampak-buruknya?page=2%0A
Mukhlis, M. (2019). Pembaharuan Hukum Perkawinan Di Indonesia. ADLIYA: Jurnal Hukum Dan Kemanusiaan, 11(1), 59–78. https://doi.org/10.15575/adliya.v11i1.4852
Muqaffi, A., Rusdiyah, R., & Rahmi, D. (2022). Menilik Problematika Dispensasi Nikah Dalam Upaya Pencegahan Pernikahan Anak Pasca Revisi UU Perkawinan. Journal of Islamic and Law Studies, 5(3), 361–377. https://doi.org/10.18592/jils.v5i3.5914
Musfiroh, M. R. (2016). Pernikahan Dini dan Upaya Perlindungan Anak di Indonesia. Jurnal Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara, 8(2).
Nawangsari, R. P. (2010a). Nikah Dini dan Dampak Kesehatan Alat Reproduksi Wanita (Rahim) Perspektif Hukum Islam. UIN Semarang Press.
Nawangsari, R. P. (2010b). Rahma Pramudya Nawangsari, Nikah Dini dan Dampak Kesehatan Alat Reproduksi Wanita (Rahim) Perspektif Hukum Islam (Studi Terhadap Pelaku Nikah Dini di Yogyakarta). UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
Novitasari, M., & Mustafida, L. (2023). Efektivitas Enerapan Pasal Perubahan Batas Usia Perkawinan Menurut Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 Di Kantor Urusan Agama Kecamatan Gondomanan. Fortiori Law Journal, 3(1), 58–66.
Nurhanisah, Y. (2023). Mayoritas Pemuda di Indonesia Menikah Muda. KOminfo News Room. https://indonesiabaik.id/infografis/mayoritas-pemuda-di-indonesia-menikah-muda
Rachmat, D. (2018). Singkronisasi Penafsiran Hukum Perkawinan Tiga Sistem Hukum Perspektif KUHPerdata, Undang-Undang Perkawinan dan Kompilasi Hukum Islam. Jurnal Hukum Respublica, 17(2), 292–308.
Ranuwijaya, U., & Husna, A. (2016). Pembaruan Hukum Keluarga Islam Di Indonesia Dalam Peningkatan Status Perempuan. Saintifi Islamica, 3(1), 63–82.
Rizqi Tri Lestari, & Jejen Hendar. (2022). Dispensasi Perkawinan Anak dibawah Umur menurut UU Perkawinan dengan Al Maqasyid Syariah. Jurnal Riset Ilmu Hukum, 2(1), 18–22. https://doi.org/10.29313/jrih.v2i1.655
Saeban, B. A. (2009). Fiqhi Munakahat. CV Pustaka Setia.
Santoso. (2016). Hakekat Perkawinan Menurut Undang-Undang Perkawinan. Jurnal YUDISIA, 7(2), 412–434. https://journal.iainkudus.ac.id/index.php/Yudisia/article/download/2162/1790
Sarwono, S. (2010). Pengantar Psikologi Umum. Rajawali Press.
Sulistya, N. M., Maximillien, J., Jeaneth, Y., Brian, F., Wijaya, W., & Oka, R. (2022). Perjuangan Gerakan Feminisme dan Pemberdayaan Perempuan Indonesia. Kacamata Driyarkara Kementerian Sosial Politik Dan Kajian Strategis Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Sanata Dharma.
Suriani. (2023). Informan Masyarakat Sidrap, Wawancara oleh Peneliti.
Suwendra. (2018). Metodologi Penelitian Kualitatif dalam Ilmu Sosial, Pendidikan, Kebudayaan dan Keagamaan. Nila Cakra.
Wagito, B. (2022). Bimbingan Dan Konseling Perkawinan. Andi Offset.
Wahidah, W. (2018). Relasi Setara Antara Laki-Laki Dan Perempuan Dalam Kasus Kewarisan Islam (Faraidh). Syariah Jurnal Hukum Dan Pemikiran, 18(1). https://doi.org/10.18592/sy.v18i1.2144
Willem Jonata. (2021). Pernikahan Dini Di Indonesia Masih Marak, Ketahui Faktor Penyebabnya. Tribunnews.Com. https://www.tribunnews.com/lifestyle/2021/09/17/pernikahan-dini-di-indonesia-masih-marak-ketahui-faktor-penyebabnya.
Yusuf. (2020). Dinamika Batasan Usia Perkawinan Di Indonesia: Kajian Psikologi Dan Hukum Islam. JIL: Journal of Islamic Law, 2, 200.
Zulkifli. (2002). Psikologi Perkembangan. Remaja Rosdakarya.
References
Al-Malibari, Z. bin A. al-‘Aziz. (2000). Fath al-Mu’in. Thaha Putera.
Ali, S. (2015). Perkawinan Usia Muda Di Indonesia Dalam Perspektif Negara Dan Agama Serta Permasalahannya. Jurnal Legislasi Indonesia, 5(10), 1–28. https://e-jurnal.peraturan.go.id/index.php/jli/article/view/405/0
Ambarwati, A., & Kusuma Faizal, F. (2022). Mitologi dalam perkawinan adat suku Jawa dengan suku Sunda. Julia: Jurnal Litigasi Amsir, 10(2), 158–162.
Andriati, S. L., Sari, M., & Wulandari, W. (2022). Implementasi Perubahan Batas Usia Perkawinan Menurut UU No. 16 Tahun 2019 tentang Perubahan Atas UU No. 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan. Binamulia Hukum, 11(1), 59–68. https://doi.org/10.37893/jbh.v11i1.673
Anwar, W. A. (2020). Sailariang dalam Perspektif Hukum Islam (Studi Kasus di Kabupaten Sidrap). Ash-Shahabah: Jurnal Pendidikan Dan Studi Islam, 6(2), 108–120.
Asrori. (2012). Tafsir Al-Asraar. Daarut Tajdiid.
Badan Pusat Statistik. (2020). Pencegahan Perkawinan Anak Percepatan yang Tidak Bisa Ditunda. Badan Pusat Statistik, 6–10.
Basri, E. (2023). 500 Anak bawah umur Menikah di Sidrap. Katasulsel.Com.
Basrin Ombo, M. T. B. & M. M. (2023). Urgensi pencatatan nikah perspektif hukum islam. 2(1), 71–76.
Botifar, M., & Friantary, H. (2021). Refleksi Ketidakadilan Gender dalam Novel Perempuan Berkalung Sorban: Persfektif Gender dan Feminisme. Disastra: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 3(1), 45. https://doi.org/10.29300/disastra.v3i1.3559
Busthami, D. S., Sunusi, M., & Nawi, S. (2020). Efektivitas Pelaksanaan Undang-Undang Perkawinan Mengenai Batas Usia Minimal Perkawinan. Journal of Lex Theory, 1(2), 116–128.
Cenning, I. (2023). Informan Salah Satu Pihak Orang Tua dan Pelaku pernikahan usia dini, Wawancara oleh peneliti.
Chesama, N., Iskandar, M. R., & Maryandi, Y. (n.d.). Tinjauan Hukum Islam Terhadap Penetapan Batasan Usia Perkawinan Badi Masyarakat Muslim Patani ( Thailand Selatan ) Review Of Islamic Law On The Determination Of The Age Limit Of Marriage For Muslim Community Of Patani Dalam Al-Quran Surat al-Arum Pernikah. 1–7.
Dhelviasari, D. E. (2015). Pendapat Tokoh dan Jamaah Lembaga Dakwah Islam Indonesia terhadap Pernikahan Dini. STAIN Ponorogo.
Fadilah, D. (2021). Tinjauan Dampak Pernikahan Dini dari Berbagai Aspek. Pamator Journal, 14(2), 88–94. https://doi.org/10.21107/pamator.v14i2.10590
Girls Not Brides. (2023). https://www.girlsnotbrides.org/learning-resources/child-marriage-atlas/regions-and-countries/thailand/
Glaciologygeocryology, J. O. F., Diurnal, A., & Variations, A. (2023). 肖倩雨 1 , , 周春霞 1 , , 刘 勇 1 , ( 1 . 1(2), 107–116.
Hardianti, R., & Nurwati, N. (2021). Faktor Penyebab Terjadinya Pernikahan Dini Pada Perempuan. Focus : Jurnal Pekerjaan Sosial, 3(2), 111. https://doi.org/10.24198/focus.v3i2.28415
Harruma, I. (2022). Kasus Pernikahan Dini di Indonesia. Kompas.Com.
Heryanti, R. (2021). Implementasi Perubahan Kebijakan Batas Usia Perkawinan. Jurnal Ius Constituendum, 6(1), 120. https://doi.org/10.26623/jic.v6i1.3190
Indanah, I., Faridah, U., Sa’adah, M., Sa’diyah, S. H., Aini, S. M., & Apriliya, R. (2020). Faktor Yang Berhubungan Dengan Pernikahan Dini. Jurnal Ilmu Keperawatan Dan Kebidanan, 11(2), 280. https://doi.org/10.26751/jikk.v11i2.796
Iyyang, P. (2023). Informan Masyarakat Sidrap, Wawancara oleh Peneliti.
Jarbi, M. (2019). Pernikahan Menurut hukum Islam. Pendais, I(1), 56–68.
Kurniawati, R., & Sa’adah, N. (2022). Konseling Lintas Budaya: Sebagai Upaya Preventif Pernikahan Dini. Islamic Counseling : Jurnal Bimbingan Konseling Islam, 6(1), 51. https://doi.org/10.29240/jbk.v6i1.3418
Liesmayani, E. E., Nurrahmaton, N., Juliani, S., Mouliza, N., & Ramini, N. (2022). Determinan Kejadian Pernikahan Dini Pada Remaja. Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT), 2(1), 55–62. https://doi.org/10.56742/nchat.v2i1.37
Malisi, A. S. (2022). PERNIKAHAN DALAM ISLAM. SEIKAT: Jurnal Ilmu Sosial, Politik Dan Hukum, 1(1), 22–28. https://doi.org/10.55681/seikat.v1i1.97
Mardiana, N. (2011). Perkawinan Usia Remaja Masih Terjadi. Press.
Muhammad Ahsan Ridhoi. (2020). Wabah Pernikahan Dini di Tengah Pandemi dan Dampak Buruknya. https://katadata.co.id/analisisdata/5ff7cb5cdf279/wabah-pernikahan-dini-di-tengah-pandemi-dan-dampak-buruknya?page=2%0A
Mukhlis, M. (2019). Pembaharuan Hukum Perkawinan Di Indonesia. ADLIYA: Jurnal Hukum Dan Kemanusiaan, 11(1), 59–78. https://doi.org/10.15575/adliya.v11i1.4852
Muqaffi, A., Rusdiyah, R., & Rahmi, D. (2022). Menilik Problematika Dispensasi Nikah Dalam Upaya Pencegahan Pernikahan Anak Pasca Revisi UU Perkawinan. Journal of Islamic and Law Studies, 5(3), 361–377. https://doi.org/10.18592/jils.v5i3.5914
Musfiroh, M. R. (2016). Pernikahan Dini dan Upaya Perlindungan Anak di Indonesia. Jurnal Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara, 8(2).
Nawangsari, R. P. (2010a). Nikah Dini dan Dampak Kesehatan Alat Reproduksi Wanita (Rahim) Perspektif Hukum Islam. UIN Semarang Press.
Nawangsari, R. P. (2010b). Rahma Pramudya Nawangsari, Nikah Dini dan Dampak Kesehatan Alat Reproduksi Wanita (Rahim) Perspektif Hukum Islam (Studi Terhadap Pelaku Nikah Dini di Yogyakarta). UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
Novitasari, M., & Mustafida, L. (2023). Efektivitas Enerapan Pasal Perubahan Batas Usia Perkawinan Menurut Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 Di Kantor Urusan Agama Kecamatan Gondomanan. Fortiori Law Journal, 3(1), 58–66.
Nurhanisah, Y. (2023). Mayoritas Pemuda di Indonesia Menikah Muda. KOminfo News Room. https://indonesiabaik.id/infografis/mayoritas-pemuda-di-indonesia-menikah-muda
Rachmat, D. (2018). Singkronisasi Penafsiran Hukum Perkawinan Tiga Sistem Hukum Perspektif KUHPerdata, Undang-Undang Perkawinan dan Kompilasi Hukum Islam. Jurnal Hukum Respublica, 17(2), 292–308.
Ranuwijaya, U., & Husna, A. (2016). Pembaruan Hukum Keluarga Islam Di Indonesia Dalam Peningkatan Status Perempuan. Saintifi Islamica, 3(1), 63–82.
Rizqi Tri Lestari, & Jejen Hendar. (2022). Dispensasi Perkawinan Anak dibawah Umur menurut UU Perkawinan dengan Al Maqasyid Syariah. Jurnal Riset Ilmu Hukum, 2(1), 18–22. https://doi.org/10.29313/jrih.v2i1.655
Saeban, B. A. (2009). Fiqhi Munakahat. CV Pustaka Setia.
Santoso. (2016). Hakekat Perkawinan Menurut Undang-Undang Perkawinan. Jurnal YUDISIA, 7(2), 412–434. https://journal.iainkudus.ac.id/index.php/Yudisia/article/download/2162/1790
Sarwono, S. (2010). Pengantar Psikologi Umum. Rajawali Press.
Sulistya, N. M., Maximillien, J., Jeaneth, Y., Brian, F., Wijaya, W., & Oka, R. (2022). Perjuangan Gerakan Feminisme dan Pemberdayaan Perempuan Indonesia. Kacamata Driyarkara Kementerian Sosial Politik Dan Kajian Strategis Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Sanata Dharma.
Suriani. (2023). Informan Masyarakat Sidrap, Wawancara oleh Peneliti.
Suwendra. (2018). Metodologi Penelitian Kualitatif dalam Ilmu Sosial, Pendidikan, Kebudayaan dan Keagamaan. Nila Cakra.
Wagito, B. (2022). Bimbingan Dan Konseling Perkawinan. Andi Offset.
Wahidah, W. (2018). Relasi Setara Antara Laki-Laki Dan Perempuan Dalam Kasus Kewarisan Islam (Faraidh). Syariah Jurnal Hukum Dan Pemikiran, 18(1). https://doi.org/10.18592/sy.v18i1.2144
Willem Jonata. (2021). Pernikahan Dini Di Indonesia Masih Marak, Ketahui Faktor Penyebabnya. Tribunnews.Com. https://www.tribunnews.com/lifestyle/2021/09/17/pernikahan-dini-di-indonesia-masih-marak-ketahui-faktor-penyebabnya.
Yusuf. (2020). Dinamika Batasan Usia Perkawinan Di Indonesia: Kajian Psikologi Dan Hukum Islam. JIL: Journal of Islamic Law, 2, 200.
Zulkifli. (2002). Psikologi Perkembangan. Remaja Rosdakarya.
