MODEL PEMBERDAYAAN ZAKAT PRODUKTIF: DAMPAK PROGRAM GEROBAK USAHA TERHADAP KESEJAHTERAAN MUSTAHIK
DOI:
https://doi.org/10.35905/ijaza.v4i1.15126Kata Kunci:
Pemberdayaan ekonomi, Gerobak usaha, BAZNAS, mustahik, zakat produktifAbstrak
Penelitian ini mengkaji program pemberdayaan gerobak usaha yang dikelola oleh BAZNAS Kota Palangka Raya dengan tujuan meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan mustahik. Program ini dijalankan melalui beberapa tahapan mulai dari sosialisasi, pengumpulan data, verifikasi, penetapan penerima, penyaluran bantuan, hingga monitoring dan evaluasi. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program telah memberi dampak positif dengan kenaikan signifikan pendapatan para mustahik. Pendapatan harian meningkat dari Rp 50.000–300.000 menjadi Rp 150.000–400.000, tergantung jenis usaha dan lokasi. Selain peningkatan ekonomi, program juga menumbuhkan rasa percaya diri dan kemandirian sosial mustahik. Kendala yang ditemui meliputi keterbatasan monitoring dan kesulitan pemasaran. Oleh karena itu, diperlukan penguatan pendampingan, pelatihan kewirausahaan, dan akses pemasaran serta modal lanjutan agar pemberdayaan berkelanjutan dan lebih optimal. Program ini menjadi model pemberdayaan zakat produktif yang efektif untuk memberantas kemiskinan mikro di Palangka Raya.
