Penerapan Prinsip Majjujung, Mallempa dalam Pembagian Warisan Masyarakat Belawa Kabupaten Wajo
Penerapan Prinsip Majjujung,
DOI:
https://doi.org/10.35905/hukamaa.v1i2.7591الكلمات المفتاحية:
Harta warisan, Majjujung,, Mallempa.الملخص
Fokus penelitian ini mengkaji tentang penerapan prinsip majjujung, mallempa dalam pembagian warisan masyarakat belawa kabupaten wajo, dengan mengkaji 2 rumusan masalah (1) bagaimana praktik Majjujung, Mallempa dalam pembagian warisan menurut masyarakat bugis di Belawa Kabupaten Wajo? (2) Bagaimana makna filosofis dari Majjujung Makunrai, Mallempa Oronewe dalam Pembagian Warisan Masyarakat Belawa Kabupaten Wajo?
Jenis penelitian ini adalah field research dengan menggunakan data deskriptif kualitatif. Adapun pendekatan yang digunakan adalah pendekatan normative sosiologis dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis datanya dengan mereduksi data, menyajikan data, dan menarik kesimpulan.
Hasil penelitian ini menunjukkan proses Praktik Pembagian Harta Warisan dalam Keluarga di Belawa Kab. Wajo adalah (1) Pembagian dilakukan sebelum sipewaris meninggal dan dilakukan secara adat/kebiasaan masyarakat, secara kekeluargaan yang turun temurun dari orang tua terdahulu. Sistem yang dilakukan masyarakat dimana anak laki-laki lebih banyak bagiannya dibanding dengan anak perempuan, dan harta warisan boleh diambil ketika ahli waris sudah menikah. (2) Makna filosofis Majjujung Makunrai, Mallempa Oronewe tidak hanya dalam konteks hak warisan, tetapi laki-laki apabila orangtuanya sudah meninggal maka ia bertanggungjawab atas saudara perempuannya yang belum menikah. Ia bertanggungjawab terhadap keluarga dan saudara perempuannya. Syarat mendapatkan dua kali lipat yaitu apabila ia bertanggungjawab memikul (mallempa”) beban kebutuhan saudara perempuannya yang belum menikah. Jadi, memikul berarti di masa yang akan datang membawa tanggungjawab dan disamping membawa haknya. Inilah bentuk keseimbangan yang mendekati keadilan dalam budaya Bugis. Pembagian warisan masyarakat Bugis yaitu subtansi pembagian harta 2 banding 1 bukan terletak pada jumlahnya atau nominalnya tetapi esensinya bahwa keadilan yang ingin ditegakkan. Keadilan yang ditegakkan adalah keadilan anak hak anak perempuan dan anak laki-laki, olehnya itu ruhsyariat daripada pembagian harta yang adil adalah terletak pada assiamaturuseng dan assitinajang dalam keluarga.
المراجع
A. Basiq Djalil, A. 2010. Ilmu Ushul Fiqih (Satu dan Dua), Jakarta : Kencana Prenada Media Group
Abdillah Mustari. 2013. Hukum Kewarisan Islam, Makassar:Alauddin Press
Abu Zahrah, Muhammad . 1995. Ushul Fiqih, Cet. 3, Jakarta: PT Pustaka Firdaus
al Hanah, Irma.2014. “Fiqh Mawaris: Ahli Waris Ashabul Furudh dan Bagiannya”
Alhafidz, Ahsin W.2013. Kamus Fiqh, Jakarta: Amzah
Ali Engineer, Asghar. 2000. Hak-hak Perempuan Dalam Islam, Yogyakarta: LSPPA
Ali Rusdi, Muhammad. 2017.“Maslahat Sebagai Metode Ijtihad Dan Tujuan Utama Hukum Islam,”Jurnal Syari’ah dan Hukum Diktum 15, No. 2
Anggito & Johan Setiawan,Albi. 2018.Metodologi Penelitian Kualitatif .Cet.I, Jakarta: CV Jejak,
Athoillah, Muhammad. 2013. Fikih Mewaris Bandung: Yrama Widya
Az-Zuhaili, Wahbah . 2011. Fiqih Islam Waadillahtuhu, Cet.I: Jakarta: Gema Insani, jilid 10
Barrowi & Suwandi. 2008.Memahami Penelitian Kulitatuf, Cet.1: Jakarta: Rineka Cipta
Departemen Agama RI.2014. Al-Qur’an dan Terjemahnya, Jakarta: CV. Toha putra Semarang
Djalaluddin, Mawardi. 2017.“Nilai-nilai Keadilam dalam Harta Warisan Islam”,1, no.1, Januari-Juni
Emzir. 2011.Metodologi Pendidikan Kualitatif Analisis Data, Jakarta: Rajawali
Fikri dan Wahidin.2016. “Konsepsi Hukum Waris Islam dan Hukum Waris Adat (Analisis dan Kontekstualisasi dalam Masyarakat Bugis)” al-ahkam jurnal Ilmu Syariah dan Hukum, vol 1,no.2,
Fuad Abdul Baqi, Muhammad. 2010.Shahih Muslim, Jakarta: Pustaka as-Sunnah. Cet.I, jilid II
Habiburrahman. 2011.Rekonstruksi Hukum Kewarisan Islam di Indonesia, Jakarta: Kencana
Hamid, Abdul.2015. Aplikasi Teori Mashlahah (Maslahat) Najm Al-Dîn Al-Thûfî Dalam Penyelesaian Sengketa Perjanjian Bisnis Di Bank Syariah, Al-‘Adalah, Vol. XII, No. 4, Desember
Haries, Ahmad. 2014. “Pembagian Harta Warisan dalam Islam Studi kasus pada Keluarga Ulama Banjar di Kabupaten Hulu Sungai Utara Provinsi Kalimantan Selatan” Jurnal: Diskursus Islam, vol. 2,no.2
Haris, Mustari. 2012-2015“Sistem Pembagian Harta Warisan pada Masyarakat Islam di Desa Palalakkang Kecamatan Galesong Kabupaten Takalar” Skripsi,
Hasbiyallah. 2007. Belajar Mudah Ilmu Waris Bandung: PT Remaja Rosdakarya
Husein Nasution, H.Amin. 2014. Hukum Kewarisan: Suatu Analisis Komparatif Pikiran Mujtahid dan Kompilasi Hukum Islam, Cet.3, Jakarta: Rajawali Pers
Jawad Mughniyah, Muhammad.2008. Fiqih Lima Mazhab, Jakarta:Lentera
Joko Subagyo, P. 2004.Metode Penelitian (Dalam Teori dan Praktek), Cet. IV: Jakarta: PT Rineka Cipta
Kadir, A.2016. Memahami Ilmu Faraidh Jakarta: Amzah
Lubis, Amany.2018.Ketahanan Keluarga Dalam Perspektif Islam, Cet. II, Jakarta: Pustaka Cendikiawan Muda
Moleong,Lexy J. 1997.Metodologi Penelitian Kualitatif, Bandung: PT Remaja Rosdakarya
Muhammad Ali, Maulana. 2016.Kitab Hadits Pegangan: 642 Hadits Shahih Pilihan Beserta Tafsir untuk Pedoman Hidup Muslim Sehari-hari. Cet.I.
Muhibbin, dan Abdul Wahid, Moh. 2017. Hukum Kewarisan Islam (Sebagai Pembaruan Hukum Positif di Indonesia), Jakarta:Sinar Grafika
Mukhlishin, A. 2017. Studi Hukum Islam Terhadap Kewarisan Masyarakat Adat Semendo Kabupaten Lampung Barat di Era Kontemporer, Vol. 18, No. 1
Mulyana, Deddy.2008.Metodologi Penelitian Kualitatif, Paradigma Baru Ilmu Komunikasi dan Ilmu Sosial Lainnya Cet.6: Bandung; PT Remaja Rosdakarya
Parman, Ali .1995. Kewarisan dalam Al-qur’an: Suatu Kajian Hukum Dengan Pendekatan Tafsir Tematik, Cet.I: Jakarta: PT Raja Grafindo Persada
Pasaribu, Muksana. 2014. Maslahat Dan Perkembangannya Sebagai Dasar Penetapan Hukum Islam, Jurnal Justitia, Vol. I, No. 04
Pasaribu, Muksana.2014.Maslahat Dan Perkembangannya Sebagai Dasar Penetapan
Poespasari, Ellyne Dwi. 2018. Pemahaman Seputar Hukum Waris Adat Di Indonesia, Cet.1: Jakarta: Prenadamedia Group
Pratiwi, Wahyuni. 2019. Tinjauan Hukum Islam Terhadap Sistem Pembagian Warisan Pada Masyarakat Adat Suku Tolaki Di Kecamatan Oakue Kabupaten Kolaka Utara Sulawesi Tenggara, Skripsi Sarjana: Fakultas Syariah dan Hukum Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar: Makassar,
Putra, Firmansyah.2016. Pelaksanaan Pembagian Waris Masyarakat Bugis di Kelurahan Kotakarang Kecamatan Teluk Betung Timur dalam Perspektif Hukum Kewarisan Islam Kontemporer, Skripsi: IAIN Raden Intan
Rahman Rahim, A. 2011. Nilai-Nilai Utama Kebudayaan Bugis, Yogyakarta: Penerbit Ombak
Risnayanti. 2018.Implementasi Nilai-nilai Hukum Islam pada Budaya Mappande Sasi dalam Meningkatkan Ekonomi Masyarakat di desa Ujung Labuang Skripsi Sarjana; Jurusan Syariah dan Ekonomi Islam Program Studi Hukum Ekonomi Syariah STAIN Parepare
Seriady, Tolib. 2008. Intisari Hukum Adat Indonesia, Bandung: Alfabeta
Sugiyono.2005.Memahami Penelitian Kualitatif: Dilengkapi dengan Contoh Proposal dan Laporan Penelitian, Bandung: Alfabeta
Supranto,J. 1997.Metode Riset Aplikasi dalam Pemasaran, Edisi 6,Jakarta: Fakultas Ekonomi
Supriyadi, Tedi .2016.“Reinterpretasi Kewarisan Islam Bagi Perempuan” Jurnal Sosioreligi, 14, no.2 edisi September
Syafe’i, Rachmat. 1999.Ilmu Ushul Fiqih, Cet. I, Bandung: CV. Pustaka Setia
Syarifuddin, Amir .2011. Ushul Fiqh Jilid 2, Cet. VI, Jakarta: Kencana.
Syarifuddin, Amir.2009. Ushul Fiqh II, Jakarta: Kencana
Timotius,Kris H. 2017.Pengantar Metodologi Penelitian: Pendekatan Manajemen Pengetahuan untuk Perkembangan Pengetahuan, Cet. I, Yogyakarta: Andi
Wahhab Khallaf, Abdul.1996. Kaidah-kaidah Hukum Islam (Ilmu Ushulul Fiqh),Jakarta :PT. Raja Grafindo Persada
Wahhab Khallaf, Abdul.2014. Ilmu Ushul Fiqih, Cet. II, Semarang
Yusdian. 2012. Pelasanaan Pembagian Harta Warisan di Kelurahan Sungai Salak Kecamatan Tempuling Ditinjau Menurut Persfektif Hukum Islam, Skripsi Sarjana; Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim: Riau
Yusuf, Muhammad.2013. “Bias Gender dalam Kewarisan Menurut Ulama Bugis” Jurnal Al-Ulum, 2 no 2
Yusuf, Muhammad.2013. “Bias Gender dalam Kewarisan Menurut Ulama Bugis” UINAM: Jurnal Al-Ulm13, no. 2, Desember
Sumber Internet :
https://rumaysho.com
https://irmaalhanaah.wordpress.com/2014/03/18/fiqhi-mawaris-ahli-waris-ashabul-furudh-dan-bagiannya/
https://scholar.google.co.id/scholar?hl=id&as_sdt=0%2C5&q=ali+rusdi&btnG=#d=gs_qabs&u=%23p%3DrABbXlP4GzcJ (di akses pada tanggal 12 Februari 2020).
Hukum Islam, Jurnal Justitia, Vol. I, No. 04
.gif)