ANALISIS RESEPSI GEN Z TERHADAP WACANA CHILDFREE DALAM KONTEN INFLUENCER GITASAV (STUDI TEORI RESEPSI STUART HALL)
ANALISIS RESEPSI GEN Z TERHADAP WACANA CHILDFREE DALAM KONTEN INFLUENCER GITASAV (STUDI TEORI RESEPSI STUART HALL)
DOI:
https://doi.org/10.35905/jourmics.v4i1.15241Kata Kunci:
Childfree, Generasi Z, Resepsi, Gitasav, Stuart HallAbstrak
Fenomena childfree sebagai keputusan sadar untuk tidak memiliki anak menimbulkan perdebatan publik, terutama setelah influencer Gita Savitri Devi (Gitasav) mengungkap pandangannya secara terbuka melalui media sosial. Generasi Z yang tumbuh di era digital menjadi kelompok yang menarik untuk dikaji karena mereka memiliki akses luas terhadap informasi dan terbiasa membentuk opini melalui media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis resepsi Gen Z terhadap wacana childfree dalam konten Gitasav dengan menggunakan teori resepsi Stuart Hall yang membagi posisi audiens ke dalam tiga kategori: dominant hegemonic position, negotiated position, dan oppositional position. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi resepsi. Data diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap lima informan Gen Z mahasiswa Universitas Muhammadiyah Makassar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa resepsi Gen Z terbagi ke dalam tiga posisi utama: (1) penerimaan penuh terhadap pandangan childfree sebagai bentuk kebebasan individu (dominant position), (2) penerimaan selektif dengan menyesuaikan nilai budaya dan agama (negotiated position), dan (3) penolakan penuh berdasarkan norma agama dan tradisi sosial (oppositional position). Faktor-faktor seperti latar belakang agama, nilai budaya, pengalaman pribadi, dan intensitas paparan media sosial turut memengaruhi pembentukan resepsi tersebut
Kata kunci: Childfree, Generasi Z, Resepsi, Gitasav, Stuart Hall



.gif)

.png)
