Framing Penulisan Berita Pada Media Online Tuturkata

المؤلفون

  • Zulfikar Anindatama Haerul Institut Agama Islam Negeri Parepare
  • Nurhakki Nurhakki Institut Agama Islam Negeri Parepare
  • Nahrul Hayat Institut Agama Islam Negeri Parepare

DOI:

https://doi.org/10.35905/publistikji.v1i1.10581

الكلمات المفتاحية:

Framing, Berita, Media Online

الملخص

Framing berita memiliki dampak signifikan terhadap cara masyarakat memahami isu atau fakta seputar persoalan pendidikan. Media memiliki tanggung jawab besar dalam menyampaikan informasi secara objektif, akurat dan relevan. Permasalahan utama dalam media online terkadang menggunakan framing yang tidak netral sehingga menyebabkan bias dan kesenjangan informasi sehingga berpengaruh terhadap pembentukan opini publik. Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk menganalisis bagaimana seleksi isu dan penonjolan aspek dalam penulisan dan penyajian konten berita di website Tuturkata. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, dokumentasi dan trianggulasi. Analisis data menggunakan teori Robert N Entman yaitu seleksi isu dan penonjolan aspek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 5 (lima) berita terakhir yang dipilih dilaman tuturkata.com disimpulkan bahwa: 1) Analisis seleksi isu dalam penulisan dan penyajian konten berita di website Tuturkata.com masih kurang kritis dalam seleksi isu. Hal ini tercermin dari minimnya diversitas sumber informasi, kurangnya analisis mendalam, cenderung menggunakan sensasionalisme dan clickbait, keterbatasan sudut pandang dan keterbatasan ruang untuk partisipasi publik dalam informasi pendidikan yang disajikan. Untuk mengatasi tantangan ini, perlu dilakukan langkah-langkah perbaikan seperti meningkatkan diversitas sumber informasi, medorong analisis mendalam, mengurangi sensasionalisme, dan menciptakan ruang partisipasi publik yang lebih luas dalam media online. 2) Analisis penonjolan aspek dalam penulisan dan penyajian konten berita di website Tuturkata.com mengungkapkan sejumlah aspek kunci yang memerlukan evaluasi. Pertama, judul dan headline disajikan dengan jelas dan tidak menggunakan kata-kata sensational. Kedua, gaya bahasa dan narasi bersifat netral, dan menghindari kecenderungan atau merendahkan pihak tertentu.Dari hasil analisis tersebut diharapkan menjadi bahan evaluasi. Selain itu penulis memberikan saran dan rekomendasi kepada jurnalis, redaksi dan penerbit media Tuturkata agar tidak hanya menggunakan platform website dapat menggunakan media sosial seperti Facebook, Instagram, Twitter dan platform lainnya dalam menyebarkan berita dan informasi kepada masyarakat sebab dengan menggunakan media sosial karena memberikan akses yang lebih mudah dan cepak serta interaksi langsung antara pembaca dan pembuat berita.

 Kata kunci: Framing, Berita, Media Online

المراجع

Eriyanto. (2012). Analisis Framing: Konstruksi, Ideologi dan Politik Media. LKiS Yogyakarta.
Eriyanto, Analisis Isi Pengantar Metodologi Penelitian Ilmu Komunikasi dan Ilmu Sosial Lainnya (Cet. II; Jakarta: Penerbit Kencana Prenada Media Group, 2010).
Butsi, Fabry Ichwan. “Mengenal Analisis Framing: Tinjauan Sejarah dan Metodologi” Communique: Jurnal Ilmu Komunikasi” 1.2 (2019).
Erwan Effendi et all eds. “Dasar-Dasar Penulisan Berita” Bayan Lin Naas Jurnal Dakwah Islam, 7.1 (2023).
Fadli, Andi “Etika dan Tanggung Jawab Jurnalis (Studi Pemberitaan Hoax Melalui Media Online Makassar” Jurnalisa 4.2 (2018).
Hamidah, Alifah Arde Ajeng & Hendra Setiawan, “Framing Berita Seluruh Sekolah di Jakarta Sudah Melakukan Tatap Muka Terbatas Pada Media Online CNN Indonesia dan Kumparan.com.” Jurnal Pendidikan Tambusai; Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia: Universitas Singaperbangsa Karawang, 6.3 (2023).
Hidayah, S. M., & Riauan, M. A. I. (2022). Analisis Framing Kebijakan Pemerintah tentang Rencana Pembelajaran Tatap Muka Di Media Online CNN Indonesia. Medium. https://doi.org/10.25299/medium.2021.vol9(2).8519
Nadiatu Solehah, et all eds. “Etika Jurnalistik dalam Pandangan Islam, Jurnal Telangke Ilmu Komunikasi 4.2 (2022).
Namira Dewi Trustyanda et all eds. “Budaya Clickbait pada Judul Berita di Era Digital 4.0” Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia 6.9 (2021).
Nawawi. Hadari. Penelitian Terapan, (Yogyakarta: Gajah Mada University Press, 2005)
Marhamah, M., & Fauzi, F. (2021). Jurnalisme di Era Digital. JICOMS: Jurnal of Islamic Communication and Media Studies, 1.
Novianti, Fanty. “Analisis Framing Media Online dalam Pemberitaan Bunuh Diri di Lampung” Skripsi: Jurusan Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung Bandar Lamung Tahun 2021.
Nurhadi, Zikri Fachrul. Teori-teori Komunikasi: Teori Komunikasi dalam Perspektif Penelitian Kualitatif (bogor: Ghalia Indonesia, 2015).
Margono, S. Metodologi Penelitian Pendidikan (Cet. II; Jakarta: Rineka Cipta, 2003).
Moleong, L. J. (2016). Metodologi Penelitian Kualitatif. PT. Remaja Rosdakarya.
Piliang, Y. A. (2018). Medan Kratifitas Memahami Dunia Gagasan , h. 53. In Cantrik Pustaka.
Sobur, Alex. Analisis Teks Media (Bandung: PT. Remaja Rosdakarya, 2015).
Solehah, N., Irsyad Fadhil, M., Adhella Ferde, M. K., Wibowo, D. A., & Suharyat, Y. (2022). Etika Jurnalisme Dalam Pandangan Al-Qur’an. Telangke:Jurnal Telangke Ilmu Komunikasi. https://doi.org/10.55542/jiksohum.v4i2.375
Sugiyono. (2015). Sugiyono, Metode Penelitian dan Pengembangan Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D , (Bandung: Alfabeta, 2015), 407 1. Metode Penelitian Dan Pengembangan Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif, Dan R&D.
Suharsimi. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik, (Jakarta: Rineka Cipta, 2014).
Sukmadinata, Nana Syaodih. Metode Penelitian Pendidikan (Cet. IV, Bandung: Remaja Rosdakarya, 2008).
Tim Penyusun Pedoman Penulisan Karya Ilmiah IAIN Parepare, Pedoman Penulisan Karya Ilmiah IAIN Parepare (Parepare; IAIN Parepare Nusantara Press, 2020).
Tuturkata.com. (2024). Tentang Kami. https://tuturkata.com/tentangkami/
Wibisono, Irawan. Analisis Framing dalam Berita Politik (Cet. I; CV. Amerta Media: Jawa Tengah, 2021).

التنزيلات

منشور

2024-08-16