Imparsialitas Pemberitaan Pijar News dalam Menyajikan Berita Pilkada Sulawesi Selatan
DOI:
https://doi.org/10.35905/publisistikji.v2i2.12511Keywords:
Imparsialitas, Bias media, Framing, Pilkada, Media lokalAbstract
Studi ini membahas tekanan terhadap impartialitas dalam pelaporan di Pijar News seiring dengan peliputan pemilihan umum 2024. Telah diakui bahwa media massa memiliki peran dalam membentuk opini publik terkait peliputan berita. Tentu saja, impartialitas media dipertanyakan, terutama ketika peliputan berita memihak satu sisi. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif-deskriptif dan mencakup analisis konten dari lima puluh artikel Njema News, tulisan opini, dan laporan berita yang diterbitkan selama kampanye pemilihan. Berdasarkan temuan analisis, studi ini menetapkan adanya bias terhadap peliputan berita Pijarnews, yang terungkap dalam tiga isu dominan: (1) Framing berita, (2) Keseimbangan sumber, dan (3) Proporsionalitas peliputan, di mana kandidat tertentu menerima proporsi peliputan yang lebih tinggi daripada yang lain. Studi ini menekankan peran jurnalisme lokal dalam mematuhi nilai-nilai jurnalisme inti dari keadilan dan akurasi dalam proses demokrasi. Karena itu, temuan tersebut menunjukkan perlunya penguatan independensi media lokal dalam menghadapi tekanan politik dan komersial.
References
Rahman, A. (2021). Analisis Framing Pemberitaan Pilkada di Media Lokal Sulawesi Selatan. Jurnal Media dan Demokrasi, 10(1), 25-40.
Suriani, R. (2022). Peran Media Lokal dalam Dinamika Politik di Sulawesi Selatan: Sebuah Kajian Kritis. Jurnal Politik dan Media Lokal, 8(3), 15-32.
Zulkarnain, I. (2023). Ketimpangan Pemberitaan Pilkada: Studi pada Media Lokal Pijar News. Jurnal Studi Media Lokal, 9(1), 70-85.
Gunawan, R. (2019). Bias Media dalam Pemberitaan Politik. Jakarta: Gramedia.
Hasanuddin, A. (2020). “Independensi Media Lokal di Tengah Tekanan Politik.” Jurnal Komunikasi Massa, 5(2), 145-160.
Suriani, S., & Kadir, M. (2021). “Peran Media Lokal dalam Pilkada: Studi Kasus di Sulawesi Selatan.” Jurnal Politik dan Media, 6(1), 75-92.
Lestari, T. (2020). Krisis Kepercayaan Publik terhadap Media Politik. Yogyakarta: LKIS.
Yusuf, I., & Ismail, R. (2022). “Etika Jurnalistik dalam Pemberitaan Pilkada.” Jurnal Etika dan Media, 8(3), 101-120.
Entman, R. M. (1993). Framing: TowardClarificationof a FracturedParadigm. Journal of Communication, 43(4), 51-58.
McQuail’sMassCommunicationTheory (6th Edition). London: SAGE Publications.
Tantangan Media Lokal dalam Memberikan Pemberitaan Politik yang Netral: Studi Kasus di Sulawesi Selatan. Jurnal Komunikasi Lokal, 12(3), 34-45.
Wardana, H., & Rachmat, M. (2019).
Analisis Framing Pemberitaan Media dalam Pemilihan Kepala Daerah. Jurnal Ilmu Komunikasi dan Media, 17(2), 45-60.
Nugroho, Y. (2018). Media Lokal dan Demokrasi: Analisis Kritis atas Peran Media dalam Pemilihan Kepala Daerah. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Lazuardi, M. N. (2021). Keseimbangan Narasumber dalam Pemberitaan Politik: Studi di Media Lokal Indonesia. Jurnal Media dan Demokrasi, 19(1), 89-104.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif untuk Ilmu Sosial. Bandung: Alfabeta.
Republika.co.id. (2024). Peran Media Lokal dalam Pilkada: Antara Netralitas dan Kepentingan Politik. Diakses dari: https://www.republika.co.id
Pijar News (2024).




