Main Article Content

Abstract

Prioritizing knowledge, abilities, and attitudes that sharia banking, including Bank Syariah Indonesia (BSI), must adopt is the foundation of the principle of prudence in banking governance. The objective of this study is to ascertain the degree to which BSI KCP Kajen applies the prudential principle. This study employs a qualitative methodology in the context of empirical law research. Two methods of gathering data were questionnaires and interviews. The study's findings show that BSI KCP Kajen has made an effort to incorporate the prudential principle into the framework for managing its operational system. This prudential principle has been put into practice by BSI through a pattern of transparency, asset quality, risk assessment, supervision, and compliance with legislation. According to data for 2022–2024, this has led to a rise in customer happiness, the reputation of banks, and the number of customers. The financial institution's stability and credibility can be sustainably maintained through the effective and efficient application of the prudential principle.

Keywords

Prudential PrinciplesGovernanceIslamic Banking

Article Details

How to Cite
Ananda, A. S., & Inayati, A. A. (2024). Implementasi Prinsip Kehati-hatian Pada Tata Kelola Bank Syariah Indonesia: Implementation of Prudential Principles in the Governance of Indonesian Islamic Banks. Al Rikaz: Jurnal Ekonomi Syariah, 2(2), 9–22. https://doi.org/10.35905/rikaz.v3i1.9903

References

  1. A Chaedar Alwasilah, “Pokoknya Kualitatif,” Jakarta: Pustaka Jaya, 2002.98.
  2. Ahmad Faqihuddin, “Tatakelola Syariah Pada Bank Syariah,” El-Arbah: Jurnal Ekonomi, Bisnis Dan Perbankan Syariah 3, no. 01 (2019): 19–34, https://doi.org/10.34005/elarbah.v3i01.912.
  3. Ainul Badri, “Efektivitas Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Di Indonesia Ditinjau Dari Perspektif Hukum,” Ketentuan Penguasaan Tanah Karang Ayahan Desa Pakraman Di Bali Oleh Krama Desa 2, no. 1 (2019): 61.
  4. Aulia, Manager, diwawancarai oleh Arini Shauba Ananda, Kantor BSI KCP Kajen, 23 Januari 2024.
  5. Bank-BTPN-Syariah, “Laporan GCG BTPN Syariah,” 2021, 208–423, https://btpnsyariah.com/documents/20182/74205/Good+Corporate+Governance+Report+2021.pdf/e9a4ad48-4d1c-4336-b057-dbdc80c9f68d.
  6. Cahaya Ekaputri, “Tata Kelola, Kinerja Rentabilitas, Dan Risiko Pembiayaan Perbankan Syariah,” Journal of Business and Banking 4, no. 1 (2014): 91, https://doi.org/10.14414/jbb.v4i1.296.5.
  7. Diana Diana, “Efektivitas Penerapan Majelis Pengawas Daerah Dalam Penegakan Kode Etik Notaris Berdasarkan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2004 Tentang Jabatan Notaris (Studi Lapangan Di Kota Batam),” 2019, 7–53.
  8. Diana Diana, “Efektivitas Penerapan Majelis Pengawas Daerah Dalam Penegakan Kode Etik Notaris Berdasarkan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2004 Tentang Jabatan Notaris (Studi Lapangan Di Kota Batam),” 2019, 7–53.
  9. Ema Sumiati, “Model Pemberdayaan Masyarakat Dalam Mempertahankan Kearifan Lokal: Etnografi Pada Masyarakat Adat Kampung Cireundeu Kota Cimahi” (Universitas Pendidikan Indonesia, 2015).18.
  10. Galih Orlando, “Efektivitas Hukum Dan Fungsi Hukum Di Indonesia,” Tarbiyah Bil Qalam 6 (2022): 50.
  11. Gandapraja, Permadi. Dasar Dan Prinsip Pengawasan Bank , (Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 2004), Hal.21. 10,” n.d., 25–51.
  12. Hanggoro, BOSM, diwawancarai oleh Arini Shauba Ananda, Kantor BSI KCP Kajen, 23 Januari 2024.
  13. Health Sciences, “Tinjauan Penegakan Hukum” 4, no. 1 (2016):3.
  14. Imas Khaeriyah Primasari, “IMPLEMENTASI PRINSIP KEHATI-HATIAN DALAM PERBANKAN: Caution Implementation Principles In Banking,” Jurnal Investasi 5, no. 1 (2019): 69–78.
  15. Irma Yuliani, MODEL PEMANTAUAN PRINSIP KEHATIAN-HATIAN ATAS FUNGSI KEPATUHAN PADA PERBANKAN SYARIAH DI INDONESIA MODEL,2019.
  16. Kornelius Benuf, Siti Mahmudah, and Ery Agus Priyono, “Perlindungan Hukum Terhadap Keamanan Data Konsumen Financial Technology Di Indonesia,” Refleksi Hukum: Jurnal Ilmu Hukum 3, no. 2 (2019): 145–60, https://doi.org/10.24246/jrh.2019.v3.i2.p145-160.
  17. Lastuti Abubakar and Tri Handayani, “Kehati-Hatian Bank Dalam Aktivitas,” De Lega Lata 2 (2017): 68–91.
  18. Lindryani Sjofjan, Prinsipkehati-Hatian (Prudential Banking Principle) Dalam Pembiayaan Syariahsebagai Upaya Menjaga Tingkat Kesehatan Bank Syariah 1 (2015).1.
  19. M Hajar, “Model-Model Pendekatan Dalam Penelitian Hukum Dan Fiqh,” Yogyakarta: Kalimedia, 2017.41.
  20. Muheramtohadi, “Peran Lembaga Keuangan Syariah Dalam Pemberdayaan UMKM di Indonesia.”2017,MUQTASID jurnal ekonomi dan perbankan,66.
  21. Muheramtohadi.2017,MUQTASID jurnal ekonomi dan perbankan,67.
  22. Novia Galuh Rima Dona, Rafidah Rafidah, and Lidiya Anggraeni, “Pelaksanaan Prinsip Kehati-Hatian Dalam Pembiayaan Mudharabah Pada Bank Syariah Indonesia Kc Jambi Gatot Subroto,” Ekonomica Sharia: Jurnal Pemikiran Dan Pengembangan Ekonomi Syariah 8, no. 2 (2023): 205–20, https://doi.org/10.36908/esha.v8i2.589.
  23. Peter Mahmud Marzuki, “Penelitian Hukum,” 2013.93.
  24. Respati, Agustina Rangga, “Perjalanan Kasus BSI Dari Gangguan Layanan Sampai Hacker Minta Tebusan”, Di akses melalui http://money.kompas.com/read/2023/05/17/072027926/perjalanan-kasus-bsi-dari-gangguan-layanan-sampai-hacker-minta-tebusan, Pada 28 November 2023 Pukul 20:00.
  25. Rudy Hartanto, “Peran Tata Kelola Perbankan Syariah Terhadap Risiko Perbankan Syariah Di Indonesia,” Jurnal Ilmiah Akuntansi Universitas Pamulang 8, no. 1 (2020): 45, https://doi.org/10.32493/jiaup.v8i1.3705.
  26. Sabatika Sinung Wibawanti, “Pengaturan Prinsip Kehati-Hatian Pada Lembaga Keuangan Bukan Bank,” Jurnal Ilmu Hukum: ALETHEA 1, no. 1 (2017): 110–27, https://doi.org/10.24246/alethea.vol1.no1.p110-127.
  27. Saleh, Roeslan, 1978, Stelsel Pidana Indonesia , Jakarta, Aksara Baru.,” n.d., 17–36.17.
  28. Silvia Anisa Dhirima and Tuti Susilawati, “Kajian Penerapan Prinsip Kehati-Hatian Dalam Penerbitan Kartu Kredit Pada Bank Syariah,” Jurnal Pendidikan Insan Kamil Al Ihya 2, no. 1 (2019): 30–42.
  29. Siti Mutmainah, “Tata Kelola Dan Risiko Bank Syariah Di Indonesia Periode 2008-2016,” Jurnal Akuntansi Dan Auditing 14, no. 2 (2018): 172, https://doi.org/10.14710/jaa.v14i2.19776.
  30. Suhandre, Diyan Yusri, Anjur Perkasa Alam, “Penerapan Prinsip Kehati-Hatian Pada Penyaluran Pembiayaan Akad Murabahah di PT Bank Sumut Syariah KCP Stabat”2022.
  31. Sulistiawati,CS, diwawancarai oleh Arini Shauba Ananda, Kantor BSI KCP Kajen, 23 Januari 2024.
  32. Susilo Handoyo and Muhammad Fakhriza, “Efektivitas Hukum Terhadap Kepatuhan Perusahaan Dalam Kepesertaan BPJS Kesehatan,” Jurnal De Facto 4, no. 2 (2018): 134–51.
  33. Wira Yudistiya, “Implementasi Penegakan Hukum Terhadap Pelaku Pencemaran Lingkungan (Studi Kasus Penegakan Hukum Terhadap Pelaku Pembuangan Kotoran Sapi Di Desa Gemaharjo Kecamatan Tegalombo Kabupaten Pacitan).”5.