Kebijakan Plagiasi
Continuum: Indonesian Journal of Islamic Community Development memiliki komitmen kuat terhadap integritas akademik dan orisinalitas karya ilmiah. Oleh karena itu, jurnal ini menerapkan kebijakan nol toleransi terhadap plagiarisme dalam bentuk apa pun.
Semua naskah yang dikirimkan akan diperiksa menggunakan perangkat lunak deteksi plagiarisme, seperti Turnitin atau PlagScan, sebelum memasuki proses review lebih lanjut. Tingkat kemiripan (similarity index) yang diperbolehkan maksimal adalah 20%, dan setiap bentuk penjiplakan tanpa sitasi yang layak akan menyebabkan naskah langsung ditolak atau dikembalikan kepada penulis untuk direvisi.
Jenis plagiarisme yang ditolak dalam jurnal ini meliputi:
-
Plagiarisme langsung (direct plagiarism): Menyalin kata demi kata dari sumber lain tanpa menyebutkan sumber.
-
Plagiarisme parsial (mosaic plagiarism): Menggabungkan potongan kalimat dari beberapa sumber tanpa parafrase yang memadai.
-
Self-plagiarism (auto-plagiarisme): Menggunakan kembali karya sendiri yang telah diterbitkan sebelumnya tanpa pengakuan atau justifikasi yang sah.
Penulis bertanggung jawab penuh atas keaslian naskah yang dikirimkan. Jika terbukti melakukan plagiarisme, tindakan korektif seperti pencabutan artikel (retraction), pelaporan kepada institusi penulis, dan penolakan permanen untuk pengiriman naskah di masa mendatang akan diberlakukan.
