Dialog Antara Maryam Dan Malaikat Jibril Dalam Surah Maryam (Analisis Makna Kontekstual)
Kata Kunci:
Dialog, Surah Maryam, Makna KontekstualAbstrak
This thesis discusses the dialogue between Maryam and Jibril in Surah Maryam. The essence of this discussion is about dialogue and contextual meaning analysis, with the problem formulation as follows: forms of dialogue and forms of contextual meaning in the dialogue between Maryam and Jibril in Surah Maryam.
This research is descriptive qualitative research. This means that this research examines and describes the dialogue between Maryam and Jibril in Surah Maryam by analyzing its contextual meaning. The research approach used is a linguistic-semantic approach by analyzing each problem to be studied. The data collection technique carried out by researchers is through documentation by searching library research data to obtain scientific information. Then the data collected through literature review is data related to the researcher's title as a reference for problems that are deemed appropriate. Researchers also use qualitative methods in analyzing data.
The results of this research show that the researcher found 2 verses which were prologue (introductory) dialogues, 7 verses which were dialogues whose dialogue form included direct dialogue between Maryam and Jibril, and 1 verse which was a monologue dialogue between Maryam and herself whose dialogue form included indirect dialogue. Researchers also found 8 verses whose contextual meaning is in the form of context of situations and also emotional context related to the speaker's attitude and conversation situation.
Referensi
Al-Qur’an al-Karim dan Terjemahannya
Al-Dayah Fayiz, “’Ilm al-Dilalah al-‘Arabi”, (Beirut: Dar al-Fikr al-Ma’sir, 1996).
Ali Atabik dan Muhḍor Zuhdi Ahmad, Al-Qamus al-Aṣri (Yogyakarta: Yayasan Ali Maksum Pondok Pesantren Krapyak, 1996).
Amalia Resky Nur, Dialog pada kisah Nabi Musa dan Nabi Harun dalam Al-Quran (Suatu analisis makna kontekstual). Skripsi Sarjana; Jurusan Bahasa dan Sastra Arab: Parepare, 2022.
Aminuddin, Semantik Pengantar Studi Tentang Makna, Bandung: Sinar Baru Algesindo. (2022).
Anwar Rudi, Semantik dalam Pembelajaran Bahasa Arab (Sebuah Analisis Buku al-Khasais Ibn Jinni ditinjau dari Segi Makna. Proposal Disertasi Pasca Sarjana; UIN Sunan Ampel Surabaya. 2015.
Arifianti Ika dan Wakhidah Kurniatul, Semantik (Makna Referensial dan Makna Nonreferensial), (CV. Pilar Nusantara, Pekalongan: 2020).
Bahreisy Salim, Said Bahreisy, Terjemah Singkat Tafsir Ibnu Katsier, (Kuala Lumpur: Victory Agencie, 1994).
Chaer Abdul, Linguistik Umum, (Jakarta: PT.Rineka Cipta, 2015).
Chaer Abdul, Muliastuti Liliana, Makna dan Semantik, Modul, 2014.
Chaer Abdul, Pengantar Semantik Bahasa Indonesia, (Jakarta: PT. Rineka Cipta, 1990), Cet. Ke-1.
Faris Ibnu Ahmad, Mu’jam Maqayis al-Lughah, (Juz 4, dalam al-Maktabah al-Syamilah, Ittihad al-Kitab al-‘Arabi, 1423 H/2022 M).
Fauzi Iqbal Muhammad, “Dialog Nabi Ibrahim As Dengan Raja Namrud Dalam Al-Qur’an (Dalam Perspektif Ilmu Komunikasi)”, Skripsi, Bandung: 2021.
Gusvitasari Reza, Wahya, Wagiati, “Perubahan Makna Diksi dalam Novel Orang-orang Biasa Karya Andrea Hirata (Suatu Kajian Semantik)”, Jurnal, Universitas Padjajaran: 2019.
Hafizhah Siti, “Penerapan Metode Al-Hiwar dalam Pembelajaran Bahasa Arab pada Peserta Didik Kelas VIII Madrasah Tsanawiyah Ma’had DDI Pangkajenne”. Skripsi, Parepare: 2019.
Haidar Audh Farid, “Ilm al-Dilalah (Dirusah Nazariyyah wa Tatbiqiyyah)”, (Kairo: Maktabah al-Nahdah al-Masriyyah, 1999).
Hamka, Tafsir al-Azhar juz XVI (Cet. I; Jakarta: PT. Citra Serumpun Padi).
Hamsa, al-Hiwar dalam Surah Yusuf (Suatu Analisis Makna Kontekstual). Tesis Pasca Sarjana; Jurusan Bahasa dan Sastra Arab: Makassar, 2015.
Hilal Hamid al-Ghaffar Abd, “Ilm al-Dilalah al-Lughawiyyah”, (kairo: Jami’ al-Azhar).
Igisani Rithon, Soga Zainuddin. "Analisis Semiotika Nama-Nama Tokoh Dalam Surah Maryam." Aqlam: Journal of Islam and Plurality, 2021.
Irawan Rudi, Perubahan fonologis dan morfologis kata serapan sunda dari Al-Qur’an dan pemanfaatannya dalam pembelajaran bahasa Arab, Alsuniat: Jurnal penelitian bahasa, sastra dan budaya Arab, vol.3, No.1, April 2020.
Jawwafi Fiqhan Ahmad, Pesan-Pesan Moral dari Kisah Maryam dan Isa: Analisis Surah Maryam. Skripsi Sarjana; Surabaya, 2021.
Kementerian Agama RI, Terjemahan al-Qur’an al-Karim. (Solo PT. Tiga Serangkai Pustaka Mandiri, 2014).
Khairah Miftahul, Sakura Ridwan, Sintaksis: Memahami Satuan Kalimat Perspektif Fungsi, (Cet 1. Jakarta: PT Bumi Aksara, 2014).
Kholison Moh, Semantik Bahasa Arab, Jawa timur: CV Lisan Arabi.
Matsna Moh, “Kajian Semantik Arab: Klasik dan Kontemporer”, (Prenada Media, Jakarta: 2016).
Muliana, “Politik Perempuan Masa Nabi Muhammad SAW (Studi Sejarah Perjuangan Siti Khadijah) Tahun 610-620 M. Parepare: 2021.
Nafinuddin Surianti, Pengantar Semantik (Pengertian, Hakikat, Jenis). Dalam Jurnal, 2015.
Najah Zughrofiyatun dan Agustina Arizka, "Analisis Kesalahan Semantik pada Skripsi Mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa Arab UIN Raden Intan Lampung." Al-Fathin, 2020.
Naution Sakholid, Pengantar Linguistik Bahasa Arab, CV Lisan Arabi, Sidoarjo: 2017.
Pateda Mansoer. Semantik Leksikal. Jakarta: Rineka Cipta. (2010).
Qalyubi Syihabuddin, “Stilistika Al-Qur’an Makna Dibalik Kisah Nabi Ibrahim”, (PT LKiS Pelangi Aksara Yokyakarta).
Quthb Sayyid, Fi Zhilalil Qur’an, (Beirut: Darusy-Syuruq, 1992).
Rahim, A. Rahman, Thamrin Paelori. Seluk beluk Bahasa Dan Sastra Indonesia. Surakarta: 2013.
Rahyono FX, Studi Makna (Cet 1. Jakarta: Penaku, 2011).
Ramli, Kesalahan Makna Leksikal pada Terjemahan Teks Bahasa Indonesia ke Dalam Bahasa Inggris, (Universitas Lakidende Unaaha, 2013).
Rohima Umniyatur, Kisah Nabi Musa Dalam Al-Qur’an Menurut Penafsiran Hamka dan M. Quraish Shihab. Skripsi. Yogyakarta: 2020.
Rokhman Fathur, Surahmat, 2020. LINGUISTIK DISRUPTIF: Pendekatan memahami perkembangan bahasa. Jakarta Timur: PT. Bumi Aksara
Romziana Luthviyah, “Pandangan Al-Qur’an Tentang Makna Jahiliyah Perspektif Semantik”, Jurnal, Probolinggo: 2014.
Safitri Gema Adela , Kisah Maryam dalam Al-Qur’an: Studi terhadap tafsir Fi Zhilalil Quran karya Sayyid Qutub, Bandung: 2021.
Sagita Irfan, Interstektual Kisah Nabi Musa Dalam Buku Kisah 25 Nabi Dan Rasul Dengan Kisah Nabi Musa Pada Al-Qur’an. Dalam Skripsi. Makassar: 2017.
Saifullah Ruhendi Aceng, Semantik Dan Dinamika Pergulatan Makna, Jakarta: PT Bumi Aksara. (2018).
Shihab Quraish M, Tafsir Al-Misbah Pesan, Kesan dan Keserasian Al-Qur’an, (Jakarta: Lentera Hati, 2002).
Siompu Aljah Nurjaliyah, "Relasi Makna dalam Kajian Semantik Bahasa Arab." Prosiding Konferensi Nasional Bahasa Arab, 2019.
Syafi’i Khumaro Emilia, Nilai-nilai Pendidikan Akhlak Pada Dialog Nabi Musa AS dan Nabi Harun AS dalam al-Qur’an Surah al-A’raf 150-154 (Kajian Tafsir Misbah. Skripsi, Malang: 2015.
Taufiqurrochman, Leksikologi Bahasa Arab, (Cet 2. Jl. Gajayana 50 Malang 65144: UIN-MALIKI PRESS, 2015)


