Main Article Content
Abstract
Character degradation is an issue that has not yet found an end point in the world of education. Various efforts have been made to overcome this problem, one of which is by utilizing extracurricular scout activities. This research aims to determine the internalization of scouting values in social studies learning as an effort to build student character. Using a qualitative approach, this research was at MTs.Negeri 2 Sidrap. Research informants were school principals, teachers, and students. Data collection techniques are in-depth interviews, observation, and documentation. To obtain the validity of the data, triangulation of methods and sources was carried out. After the data was collected, the data was analyzed by referring to the stages of Miles and Huberman. The results of the research found that efforts to shape students’ character through scouting extracurricular activities will involve habituation, role modeling, sanctions, and are expected to shape students’ personalities into discipline. The process of internalizing scouting values is taught and instilled by students or scout members through the 10 pillars of character formation in Dasa Dharma and instilled in students such as devotion to God Almighty, willingness to help and be steadfast, pure in thoughts, words and deeds, as well as a high sense of responsibility.
Keywords
Article Details
References
- Anis, F. (2022). Pembelajaran metode tutor sebaya.
- Aziz, R. A., & Ulya, V. F. (2022). Internalisasi nilai karakter melalui kegiatan ekstrakurikuler pramuka di Madrasah. Jurnal Intelektual: Jurnal Pendidikan Dan Studi Keislaman, 12(2), 171–187. https://doi.org/10.33367/ji.v12i2.2705
- Gazali, N. (2019). Penanaman Nilai-Nilai Karakter Peserta Didik Melalui Ekstrakulikuler Pramuka. Aksilogiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(2).
- Hapsari, L. (2015). Students’ character shaping through scouting activities at man 1 yogyakarta. Pendidikan Karakter, 2, 142–156.
- Ismaya, E. A. dan F. N. R. (2017). Strategi Membentuk Karakter Semangat Kebangsaan Anggota Ambalan Kyai Mojo dan Nyi Ageng Serang,. Refleksi Edukatika, 7(2).
- Kusumawati, I. (2012). Pembentukan karakter siswa melalui pendidikan kepramukaan. Academy of Education Journal, 3(1), 75–91. https://doi.org/10.47200/aoej.v3i1.85
- Lickona, T. (2015). Educating for Character: How Our Schools Can Teach Respect and Responsibility, diterjemahkan oleh Juma Abdu Wamaungo dengan judul, Education for Character; Mendidik untuk Membentuk Karakter Bagaimana Sekolah dapat Mengajarkan Sikap Hormat dan Tanggung Jaw. PT. Bumi Aksara.
- Majid, A. (2022). Pembelajaran Tematik Terpadu. Pusat Pengembangan dan Penelitian Indonesia.
- Miles, M. B., & Huberman, A. M. (2014). Qualitative data analysis: a methods sourcebook. Sage Publications.
- Muhaimin, M. (2015). Implementasi model pembelajaran berbasis masalah lokal dalam mengembangkan kompetensi ekologis pada pembelajaran IPS. SOSIO-DIDAKTIKA: Social Science Education Journal, 2(1), 12–21.
- Muhammad. (2015). Pembentukan karakter anak Sd/Mi melalui pendidikan pramuka. Elementary: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 1(2), 10–17.
- Nurhidayattulloh, R., & Marzuki. (2021). Pengaruh ekstrakurikuler pramuka terhadap pembentukan karakter disiplin peserta didik pada pembelajaran PPKN. E-Journal Student: Media Kajian Mahasiswa Kewarganegaraan, 10(04), Hal 468-476.
- Nurjani. (2022). Peran kegiatan pramuka dalam penanaman nilai-nilai pendidikan karakter pada siswa SD IT An-Najah. Pajar (Pendidikan Dan Pengajara, 6, 838–846.
- Nurwana, Dwiyanti, T., & Mastang. (2020). Analisis kebijakan wajib pramuka terhadap pengembangan karakter religius peserta didik. Jurnal Mappesona, 3(1), 1–18.
- Saiful; Hamda Yusliani dan Rosnidarwati. (2022). Implementasi Pendidikan Karakter: Perspektif Al-Ghazali &Thomas Lickona Di Madrasah Ibtidayyah Terpadu (MIT) Meunara Baro Kabupaten Aceh Besar. Edukasi Islam: Jurnal Pendidikan Islam, 11(01).
- Sudrajad, J. (2013). Hubungan Nilai-Nilai Kepramukaan, Karakter Disiplin, Dan Kerja Keras Terhadap Prestasi Belajar Peserta Didik Mata Pelajaran Produktif Di SMK PGRI 1 Ngawi. Universitas Negeri Yogyakarta.
- Woro, S. dan M. (2016). Peran Kegiatan Ekstrakulikuler Pramuka Dalam Pembentukan Karater Tanggung Jawab Peserta Didik Di SMP Negeri 2 Windusari Magelang. Jurnal Pendidikan Karakter, 1.
- Yenuri, A. A. (2021). Internalisasi Nilai-Nilai Dasa Darma Pramuka Dalam Membentuk Karakter Kepribadian Islami Peserta Didik di MI Hidayatus Shibysn Ngasem Kediri. MIYAH: Jurnal Studi Islam, 17(2).
- Yuliastutie, K. L. (2022). Pengaruh Pendekatan Metode Mentesori Dalam Membentuk Karakter Kemandirian Pada Anak Usia Dini. Arus Jurnal Pendidikan, 2(2).
- Zahrawati, F., & Faraz, N. J. (2017). Pengaruh kultur sekolah, konsep diri, dan status sosial ekonomi orang tua terhadap perilaku konsumtif siswa. Harmoni Sosial: Jurnal Pendidikan IPS, 4(2), 131–141.
References
Anis, F. (2022). Pembelajaran metode tutor sebaya.
Aziz, R. A., & Ulya, V. F. (2022). Internalisasi nilai karakter melalui kegiatan ekstrakurikuler pramuka di Madrasah. Jurnal Intelektual: Jurnal Pendidikan Dan Studi Keislaman, 12(2), 171–187. https://doi.org/10.33367/ji.v12i2.2705
Gazali, N. (2019). Penanaman Nilai-Nilai Karakter Peserta Didik Melalui Ekstrakulikuler Pramuka. Aksilogiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(2).
Hapsari, L. (2015). Students’ character shaping through scouting activities at man 1 yogyakarta. Pendidikan Karakter, 2, 142–156.
Ismaya, E. A. dan F. N. R. (2017). Strategi Membentuk Karakter Semangat Kebangsaan Anggota Ambalan Kyai Mojo dan Nyi Ageng Serang,. Refleksi Edukatika, 7(2).
Kusumawati, I. (2012). Pembentukan karakter siswa melalui pendidikan kepramukaan. Academy of Education Journal, 3(1), 75–91. https://doi.org/10.47200/aoej.v3i1.85
Lickona, T. (2015). Educating for Character: How Our Schools Can Teach Respect and Responsibility, diterjemahkan oleh Juma Abdu Wamaungo dengan judul, Education for Character; Mendidik untuk Membentuk Karakter Bagaimana Sekolah dapat Mengajarkan Sikap Hormat dan Tanggung Jaw. PT. Bumi Aksara.
Majid, A. (2022). Pembelajaran Tematik Terpadu. Pusat Pengembangan dan Penelitian Indonesia.
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (2014). Qualitative data analysis: a methods sourcebook. Sage Publications.
Muhaimin, M. (2015). Implementasi model pembelajaran berbasis masalah lokal dalam mengembangkan kompetensi ekologis pada pembelajaran IPS. SOSIO-DIDAKTIKA: Social Science Education Journal, 2(1), 12–21.
Muhammad. (2015). Pembentukan karakter anak Sd/Mi melalui pendidikan pramuka. Elementary: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 1(2), 10–17.
Nurhidayattulloh, R., & Marzuki. (2021). Pengaruh ekstrakurikuler pramuka terhadap pembentukan karakter disiplin peserta didik pada pembelajaran PPKN. E-Journal Student: Media Kajian Mahasiswa Kewarganegaraan, 10(04), Hal 468-476.
Nurjani. (2022). Peran kegiatan pramuka dalam penanaman nilai-nilai pendidikan karakter pada siswa SD IT An-Najah. Pajar (Pendidikan Dan Pengajara, 6, 838–846.
Nurwana, Dwiyanti, T., & Mastang. (2020). Analisis kebijakan wajib pramuka terhadap pengembangan karakter religius peserta didik. Jurnal Mappesona, 3(1), 1–18.
Saiful; Hamda Yusliani dan Rosnidarwati. (2022). Implementasi Pendidikan Karakter: Perspektif Al-Ghazali &Thomas Lickona Di Madrasah Ibtidayyah Terpadu (MIT) Meunara Baro Kabupaten Aceh Besar. Edukasi Islam: Jurnal Pendidikan Islam, 11(01).
Sudrajad, J. (2013). Hubungan Nilai-Nilai Kepramukaan, Karakter Disiplin, Dan Kerja Keras Terhadap Prestasi Belajar Peserta Didik Mata Pelajaran Produktif Di SMK PGRI 1 Ngawi. Universitas Negeri Yogyakarta.
Woro, S. dan M. (2016). Peran Kegiatan Ekstrakulikuler Pramuka Dalam Pembentukan Karater Tanggung Jawab Peserta Didik Di SMP Negeri 2 Windusari Magelang. Jurnal Pendidikan Karakter, 1.
Yenuri, A. A. (2021). Internalisasi Nilai-Nilai Dasa Darma Pramuka Dalam Membentuk Karakter Kepribadian Islami Peserta Didik di MI Hidayatus Shibysn Ngasem Kediri. MIYAH: Jurnal Studi Islam, 17(2).
Yuliastutie, K. L. (2022). Pengaruh Pendekatan Metode Mentesori Dalam Membentuk Karakter Kemandirian Pada Anak Usia Dini. Arus Jurnal Pendidikan, 2(2).
Zahrawati, F., & Faraz, N. J. (2017). Pengaruh kultur sekolah, konsep diri, dan status sosial ekonomi orang tua terhadap perilaku konsumtif siswa. Harmoni Sosial: Jurnal Pendidikan IPS, 4(2), 131–141.
