Pemaafan dan Kesejahteraan Psikologis Individu
DOI:
https://doi.org/10.35905/ijic.v3i2.4846Keywords:
Kesejahteraan psikologis; pemaafan; psikologi positifAbstract
Kesejahteraan Psikologis adalah suatu kondisi individu yang tidak hanya terbebas dari tekanan, tetapi juga kondisi yang dianggap sehat dan berfungsi secara optimal. Tujuan dari penulisan ini adalah untuk mengetahui bagaimana memaafkan dapat berpengaruh terhadap kesejahteraan psikologis. Metode literature review digunakan dalam artikel ini dengan menggabungkan teori dan hasil-hasil penelitian untuk dievaluasi, kemudian disimpulkan oleh penulis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa memaafkan berengaruh terhadap peningkatan kesejahteraan psikologis individu yang didasarkan atas kondisi memaafkan yang dianggap sebagai motivasi atau dorongan untuk berdamai dan membebaskan respon negatif atas perilaku tidak menyenangkan yang diterima dari orang lain. Kaitan antara pemaafan dan kesejahteraan psikologis yakni terhadap perubahan pola pikir, respon emosi, dan perilaku yang negatif kepada respon yang lebih positif.
References
Juwita, V. R., & Kustanti, E. R. (2020). Hubungan antara pemaafan dengan kesejahteraan psikologis pada korban perundungan. Jurnal Empati, 7(1), 274-282.
Kurniati, N, M, T. (2009). Memaafkan: Kaitannya dengan Empati dan Pengelolaan Emosi. Proceeding PESAT (Psikologi, ekonomi, Sastra, Arsitektur, &Sipil) Universitas Gunadarma-Depok. 3: 1885-2559.
Maulida, M., & Sari, K. (2016). Hubungan memaafkan dengan kesejahteraan psikologis pada wanita yang bercerai. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Psikologi, 1(4): 7-18.
Rahayu, I, I & Setiawati, F, A. (2019). Pengaruh Rasa Syukur dan Memaafkan terhadap Kesejahteraan Psikologis pada Remaja. Jurnal Ecopsy. 6 (1): 50-57.
Rahmah, H. (2018). Penerapan Aspek Kesejahteraan Psikologis dan Pemaafan Dalam Membentuk Kesehatan Mental. Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan. 11(2):
Rahmandani, A. (2015). Pemaafan Dan Aspek Kognitif dari Stress pada Mahasiswi Jurusan Kebidanan Tingkat Dua. Jurnal Psikologi Undip. 14 (2): 118-128.
Rahmandani, A & Subandi, M, A. (2010). Pengaruh Terapi Pemaafan dalam Meningkatkan Penerimaan diri Penderita Kanker Payudara. Jurnal Intervensi Psikologi (JIP). 2 (2).
Raudatussalamah & Susanti, R. (2014). Pemaafan (Forgiveness) dan Psychological Wellbeing Pada Narapidana Wanita. Marwah. XIII (2): 219-234
Setyawan, I., & Dewi, E. K. (2019). Efektivitas Pelatihan “PEDE”(Pemaafan, Efikasi Diri, Dan Empati) Untuk Meningkatkan School Well-Being Siswa. Jurnal Psikologi, 18(2), 218-229
Yuliatun, I & Megawati, P. (2021). Terapi Pemaafan untuk Meningkatkan Kesehatan Mental Individu: Studi Literatur. Motiva: Jurnal Psikologi. 4 (2): 90-97.
Tri Rahayu, I. (2009). Psikoterapi Perspektif Islam dan Psikologi Kontemporer. Malang: Uin-Malang Press.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Authors who publish with the Indonesian Journal of Islamic Counseling agree to the following terms:
Copyright of the articles remains with the authors.
Authors grant the journal the right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0) that allows others to share, use, and build upon the work with an acknowledgment of the work’s authorship and initial publication in this journal.
Authors are permitted to:
Enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., posting it to an institutional repository or publishing it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
Post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges and earlier and greater citation of published work.
All published articles in this journal are freely available and may be reused according to the license terms without requesting permission from the authors or the journal, provided that the original work is properly cited.



