Strategi Coping pada Remaja Korban Perceraian di Kelurahan Jaya Kabupaten Pinrang

Authors

  • Sri Mardatillah

DOI:

https://doi.org/10.35905/ijic.v3i2.6443

Keywords:

Coping; remaja; strategi

Abstract

Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi remaja korban perceraian di Kelurahan Jaya Kabupaten Pinrang dan untuk mengetahui bentuk strategi coping pada remaja korban perceraian di Kelurahan Jaya Kabupaten Pinrang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, dan dalam pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokmentasi. Hasil penelitian yang didapatkan yakni  faktor yang mempengaruhi startegi coping pada remaja korban perceraian di Kelurahan Jaya Kabupaten Pinrang dari masing-masing informan yang telah  diwawancarai menunjukkan bahwa ketiga informan dengan latar belakang  remaja   korban  perceraian menyebabkan  informan  mengalami stres. Kondisi ketiga informan yang mengalami stress ditunjukkan dengan perubahan perilaku, emosi, kognitif, dan fisik diantaranya insomnia, kurang nafsu makan, sulit mengendalikan emosi, kurang semangat, dan sering  mengalami sakit kepala. Bentuk penggunaan strategi coping   pada remaja korban perceraian di Kelurahan Jaya Kabupaten Pinrang, yaitu menerapkan kedua startegi coping. Namun, strategi yang paling dominan adalah straregi  emotional focused coping atau coping  yang paling dominan karena informan lebih berfokus dalam mengatur respon emosional terhadap stress yang dialami. Informan berusaha dalam mengubah situasi-situasi yang tidak menyenangkan melalui kontrol diri dan perasaan, berfikir positif, mencari dukungan social terutama keluarga dan mendekatkan diri kepada Allah swt.

References

Mahmud, Metode Penelitian Pendidikan, (Bandung: Pustaka Setia, 2011), h. 31.
Abd. Rahman, Ghazaly. 2006. Fiqh Munakahat. Jakarta: Kencana.
Ahmadi Abu. Uhbiyanti Nur. 2001. Ilmu Pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta.
Anggadewi Moesono, Anima. 2005. Jurnal Psikologi Indonesia, vol 20.
Azhari Akaml Tariga, Amir Nuruddin. 2008. Kompilasi Hukum Islam (KHI), Hukum Perkawinan, Kewarisan, dan Perwakafan. Cet.I; Bandung: CV. Nuansa Auli.
Feldman S. Robert. 2012. Pengantar Psikologi. Jakarta: Salemba Humanika.
Hurlock, B Elizabeth. 2003. Psikologi Perkembangan. Jakarta: Erlangga.
Kartono, Kartini dan Gulo dali. 2000. Kamus Psikologi. Bandung: Pionir Jaya.
Salam Lubis. 2011. Menuju Sakinah Mawadah Warahmah. Surabaya: Terbit Terang.
Sohari Sahrani, H.M.A. Tihami. 2009. Fikih Munakahat: Kajian Fikih Nikah Lengkap. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Sri Rumini, Siti Sundari. 2004. Perkembangan Anak dan Remaja. Jakarta: PT. Asdi Mahasatya,.
S.Willis, Sofyan. 2011. Konseling Keluarga. Bandung: Alfabeta.
Mahmud. 2011. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Pustaka Setia.
Munandar, Utami Anima. 2000. Jurnal Psikologi Indonesia, vol.15.
Wijanarko, Jarot. 2015. Perceraian dan Nikah lagi. Jakarta: Suara Pemulihan.
Wirawan Sarwono, Sarlito. 2012. Psikologi Remaja. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Downloads

Published

2023-08-28

How to Cite

Mardatillah, S. (2023). Strategi Coping pada Remaja Korban Perceraian di Kelurahan Jaya Kabupaten Pinrang. Indonesian Journal of Islamic Counseling, 3(2), 76–83. https://doi.org/10.35905/ijic.v3i2.6443