MENAKAR ASPEK AKOMODASI DESA NEPO KABUPATEN BARRU SEBAGAI DESTINASI WISATA SYARIAH
DOI:
https://doi.org/10.35905/shi`ar.v2i01.5388الكلمات المفتاحية:
destinasi wisata syariah, akomodasi, atraksi, aksesibilitasالملخص
Penelitian ini membahas tentang Menakar Peluang Desa Nepo Kabupaten Barru Sebagai destinasi wisata syariah tujuan penelitian ini untuk mengetahui peluang Desa Nepo sebagai destinasi wisata syariah pada aspek akomodasi.. Jenis penelitian yang digunakan yaitu kualitatif dengan menggunakan pendekatan penelitian yaitu penelitian lapangan, jenis data primer dan sekunder yang diperoleh oleh observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan teknik pengolahan data yaitu teknik observasi, teknik wawancara (interview), dan teknik dokumentasi. Adapun fokus penelitian ini adalah penelitian difokuskan pada sejauh mana Desa Nepo menjadi destinasi wisata syariah pada aspek atraksi, akomodasi dan aksesibilitas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan adanya desa wisata di Desa Nepo menjadikan Desa Nepo memiliki sebagai desa wisata syariah ditinjau dari aspek atraksi. Desa Nepo belum di kenal sebagai wisata syariah atau wisata dengan konsep islami. Tetapi memiliki peluang dijadikan sebagai wisata syariah dari aspek atraksi dengan melakukan pengembangan berupa pembangunan museum masjid Habibie. Peluang Desa Nepo sebagai desa wisata syariah ditinjau dari aspek akomodasi yang tentu memiliki peluang dalam hal Home Stay yang disediakan dan diperlukan untuk memenuhi kebutuhan serta untuk memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi wisatawan yang berkunjung.Peluang Desa Nepo sebagai desa wisata syariah ditinjau dari aspek aksesibilitas memiliki peluang tetapi perlu dilakukan perbaikan terlebih dahulu. Agar wisatawan yang datang juga memiliki kenyamanan serta kepuasan dalam berwisata. Desa Nepo memiliki peluang dijadikan sebagai desa wisata syariah tetapi tidak terlalu menekankan pada konsep syariah, di karenakan hal itu kan berpengaruh kepada jumlah pengunjung setiap harinya. Melihat wisatawan di Desa Nepo tidak hanya wisatawan lokal, tetapi juga mancanegara maka dengan itu konsep syariah di berlakukan melihat wisatawan yang dtang berkunjung.




