ANALISIS HIGIENE DAN SANITASI HOTEL SYARIAH ATIQA PINRANG

Penulis

  • Besse Angraini Sulastri 2Program Studi Pariwisata Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Institut Agama Islam Negeri Parepare
  • Moh. Yasin Soumena Program Studi Pariwisata Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Institut Agama Islam Negeri Parepare, Jl. Amal Bhakti Soreang, Kota Parepare, 91131, Indonesia
  • Hannani Hannani Program Studi Manajemen Zakat dan Wakaf, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Institut Agama Islam Negeri Parepare, Jl. Amal Bhakti Soreang, Kota Parepare, 91131, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.35905/shi`ar.v2i02.9822

Kata Kunci:

pengelolaan, higiene, sanitasi, prinsip syariah

Abstrak

Artikel ini menganalisis sistem higiene dan sanitasi di Hotel Syariah Atiqa. Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya penyakit atau penularan penyakit yang disebabkan oleh beberapa faktor seperti manusia, area kerja, peralatan, sistem penyimpanan bahan makananan, udara dalam ruangan yang tidak bersih selain itu, pentingnya menjaga higiene dan sanitasi dapat mencegah terjadinya keluhan (komplen) yang dapat menurunkan citra hotel dibenak tamu dan dapat menyebabkan kerugian besar hotel. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif yang menggambarkan situasi yang ada di Hotel Syariah Atiqa Pinrang. Jenis data primer dan sekunder yang diperoleh melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi, serta dari sumber-sumber bacaan. Hasil penelitian menunjukkan pengelolaan higiene di Hotel Syariah Atiqa Pinrang, diawali dengan kebersihan tubuh, pakaian dan makanan. Hal ini dimaksud agar terhindar dari kotoran maupun bakteri serta kuman-kuman yang dimungkinkan berdampak pada makanan yang telah disajikan pada pengunjung hotel. Pengelolaan higiene dapat dibenarkan dalam prinsip-prinsip syariah yakni prinsip kebersihan dan keimanan. Pengelolaan sanitasi di Hotel Syariah Atiqa Pinrang dengan cara memelihara dan menjaga kebersihan lingkungan, mulai dari halaman hotel, ruang tamu, kamar dan fasilitas-fasilitas yang telah disiapkan hotel. Sanitasi dibutuhkan untuk melindungi setiap pengunjung dari gangguan kesehatan fisik. Pengelolaan sanitasi ini dibenarkan dalam prinsip islam, yakni kebersihan dan kesehatan lingkungan.

Unduhan

Diterbitkan

2024-04-30