PERAN PEMERINTAH DAERAH DALAM PENGEMBANGAN WISATA ALAM, BUDAYA, DAN BUATAN DI KABUPATEN ENREKANG
DOI:
https://doi.org/10.35905/shi`ar.v4i1.15528الكلمات المفتاحية:
pemerintah daerah, pengembangan pariwisata, Kabupaten Enrekangالملخص
Pariwisata merupakan sektor strategis yang berperan dalam pertumbuhan ekonomi daerah, namun pengembangannya di wilayah pedesaan sering menghadapi kendala. Penelitian ini menganalisis peran Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Dispopar) dalam mengembangkan pariwisata di Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan fenomenologi melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen terhadap aparatur pemerintah serta wisatawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga objek wisata utama yang dikelola Dispopar, yaitu Permandian Alam Lewaja (wisata alam), Villa Bambapuang (wisata budaya), dan Villa Latimojong (wisata buatan). Faktor pendukung pengembangan meliputi potensi alam, tradisi budaya, dan sumber daya manusia lokal, sedangkan faktor penghambat mencakup keterbatasan dana, akses geografis, dan konflik kepemilikan lahan. Peran Dispopar terlihat dalam tiga aspek: regulator melalui kebijakan dan aturan, fasilitator melalui sosialisasi sadar wisata serta pelatihan, dan promotor melalui festival budaya dan event massenrempulu. Penelitian ini berkontribusi pada literatur tata kelola pariwisata lokal dan memberikan implikasi praktis perlunya kolaborasi pemerintah, masyarakat, dan swasta untuk mengoptimalkan potensi pariwisata berkelanjutan di daerah pedesaan Indonesia.



