Main Article Content
Abstract
This study discusses the causes of juvenile delinquency and the role of character education in dealing with juvenile delinquency. This study aims to enrich scientific knowledge in relation to the concepts of character education for adolescent development and to find out the motives that cause character decadence for adolescents. This research is a qualitative descriptive study that examines the prevention of juvenile delinquency. The informants of this study were 58 heads of families in Liliriaja Village. Data collection techniques used are documentation, observation, and interviews. The data analysis technique used is descriptive qualitative analysis, using data percentage tabulations. The results; first, juvenile delinquency in Liliriaja Village occurs because of several factors, namely the development of science and technology which gave birth to globalization, uncontrolled association among adolescents, Islamic because of weak families, low exemplary in social life, and so on; second, Islamic education emphasizes students to always increase faith in Allah Swt., increase taqwa awareness, social awareness, intellectual awareness, individual awareness, and so on, in carrying out their duties and functions as human beings.
Keywords
Article Details
References
- Anwar, S. (2016). Peran pendidikan agama islam dalam membentuk karakter bangsa. Angewandte Chemie International Edition, 6(11), 951–952., 7(1), 1–13.
- Fitriyah, T. (2018). Potret kenakalan remaja dan relevansinya dengan pendidikan indonesia. Journal of Islamic Education Policy, 2(2), 93–103. https://doi.org/10.30984/j.v2i2.693
- Hidayat, A. (2017). Pendidikan sebagai pengaruh era globalisasi. Jurnal Justisi Hukum, 2(1), 15–25.
- Jamun, M., & Yohannes. (2018). Dampak teknologi terhadap pendidikan. 1(1), 48–52.
- Koesoema, D. A. (2016). Pendidikan karakter utuh dan menyeluruh (16th ed.). Kanisius.
- Kuning, D. S. (2018). Character education for Indonesia in globalization era. Edukasi Lingua Sastra, 16(1), 118–126. https://doi.org/10.47637/elsa.v16i1.83
- Kurniawan, S. (2014). Pendidikan karakter: Konsepsi dan implementasinya secara terpadu di lingkungan keluarga, sekolah, perguruan tinggi, dan masyarakat. Ar-Ruzz Media.
- Lickona, T. (2015). Educating for character: how our schools can teach respect and responsibility, diterjemahkan oleh Juma Abdu Wamaungo dengan judul, Education for Character; Mendidik untuk Membentuk Karakter Bagaimana Sekolah dapat Mengajarkan Sikap Hormat dan Tanggung Jaw. PT. Bumi Aksara.
- Mukti, F. D. W., & Nurchayati. (2019). Kenakalan remaja (juvenile delinquency): Sebuah studi kasus pada remaja laki-laki yang terjerat kasus hukum. Jurnal Penelitian Psikologi, 06(01), 1–9. https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/character/article/view/26982
- Resdanti, R. H. (2021). Kenakalan remaja sebagai salah satu bentuk patologi sosial (penyakit masyarakat). Cakrawala Ilmiah, 1, 3.
- Sari, N. (2013). The importance of teaching moral values to the students. Journal of English and Education, 1(1), 154–162. http://citeseerx.ist.psu.edu/viewdoc/download?doi=10.1.1.1020.9006&rep=rep1&type=pdf
- Singh, B. (2019). Character education in the 21st century. Journal of Social Studies (JSS), 15(1), 1–12. https://doi.org/10.21831/jss.v15i1.25226
- Sudrajat, A. (2011). Pendidikan karakter dalam perspektif teori dan praktik. UNY Press.
- Sukendar, A., Usman, H., & Jabar, C. S. A. (2019). Teaching-loving-caring (asah-asih-asuh) and semi-military education on character education management. Cakrawala Pendidikan, 38(2), 292–304. https://doi.org/10.21831/cp.v38i2.24452
- Wiyani, N. A. (2013). Membumikan pendidikan karakter di SD; konsep, praktik, & strategi. Ar-Ruzz Media.
- Zahrawati, F., & Faraz, N. J. (2017). Pengaruh kultur sekolah, konsep diri, dan status sosial ekonomi orang tua terhadap perilaku konsumtif siswa. Harmoni Sosial: Jurnal Pendidikan IPS, 4(2), 131–141.
- Zuchdi et al. (2015). Pendidikan karakter: konsep dasar dan implementasi di perguruan tinggi. UNY Press.
References
Anwar, S. (2016). Peran pendidikan agama islam dalam membentuk karakter bangsa. Angewandte Chemie International Edition, 6(11), 951–952., 7(1), 1–13.
Fitriyah, T. (2018). Potret kenakalan remaja dan relevansinya dengan pendidikan indonesia. Journal of Islamic Education Policy, 2(2), 93–103. https://doi.org/10.30984/j.v2i2.693
Hidayat, A. (2017). Pendidikan sebagai pengaruh era globalisasi. Jurnal Justisi Hukum, 2(1), 15–25.
Jamun, M., & Yohannes. (2018). Dampak teknologi terhadap pendidikan. 1(1), 48–52.
Koesoema, D. A. (2016). Pendidikan karakter utuh dan menyeluruh (16th ed.). Kanisius.
Kuning, D. S. (2018). Character education for Indonesia in globalization era. Edukasi Lingua Sastra, 16(1), 118–126. https://doi.org/10.47637/elsa.v16i1.83
Kurniawan, S. (2014). Pendidikan karakter: Konsepsi dan implementasinya secara terpadu di lingkungan keluarga, sekolah, perguruan tinggi, dan masyarakat. Ar-Ruzz Media.
Lickona, T. (2015). Educating for character: how our schools can teach respect and responsibility, diterjemahkan oleh Juma Abdu Wamaungo dengan judul, Education for Character; Mendidik untuk Membentuk Karakter Bagaimana Sekolah dapat Mengajarkan Sikap Hormat dan Tanggung Jaw. PT. Bumi Aksara.
Mukti, F. D. W., & Nurchayati. (2019). Kenakalan remaja (juvenile delinquency): Sebuah studi kasus pada remaja laki-laki yang terjerat kasus hukum. Jurnal Penelitian Psikologi, 06(01), 1–9. https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/character/article/view/26982
Resdanti, R. H. (2021). Kenakalan remaja sebagai salah satu bentuk patologi sosial (penyakit masyarakat). Cakrawala Ilmiah, 1, 3.
Sari, N. (2013). The importance of teaching moral values to the students. Journal of English and Education, 1(1), 154–162. http://citeseerx.ist.psu.edu/viewdoc/download?doi=10.1.1.1020.9006&rep=rep1&type=pdf
Singh, B. (2019). Character education in the 21st century. Journal of Social Studies (JSS), 15(1), 1–12. https://doi.org/10.21831/jss.v15i1.25226
Sudrajat, A. (2011). Pendidikan karakter dalam perspektif teori dan praktik. UNY Press.
Sukendar, A., Usman, H., & Jabar, C. S. A. (2019). Teaching-loving-caring (asah-asih-asuh) and semi-military education on character education management. Cakrawala Pendidikan, 38(2), 292–304. https://doi.org/10.21831/cp.v38i2.24452
Wiyani, N. A. (2013). Membumikan pendidikan karakter di SD; konsep, praktik, & strategi. Ar-Ruzz Media.
Zahrawati, F., & Faraz, N. J. (2017). Pengaruh kultur sekolah, konsep diri, dan status sosial ekonomi orang tua terhadap perilaku konsumtif siswa. Harmoni Sosial: Jurnal Pendidikan IPS, 4(2), 131–141.
Zuchdi et al. (2015). Pendidikan karakter: konsep dasar dan implementasi di perguruan tinggi. UNY Press.
