Main Article Content

Abstract

Guru diharapkan mengintegrasikan sikap spiritual dan sikap sosial ke dalam kompetesi tujuan pembelajaran, langkah – langkah pembelajaran, dan penilaian hasil belajar. pengintegrasian sikap spiritual dan sikap sosial dalam pelaksanaan pembelajaran di kelas (sekolah) terwujud dalam interaksi guru dengan siswa dan interaksi guru dengan siswa. Interaksi guru dengan siswa saat kegiatan pembelajaran ditunjukkan dengan cara memberikan arahan, motivasi, teguran, nasihat, dan penguatan. Dalam rencana pembelajaran, pencapaian kompetensi sikap peserta didik adalah dengan cara mengembangkan silabus dan RPP yang sesuai dengan materi pembelajaran, kemudian guru menganalisis materi yang akan dibelajarkan di kelas agar dapat diketahui kompetensi sikap peserta didik yang akan dicapai. Pencapaian kompetensi sikap peserta didik, baik sikap spiritual maupun sikap sosial berada pada kategori yang sangat baik, karena peserta didik telah mampu menjalankan kedua sikap tersebut. Sikap spiritual dan sikap sosial diintegrasikan oleh guru melalui silabus dan RPP (kurikulum) lalu kemudian guru menganalisisnya sehingga sesuai dengan capaian yang akan dicapai. Melalui integrasi sikap spiritual dan sikap sosial seperti yang tampak di lingkungan sekolah adalah sikap jujur, disiplin, gotong royong, dan sopan santun.

Article Details

How to Cite
Sijal, M. S., & Sijal, M. (2021). Integrasi Sikap Spiritual dan Sikap Sosial dalam Pendidikan Islam. Al-Ishlah: Jurnal Pendidikan Islam, 18(2), 211-231. https://doi.org/10.35905/alishlah.v18i2.1524

References

  1. Abdullah, Amin. Problem Epistimologis Metodologis Pendidikan Islam dalam Abd. Munir Mulkhan Religiusitas IPTEK. Yogyakarta: Pustaka Pelajar,2013.
  2. Ariantini, Ni Putu. Implementasi Pengintegrasian Sikap Spiritual dan Sikap Sosial dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Berbasis Kurikulum 2013 di Kelas VII SMP Negeri 1 Singaraja, “Tesis”, Singaraja: Pascasarjana Universitas Pendidikan Ganesha Singaraja, 2014.
  3. Hudaniah Tri Dayaksini, Psikologi Sosial. Malang: UMM, 2009.
  4. Majid, Abdul., dkk.,Pendidikan Agama Islam Berbasis Kompetensi (Konsep dan Implementasi Kurikulum 2004). Bandung: Remaja Rosdakarya, 2006.
  5. Muhaimin, dkk.,Paradigma Pendidikan Islam Upaya Mengefektifkan Pendidikan Agama Islam di Sekolah. Bandung: Remaja Rosdakarya, 2002.
  6. Muhbin, Psikologi Belajar. Ciputat: Logos Wacana Ilmu, 2003.
  7. Naim, Ngainun. Character Building: Optimalisasi Peran Pendidikan dalam Pengembangan Ilmu dan Pembentukan Karakter Bangsa, Jogjakarta: Ar Ruzz Media, 2012.
  8. Nazaruddin, Manajamen Pembelajaran. Yogyakarta: Teras,2007.
  9. Putu Umbara, Sang. Pengaruh Penerapan Assesment Proyek terhadap Prestasi Belajar IPS Ditinjau dari Sikap Sosial. “Tesis”, Singaraja Bali: PPs Universitas Pendidikan Ganesha, 2011.
  10. Rayan, Sobhu. Islamic Philosophy of Education, Journal International Journal of Humanities and Social Science, Vol 2 No. 19 Oktober 2012.
  11. Zainal Afirin, Penelitian Pendidikan, Metode & Paradigma Baru. Bandung: Remaja Rosdakarya,2015.
  12. Zubaedi, Desain Pendidikan Karakter; Konsepsi dan Aplikasinya dalam Lembaga Pendidikan. Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2011.