Contextual Character Education through PAI Learning: A Pesantren-Based Strategy in Islamic Vocational School
DOI:
https://doi.org/10.35905/alishlah.v23i1.13707Keywords:
pembelajaran pai, pembentukan karakter, keteladanan guru, pendidikan islam, kolaborasi sekolah-orang tuaAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi pembelajaran guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam pembentukan karakter siswa di SMK Darut Taqwa Purwosari, Pasuruan. Pendidikan karakter menjadi bagian penting dari pendidikan Islam, dengan menekankan pada pembiasaan ibadah, keteladanan, dan kolaborasi antara sekolah dan keluarga. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan untuk memahami implementasi strategi PAI secara mendalam, melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap guru PAI, kepala sekolah, dan pihak terkait lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran seperti pembiasaan wudhu, shalat berjamaah, tadarus Al-Qur’an, serta keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran berhasil menumbuhkan kedisiplinan, tanggung jawab, dan nilai-nilai akhlak mulia. Guru PAI juga berperan sebagai teladan moral yang kuat bagi siswa, memberikan dampak positif melalui contoh nyata dalam kehidupan sehari-hari. Kolaborasi antara guru dan orang tua juga terbukti penting dalam menjaga konsistensi pembentukan karakter siswa baik di sekolah maupun di rumah. Tantangan utama yang dihadapi adalah pengaruh negatif dari media sosial dan budaya digital, yang sering kali bertentangan dengan nilai-nilai moral Islam. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan yang kontekstual dan adaptif agar strategi pembelajaran tetap relevan. Evaluasi karakter dilakukan secara berkelanjutan dengan memantau perilaku siswa secara langsung. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi pembelajaran berbasis pembiasaan dan keteladanan dalam mata pelajaran PAI efektif dalam membentuk karakter siswa berakhlakul karimah.
Downloads
References
Achmadin, B. Z., Asrori, M., Barizi, A., Amrullah, A. M. K., & Nafis, M. M. (2024). Deconstructing the Kiai and Santri Relationship: A Critical Review of Power and Cultural Dynamics. El Harakah: Jurnal Budaya Islam, 26(2), 367–392.
Akbar, R., Weriana, W., Siroj, R. A., & Afgani, M. W. (2023). Experimental research dalam metodologi pendidikan. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 9(2), 465–474.
Al-Attas, M. N. (1980). The concept of education in Islam. Muslim Youth Movement of Malaysia Kuala Lumpur.
Anisah, A. (2023). Implementation Strengthening Education Character Student School Al-Anwar’s Foundations Through School Culture. Assyfa Journal of Islamic Studies, 1(1), 121–129.
Anney, V. N. (2014). Ensuring the quality of the findings of qualitative research: Looking at trustworthiness criteria. Journal of Emerging Trends in Educational Research and Policy Studies (Jeteraps), 5(2), 272–281.
Arifin, A. Z. (n.d.). Charisma and Rationalisation in a Modernising Pesantren: Changing Values in Traditional. University of Western Sydney, Australia 2013.
Aufa, R. H., Muna, A. S. N., Rozikin, K., Aryanto, I., & Kusmawati, H. (2023). Strategi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (Pai) Dalam Membentuk Karakter Peserta Didik Yang Islami Di Sekolah Dasar. Adiba: Journal of Education, 3(2), 185–193.
Buresh, S. A. (2002). Pesantren-based development: Islam, education, and economic development in Indonesia. University of Virginia.
Denzin, N. K., & Giardina, M. D. (2022). Transformative visions for qualitative inquiry. Routledge New York and London.
Fitria, N. (2025). The Leadership of the Kyai as a Conservative Instrument of the Islamic Boarding School (A Case Study at Pondok Pesantren Hidayatul Qur’an Banjarrejo). Nizham Journal of Islamic Studies, 13(01), 100–115.
Haq, Z. U., Rasheed, R., Rashid, A., & Akhter, S. (2023). Criteria for assessing and ensuring the trustworthiness in qualitative research. International Journal of Business Reflections, 4(2).
Herawati, A., Sinta, P. D., Marati, S. N., & Sari, H. P. (2025). Peran pendidikan Islam dalam membangun karakter generasi muda di tengah arus globalisasi. IHSAN: Jurnal Pendidikan Islam, 3(2), 370–380.
Judrah, M., Arjum, A., Haeruddin, H., & Mustabsyirah, M. (2024). Peran Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Membangun Karakter Peserta Didik Upaya Penguatan Moral. Journal of Instructional and Development Researches, 4(1), 25–37.
Kohlberg, L. (1981). The philosophy of moral development vol. 1.
Mulyana, Y., Sunjaya, T., Widaniati, E. R., Ruswandi, U., Fajar, A., & Widyan, Y. (2019). Exemplary Teacher in Habituation of a Good Character. 3rd Asian Education Symposium (AES 2018), 53–58.
Muttaqin, A., Roibin, R., Barizi, A., Jamilah, J., & Asy’arie, B. F. (2024). Examining the Model for Forming Religious Character Education through Santri Behavior Traditions in Islamic Boarding Schools. AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan, 16(4), 5369–5386.
Nurmilah, S., & Irfani, F. (2024). PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENINGKATKAN AKHLAKUL KARIMAH PESERTA DIDIK. Rihlah Review: Jurnal Pendidikan Islam, 2(02), 36–44.
Nurtawab, E. (2018). Jalalayn pedagogical practice: Styles of Qur’an and tafsir learning in contemporary Indonesia. Monash University.
Rahmadani, S. (2024). Strategi pembelajaran pendidikan agama Islam di era digital: Tinjauan literatur kualitatif. Jurnal Media Akademik (JMA), 2(6).
Thought, I. I. of I. (1989). Islamization of knowledge: General principles and work plan (Issue 1). International Institute of Islamic Thought.
Ummah, N. H. (2023). Pemanfaatan sosial media dalam meningkatkan efektivitas dakwah di era digital. Jurnal Manajemen Dakwah, 11(1).
Yaşaroğlu, C. (2016). Cooperation and importance of school and family on values education. European Journal of Multidisciplinary Studies, 1(2), 66–71.
Zamhari, A. (2010). Rituals of Islamic spirituality: a study of Majlis Dhikr groups in East Java. ANU Press.



2.png)
.png)
.png)
.png)
1.png)




.png)


