Kendala Orang Tua Dalam Menilai Perkembangan Anak Usia 5-6 Tahun Di Desa Uleu Kareng Aceh
DOI:
https://doi.org/10.35905/anakta.v4i2.15387Kata Kunci:
orang tua, penilaian perkembangan anak, anak usia diniAbstrak
Perkembangan anak usia dini merupakan tahap penting dalam pembentukan kemampuan fisik, kognitif, bahasa, sosial, dan emosional anak. Namun, dalam praktiknya, banyak orang tua mengalami kesulitan dalam menilai perkembangan anak secara menyeluruh di rumah, baik akibat keterbatasan pengetahuan, waktu, pengalaman, maupun dukungan dari pendidik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kendala yang dihadapi orang tua dalam menilai perkembangan anak usia lima sampai enam tahun di Desa Uleu Kareng dan strategi yang dapat dilakukan untuk mengatasinya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari orang tua dan anak usia lima sampai enam tahun. Data dikumpulkan melalui observasi langsung terhadap aktivitas anak sehari-hari serta wawancara dengan orang tua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua menghadapi kendala berupa kurangnya pengetahuan tentang tahapan perkembangan anak, keterbatasan waktu, minimnya dukungan pendidik, pengaruh perangkat elektronik yang berlebihan, dan lingkungan rumah yang kurang mendukung. Upaya yang dapat dilakukan meliputi peningkatan pengetahuan orang tua, keterlibatan aktif dalam kegiatan anak, pemanfaatan media pembelajaran yang tepat, kolaborasi dengan pendidik, serta penciptaan lingkungan rumah yang kondusif. Dengan penerapan upaya-upaya tersebut, orang tua dapat menilai perkembangan anak secara lebih akurat dan mendukung pertumbuhan potensi anak sesuai dengan tahapan usianya.


