Peer Review Proces

Anakta: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini adalah jurnal peer-review tersamar ganda. Setiap artikel yang dikirimkan ke Anakta: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini untuk publikasi tunduk pada peer review. Tinjauan sejawat dalam jurnal ini adalah evaluasi artikel yang diajukan oleh dua atau lebih individu yang memiliki kompetensi serupa dengan penulis. Hal ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan karya tulis akademik untuk dipublikasikan. Metode peer-review digunakan untuk menjaga standar kualitas dan memberikan kredibilitas pada artikel. Tinjauan sejawat di Anakta: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini berlangsung dalam 9 langkah dengan uraian sebagai berikut.
 
1. Penyerahan Makalah
Penulis yang sesuai atau mengirimkan mengirimkan artikel ilmiah ke jurnal. Hal ini dilakukan melalui sistem online yang didukung oleh Open Journal System (OJS). Namun untuk memudahkan penulis, Anakta: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini untuk sementara juga menerima kiriman artikel melalui email.
 
2. Penilaian Kantor Redaksi
Artikel ilmiah yang dikirimkan pertama kali dinilai oleh editor Anakta: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini. Editor memeriksa apakah sesuai dengan fokus dan ruang lingkup Jurnal. Komposisi dan pengaturan artikel dievaluasi berdasarkan Pedoman Penulis jurnal untuk memastikannya mencakup bagian dan gaya bahasa yang diperlukan. Selain itu, penilaian kualitas minimum yang diperlukan dari makalah untuk publikasi dimulai pada langkah ini, termasuk penilaian apakah ada kelemahan metodologis utama. Setiap makalah yang dikirimkan yang lolos tahap ini akan diperiksa oleh Turnitin untuk mengukur indeks kesamaan yang mengarah pada plagiarisme sebelum ditinjau oleh pengulas.
 
3. Penilaian oleh Pemimpin Redaksi 
Pemimpin Redaksi memeriksa apakah makalah tersebut sesuai untuk jurnal, cukup orisinal, menarik, dan signifikan untuk diterbitkan. Jika tidak, makalah dapat ditolak tanpa ditinjau lebih lanjut.
 
4. Undangan untuk Reviewer
Editor penanganan mengirimkan undangan kepada individu yang dia yakini akan menjadi peninjau yang tepat (juga dikenal sebagai wasit) berdasarkan keahlian, kedekatan kepentingan penelitian, dan tidak ada pertimbangan konflik kepentingan. Proses peer review di Anakta: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini berfokus pada isu-isu utama dalam pengembangan ilmu-ilmu bidang pendidikan islam anak usia dini melalui pendekatan Islam, Barat dan Indonesia. Selain itu, Anakta: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini juga membahas isu-isu yang umumnya ada di bidang pendidikan PAUD. Ketidakberpihakan juga dipertahankan oleh peer review double-blind yang digunakan dalam jurnal ini. Konon, resensi tidak mengetahui identitas penulis, sebaliknya penulis tidak mengetahui identitas resensi. Artikel dikirim ke pengulas secara anonim.
 
5. Tanggapan terhadap Undangan
Peninjau potensial mempertimbangkan undangan terhadap keahlian, konflik kepentingan, dan ketersediaan mereka sendiri. Mereka kemudian memutuskan untuk menerima atau menolak. Dalam surat undangan, editor dapat meminta resensi potensial untuk saran dari resensi alternatif, ketika dia menolak untuk meninjau.
 
6. Peninjauan Dilakukan
Reviewer mengalokasikan waktu untuk membaca artikel beberapa kali. Bacaan pertama digunakan untuk membentuk kesan awal terhadap karya tersebut. Jika masalah besar ditemukan pada tahap ini, pengulas mungkin merasa nyaman menolak makalah tanpa pekerjaan lebih lanjut. Jika tidak, mereka akan membaca makalah beberapa kali lagi, membuat catatan untuk membangun tinjauan rinci poin demi poin. Tinjauan tersebut kemudian diserahkan ke jurnal, dengan rekomendasi untuk menerima, atau menolaknya, atau dengan permintaan revisi (biasanya ditandai sebagai mayor atau minor) sebelum dipertimbangkan kembali.
 
7. Jurnal Mengevaluasi Ulasan
Pemimpin Redaksi dan editor penanganan mempertimbangkan semua ulasan yang dikembalikan sebelum membuat keputusan keseluruhan. Jika ulasan berbeda jauh antara kedua pengulas, editor penanganan dapat mengundang pengulas tambahan untuk mendapatkan pendapat tambahan sebelum membuat keputusan.
 
8. Keputusan Dikomunikasikan
Editor mengirimkan email keputusan kepada penulis termasuk komentar reviewer yang relevan. Komentar pengulas dikirim secara anonim ke penulis terkait untuk mengambil tindakan dan tanggapan yang diperlukan. Pada titik ini, pengulas juga dikirimi email atau surat yang memberi tahu mereka hasil tinjauan mereka.
 
9. Langkah Terakhir
Jika  diterima , artikel dikirim ke copy-editing. Jika artikel  ditolak atau dikirim kembali ke penulis untuk revisi  besar atau kecil  , editor yang menangani akan menyertakan komentar yang membangun dari peninjau untuk membantu penulis memperbaiki artikel. Penulis harus melakukan koreksi dan merevisi artikel sesuai dengan komentar dan instruksi pengulas.
 
Setelah revisi dibuat, penulis harus mengirimkan kembali artikel yang direvisi kepada editor.
 
Jika artikel dikirim kembali untuk  direvisi , peninjau harus mengharapkan untuk menerima versi yang direvisi, kecuali mereka telah memilih untuk tidak berpartisipasi lebih lanjut. Namun, jika hanya perubahan kecil yang diminta, tinjauan tindak lanjut ini dapat dilakukan oleh editor penanganan.
 
Jika editor senang dengan artikel yang direvisi, itu dianggap  diterima.  Artikel yang diterima akan diterbitkan secara online dan semuanya tersedia secara gratis sebagai file pdf yang dapat diunduh