Upaya Meningkatkan Kemampuan Bahasa Anak Melalui Kartu Huruf Di Tk Bahari Kofarkor

المؤلفون

  • Mayling Ketrin Uspessy Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong
  • Nur Rokhima Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong
  • Fuad Ardiansyah Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

DOI:

https://doi.org/10.35905/anakta.v3i2.7755

الكلمات المفتاحية:

Language, letters, roles

الملخص

Sebagai alat komunikasi, bahasa merupakan sarana yang sangat penting Dalam kehidupan anak. Bahasa juga merupakan alat untuk menyampaikan pikiran Dan perasaan kepada orang lain yang sekaligus berfungsi untuk memahami fikiran Dan perasaan orang lain. Tujuan pengembangan kemampuan berbahasa anak usia Dini adalah agar anak didik mampu berkomunikasi secara lisan dengan Lingkungannya.Berbanding terbalik dengan keadaan di TK Bahari Kofarkor Kabupaten Raja Ampat dimana banyak anak yang tidak mampu berbahasa dengan baik dan Tidak mampu menerima bahasa dengan baik pula. Seperti anak tidak dapat Melakukan 2 – 3 perintah yang di ucapkan guru, anak tidak dapat menceritakan Pengalaman sederhana, dll. Jadi penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk Meningkatkan kemampuan bahasa anak melalui kegiatan bermain peran.Peneltian ini terdiri dari dua siklus dimana pada pelaksanaan kegiatan Sebelum penelitian ( pra siklus ) rata – rata kemampuan berbahasa anak hanya Sebesar 30,46% atau sebanyak 6 dari 15 anak. Pada siklus I sebesar 50,46% Sedangkan pada siklus II kemampuan berbahasa anak telah meningkat rata – rata Sebesar 70,23%. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa kegiatan Kartu Huruf peran dapat Meningkatkan kemampuan berbahasa anak di TK Bahari Kofarkor.Dan kepada para orang tua diharapkan agar memberikan stimulus Yang tepat untuk setiap timgkat perkembangannya agar tumbuh kembang anak Dapat tercapai dengan maksimal

التنزيلات

منشور

2025-04-20

كيفية الاقتباس

Uspessy, M. K., Rokhima, N., & Ardiansyah, F. (2025). Upaya Meningkatkan Kemampuan Bahasa Anak Melalui Kartu Huruf Di Tk Bahari Kofarkor. Anakta : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 3(2), 61–69. https://doi.org/10.35905/anakta.v3i2.7755