Date Log
Analisis Konsep Moderasi Beragama menurut Pimpinan Majelis Lintas Agama di Jakarta
Corresponding Author(s) : Muh. Bukhari
KURIOSITAS: Media Komunikasi Sosial dan Keagamaan, Vol. 17 No. 1 (2024): Komunikasi Sosial dan Keagamaan
Abstract
Moderasi Beragama yang dicetuskan oleh Kementrian Agama diharapkan mampu menjadi solusi terhadap tantangan keberagaman. Namun, moderasi beragama memiliki titik berat pada penempatan agama yang tentu didalamnya ada tokoh lintas agama sebagai agent. Sementara itu, tokoh agama yang sejatinya kerap menyentuh dinamika masyarakat atau istilah yang kami gunakan dalam penelitian ini adalah ummat kerap hanya dijadikan perpanjangan tangan dalam meneruskan kebijakan terkait moderasi beragama. Peran para tokoh agama atau dalam tulisan ini digunakan istilah tokoh lintas agama menjadi penting untuk dapat digunakan pemikirannya yang berkaitan dengan moderasi Beragama. Maka, penelitian ini mencoba mengeksplorasi analisis terkait dengan pemahaman para tokoh lintas agama tentang moderasi Beragama. Menggunakan Metode analisis fenomenologi, penelitian ini diharapkan mampu menguak sisi lain moderasi Beragama melalui pandangan tokoh lintas agama yang dianalisa. Metode ini berfokus pada pemahaman mendalam tentang makna subjektif yang diberikan oleh individu terhadap fenomena yang mereka alami Penelitian dilakukan dengan wawancara mendalam Terhadap pimpinan majelis keagamaan seperti MUI, PGI, KAJ, PHDI, WALUBI dan MATAKIN. Hasil penelitian menyebutkan bahwa moderasi Beragama dalam hal pemahaman perlu untuk diteruskan kepada masyarakat sebagai materi dakwah yang harus terus menerus disampaikan. Temuan berikutnya menyebut bahwa diatas pemahaman, moderasi Beragama juga perlu dilaksanakan dengan sikap toleran diantara ummat yang dimaknai sebagai sikap pembiaran terhadap ummat lain untuk melakukan ritual keagamannya masing-masing. Temuan ketiga dalam penelitian ini yaitu yang berikaitan dengan pemberian fasilitas keagamaan utamanya bagi pemeluk agama serta kepercayaan minoritas di Jakarta. Pemberian fasilitas yang dimaksud dikhususkan kepada komunitas atau kelompok keagamaan yang dirasa memiliki kesulitan dalam hal fasilitas beribadah ditempatnya masing-masing.
Download Citation
Endnote/Zotero/Mendeley (RIS)BibTeX
- Ahmad, S. 2021. "Kebijakan Politik Presiden Abdurahman Wahid: Upaya Penyelesaian Konflik Horizontal di Maluku Utara." Jurnal Syntax Transformation, 2(03), 409-431 412.
- Creswell, J. W. 2011. Research Design Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif, dan Mixed. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
- Elvinaro, Qintannajmia, and Dede Syarif. 2021. "Generasi Milenial dan Moderasi Beragama: Promosi Moderasi Beragama oleh Peace Generation di Media Sosial." Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Vol. 11, No. 2: 195-218 210.
- Farida, Anna. 2017. Remaja Hebat Gen Hijau dan Gen Digital. Bandung: Penerbit Maja.
- Hasbiansyah, O. 2005. Pendekatan Fenomenologi: Pengantar Praktik Penelitian dalam Ilmu Sosial dan Komunikasi . Jakarta: Dirjen Dikti.
- Junaedi, Edi. 2021. "Moderasi Beragama dalam Tinjauan Kritis Kebebasan Beragama." Jurnal Harmoni ISSN:1412-663X, e-ISSN:2502-8472 330.
- Kementerian Agama RI. 2019. Moderasi Beragama. Jakarta: Badan Litbang dan Diklat Kementrian Agama RI.
- Muary, Rholand. 2022. "Penguatan Moderasi Beragama bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kementerian Agama dan Tokoh Lintas Agama di Sumatera Utara." Pelita Masyarakat 62.
- O'Neil, J. M., & Egan, J. (1992). Men's and women's gender role journeys: A metaphor for healing, transition, and transformation. In B. R. Wainrib (Ed.), Gender issues across the life cycle (pp. 107-123). New York, NY: Springer.
- Peckinpaugh, J. (2003). Change in the Nineties. In J. S. Bough and G. B. DuBois (Eds.), A century of growth in America. Retrieved from GoldStar database.
- Savitri, R. N. R., & Prabandari, A. P. 2020. "TNI Angkatan Udara dan Keamanan Wilayah Udara Indonesia." Jurnal Pembangunan Hukum Indonesia, 2(2), 236-245 236. doi:https://doi.org/10.14710/jphi.v2i2.236-245.
- Syam, N. K. 2016. "PERANAN BUDAYA ETNIK SEBAGAI PENDEKATAN DALAM DAKWAH. ." Prosiding SNaPP: Sosial, Ekonomi dan Humaniora, 6(1), 540-548 540.Berndt, T. J. (2002). Friendship quality and social development. Current Directions in Psychological Science, 11, 7-10.
References
Ahmad, S. 2021. "Kebijakan Politik Presiden Abdurahman Wahid: Upaya Penyelesaian Konflik Horizontal di Maluku Utara." Jurnal Syntax Transformation, 2(03), 409-431 412.
Creswell, J. W. 2011. Research Design Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif, dan Mixed. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Elvinaro, Qintannajmia, and Dede Syarif. 2021. "Generasi Milenial dan Moderasi Beragama: Promosi Moderasi Beragama oleh Peace Generation di Media Sosial." Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Vol. 11, No. 2: 195-218 210.
Farida, Anna. 2017. Remaja Hebat Gen Hijau dan Gen Digital. Bandung: Penerbit Maja.
Hasbiansyah, O. 2005. Pendekatan Fenomenologi: Pengantar Praktik Penelitian dalam Ilmu Sosial dan Komunikasi . Jakarta: Dirjen Dikti.
Junaedi, Edi. 2021. "Moderasi Beragama dalam Tinjauan Kritis Kebebasan Beragama." Jurnal Harmoni ISSN:1412-663X, e-ISSN:2502-8472 330.
Kementerian Agama RI. 2019. Moderasi Beragama. Jakarta: Badan Litbang dan Diklat Kementrian Agama RI.
Muary, Rholand. 2022. "Penguatan Moderasi Beragama bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kementerian Agama dan Tokoh Lintas Agama di Sumatera Utara." Pelita Masyarakat 62.
O'Neil, J. M., & Egan, J. (1992). Men's and women's gender role journeys: A metaphor for healing, transition, and transformation. In B. R. Wainrib (Ed.), Gender issues across the life cycle (pp. 107-123). New York, NY: Springer.
Peckinpaugh, J. (2003). Change in the Nineties. In J. S. Bough and G. B. DuBois (Eds.), A century of growth in America. Retrieved from GoldStar database.
Savitri, R. N. R., & Prabandari, A. P. 2020. "TNI Angkatan Udara dan Keamanan Wilayah Udara Indonesia." Jurnal Pembangunan Hukum Indonesia, 2(2), 236-245 236. doi:https://doi.org/10.14710/jphi.v2i2.236-245.
Syam, N. K. 2016. "PERANAN BUDAYA ETNIK SEBAGAI PENDEKATAN DALAM DAKWAH. ." Prosiding SNaPP: Sosial, Ekonomi dan Humaniora, 6(1), 540-548 540.Berndt, T. J. (2002). Friendship quality and social development. Current Directions in Psychological Science, 11, 7-10.
