Main Article Content

Abstract

Penelitian ini berencana untuk memutuskan otonomi pembelajran dalam pembelajaran matematika untuk siswa kelas VIII. Adapun yang menjadi topik permasalahan pada penelitian ini adalah rendahnya kemandirian belajar pada pembelajaran matematika yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana kemandirian belajar pada pembelajaran matematika siswa dan bagaimana desain pembelajaran matematika yang dapat meningkatkan kemandirian belajar. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian kualitatif deskripstif. Pengambilan data kualitatif menggunakan teknik reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kemandirian belajar pada pembelajaran matematika siswa berada pada kategori rendah pada indikator menetapkan tujuan belajar, memandang kesulitan sebagai tantangan, mencari sumber yang relevan, menetapkan strategi belajar, dan mengevaluasi hasil belajar. Sedangkan untuk indikator inisiatif belajar, mendiagnosa kebutuhan belajar, dan kepercayaan diri termasuk pada kategori cukup tinggi. Namun, rata-rata secara keseluruhan kemandirian belajar pada pembelajaran matematika siswa berada pada kategori rendah. Desain pembelajaran yang dapat digunakan guru untuk menumbuhkan kemandirian belajar pada pembelajaran matematika siswa yaitu menggunakan model kooperatif (kelompok) dan metode ceramah maupun diskusi..

Keywords

Kemandirian BelajarPembelajaran MatematikaModel Flipped ClassroomGoogle Classroom

Article Details

How to Cite
Wulandari, A. (2023). ANALISIS KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA. Journal of Mathematics Learning Innovation, 1(2), 151–162. https://doi.org/10.35905/jmlipare.v1i2.3648

References

  1. Aisyah, E. S., & Sofyan, D. (2014). Perbandingan Prestasi Belajar Matematika Siswa Antara Yang Mendapatkan Model Active Learning Tipe Giving Question And Getting Answer Dengan Konvensional. Jurnal Pendidikan Matematika, 3(1), 11–24.
  2. Ambiyar, Aziz, I., & Melisa. (2020). Perbedaan Kemandirian Belajar Siswa Pada Masa. Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika, 04(02), 1246–1258.
  3. Astuti, B. (2019). Profil kemandirian belajar mahasiswa bimbingan dan konseling. Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan, 12(1), 63–74. https://doi.org/10.21831/jpipfip.v12i1.24327
  4. Astuti, E. (2016). KEMANDIRIAN BELAJAR MATEMATIKA SISWA SMP/ MTs DI KECAMATAN PREMBUN. Jurnal Pendidikan Surya Edukasi, 2(2), 65–75.
  5. Badjeber, R. (2020). Kemandirian Belajar Mahasiswa Tadris Matematika Ftik Iain Palu Selama Masa Pembelajaran Daring. Koordinat Jurnal MIPA, 1(1), 1–9. https://doi.org/10.24239/koordinat.v1i1.1
  6. Fatimah, A. E. (2016). PENINGKATAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS DAN KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA SMK NEGERI 1 PERCUT SEI TUAN MELALUI PENDEKATAN DIFFERENTIATED INSTRUCTION. MES (Journal of Mathematics Education and Science), July, 1–7.
  7. Murti, E. D., Nasir, N., & Negara, H. S. (2019). Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis: Dampak Model Pembelajaran SAVI ditinjau dari Kemandirian Belajar Matematis [Analysis of Mathematical Problem-Solving Ability: The Impact of the SAVI Learning Model in terms of Mathematical Learning Independe. Desimal: Jurnal Matematika, 1(1), 119–129.
  8. Nurahman, I. (2011). Pembelajaran Kooperatif Tipe Team-Accelerated Instruction (TAI) Untuk Meningkatkan Kemampuan Penalaran dan Komunikasi Matematika Siswa SMP. Pasundan Journal of Mathematics Education : Jurnal Pendidikan Matematika, Vol 1 No 1, 96–130. https://doi.org/10.23969/pjme.v1i1.2369
  9. Nurfadilah, S., & Hakim, D. L. (2019). Kemandirian Belajar Siswa dalam Pembelajaran Matematika. Prosiding Sesiomadika 2019, 1214–1223. http://journal.unsika.ac.id/index.php/sesiomadika
  10. Rachmawati, D. O. (2010). Penerapan Model Self-Directed Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar dan Kemandirian Belajar Mahasiswa. Jurnal Pendidikan Dan Pengajaran, 43(3), 177–184.
  11. Rahayu, I. F., & Aini, I. N. (2021). Analisis Kemandirian Belajar dalam Pembelajaran Matematika pada Siswa SMP. Jurnal Pembelajaran Matematika Inovatif, 4(4), 789–798. https://doi.org/10.22460/jpmi.v4i4.789-798
  12. Saprizal, A., Nindiasari, H., & Syamsuri, S. (2021). Analisis Kemandirian Belajar Matematika Pada Siswa Kelas IX SMPN 7 Kota Serang Ditinjau Berdasarkan Gender. TIRTAMATH: Jurnal Penelitian Dan Pengajaran Matematika, 3(1), 15. https://doi.org/10.48181/tirtamath.v3i1.8954
  13. Septian, A., & Komala, E. (2019). Kemampuan Koneksi Matematik dan Motivasi Belajar Siswa Dengan Mengunakan Model Problem-Based Learning (PBL). Jurnal PRISMA Universitas Suryakancana, VIII(1), 1–13. https://jurnal.unsur.ac.id/prisma
  14. Sirait, E. D. (2016). Pengaruh Minat Belajar Terhadap Prestasi Belajar Matematika. Formatif: Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA, 6(1), 35–43. https://doi.org/10.30998/formatif.v6i1.750
  15. Sugandi, A. I. (2013). Pengaruh Pembelajaran Berbasis Masalah Dengan Setting Kooperatif Jigsaw Terhadap Kemandirian Belajar Siswa Sma. Infinity Journal, 2(2), 144. https://doi.org/10.22460/infinity.v2i2.31
  16. Sundayana, R. (2019). Perbandingan Desain Pembelajaran ASSURE dan PPSI untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis dan Kemandirian Belajar. Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika, 8(1), 143–154. https://doi.org/10.31980/mosharafa.v8i1.420

Similar Articles

1 2 3 4 5 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.